
Melati membantu Diego siap siap untuk berangkat kerja, awalnya Diego melarang Melati membantunya siap siap, tapi Melati maksa membuat Diego pasrah ikutin keinginan Melati.
" Makan siang, aku antar ke kantor yah sayang, soal gaji terakhir aku, enggak usah ayah kasih yah sayang, biarin saja buat kas kantor." Ucap Melati, Melati memakaikan dasinya Diego
" Sayang, tetep aku cairan, anggap saja tabungan bunda pribadi yah, jangan nolak hak bunda oke sayang" Ucap Diego, Diego mencium wajahnya Melati
" Yah sudah terserah ayah saja deh, terus pengganti aku pasti wanita muda dan seksi yah" Lanjut Melati curiga, apa lagi tahu kalo Diego itu buaya
" Astaga sayang, mana aku berani nengok perempuan lain sayang, kalo dirumah masih ada yang bening dan langsing. sekretaris aku laki laki sayang, supaya bunda ke kantor enggak bete." Lanjut Diego, Diego mencium wajahnya Melati yang terlihat cemberut
" Serius kan ayah, awas yah kalo bohonng. yah sudah kita sarapan sebentar lagi ayah akan berangkat kerja." Lanjut Melati, Melati berusaha percaya sama Diego, Melati langsung ajak Diego keluar dari kamar
Dilain sisi, Citra mengambil makanan untuk Lucky dan simpan di piring setelah itu kasih ke Lucky, Citra ikut sarapan bareng Lucky
__ADS_1
" Papah, nanti siang mau dibawain bekel enggak?" Tanya Citra menikmati sarapannya
" Boleh sayang, diantar sama supir yah.mamah sama Melati enggak boleh pergi cuman berdua yah, dan bawa bodyguard juga takut kenapa kenapa dijalan." Ucap Lucky, Lucky melihat Citra yang menikmati sarapannya.
" Ya ampun sayang, yah sudah sayang aku ikut saja." Lanjut Citra pasrah, menurut Citra Lucky terlalu overprotektif
Lucky dan Citra kembali menikmati sarapan masing masing, Lucky tangannya enggak bisa diem m3r3m45 pelan p4h4 nya Citra membuat Citra gemes melihat suaminya yang enggak bisa diem.
Dilain sisi, Diego masih betah mencium Melati didalam mobil, Diego sengaja enggak sarapan karena ingin bermesraan sama Melati didalam mobil.
" Sebentar lagi sayang, aku masih betah sayang, lagian Lucky dan Citra masih sarapan sayang.' Ucap Diego, Diego melanjutkan aksinya, Diego enggak bosan bermesraan sama Melati.
" Ya sudah sayang, tapi seperti ini saja yah, jangan panjat pinang yah." Lanjut Melati, Melati menahan suaranya menahan geli geli luar biasa gunung kembarnya dimainkan sama Diego
__ADS_1
Citra dan Lucky selesai makan, dengan santainya jalan kedepan rumah, betapa kagetnya Lucky melihat Diego dan Melati bermesraan didalam mobil.
" Astaga Diego dan Melati, kalian lagi ngapain?' Tanya Lucky sengaja
" Huh, pengganggu saja kalian, kenapa cepat sekali sih makan nya kalian." Bentak Diego kesal diganggu waktunya
" Kenapa cepat, orang mereka juga lama sarapannya, sudah sana kalian berangkat kerja. jangan ganggu kita terus bisa bisa enggak bakal berangkat kerja." Protes Melati berusaha berdiri dan menahan rasa malunya.
" Iyah nih kalian, sudah sana fokus bekerja cetak uang yang banyak untuk kita yah." Ledek Citra menahan ketawa, dan cuek mendapatkan tatapan dari Lucky
" Yah sudah nona, kita mau cetak uang dulu, sampai ketemu nanti siang yah nona." Goda Lucky, Lucky langsung mencium wajahnya Citra
' Jangan ngebut yah bawa mobilnya, kalo sampai kantor telefon yah, aku mau lihat seketaris baru ayah." Lanjut Melati santai tapi mengandung maksud sindir Diego
__ADS_1
" Baik sayang, yah sudah sayang, nanti aku telefon, yah sudah kita mau cetak uang dulu. kalian hati hati dirumah" Lanjut Diego
Diego dan Lucky masuk mobil, perlahan mobil meninggalkan rumahnya Diego, Sedangkan Citra dan Melati masuk kedalam rumah setelah suami suaminya pergi