Menaklukan Hati CEO Galak

Menaklukan Hati CEO Galak
Ini kamar Diego


__ADS_3

Orang tuanya Diego mengantarkan Melati ke kamarnya Diego, sudah sepuluh tahun Diego enggak pernah nginep di rumah orang tuanya lagi, walaupun ada pekerjaan di US lebih memilih menginap di apartemennya.


" Kabarnya masih rapih?' Lirih Diego saat melihat kamarnya


" Iyah son, kita rapihkan seminggu sekali, kita ganti seprei juga. yakin suatu saat kamu pasti akan mengunjungi kita dengan alasan apapun, dan sekarang beneer kan kesini walaupun kamu terpaksa karena permintaan istri kamu." Ucap mommy Diego sedih, selama sepuluh tahun membujuk seribu cara selalu gagal minta Diego untuk pulang, tapi Diego anak yang keras kepala dan males ada drama lebih memilih menjauh dari orang tua yang super sibuk.


" Yah kalian salah sendiri lah, setiap Diego kesini kalian justru lebih mementingkan ego untuk fokus bekerja, sekarang menyalahkan Diego? jangan egois. sayang makannya aku males kesini tuh pasti akan seperti ini.' Ucap Digo kesel sambil melihat Melati


" Astaga sayang, maafkan aku bukannya bermaksud bikin kalian ribut, tujuan aku untuk kamu dan orang tua kamu akur loh. mumpung mereka masih ada, walaupun mereka egois lebih mementingkan pekerjaan tapi siraturahmi jangan sampai putus antar anak dan orang tua." Ucap Melati merasa bersalah, niat Melati baik tapi justru seperti ini.


" Terimakasih son, Sudah peduli sama keluarga kita maaf bikin Melati enggak nyaman sama pembicaraan ini. apa Melati mau pakai kamar tamu selama disini?" Tanya Daddy nya Diego merasa kalo menantunya enggak nyaman


" Saya terserah Diego saja Daddy, mau tidur dimana selama dia nyaman." Lanjut Melati pasrah Melati enggak mau egois dan ngatur Diego lagi

__ADS_1


" Disini saja enggak masalah sayang, yah sudah kita istirahat yuk. lebih baik kalian kembali ke kamar saja, jangan ganggu kita sebelum kita turun ke bawah." Tegas Diego males melihat wajah kedua orang tuanya


Daddy nya Diego langsung mengajak istrinya meninggalkan kamar Diego, tanpa menjawab ucapan Diego. dari pada mood anaknya semakin buruk selama tinggal di rumah. lebih baik suka suka Diego saja.


Dilain sisi, Citra menatap keindahan pemandangan di bandara US, Citra yang baru pertama kali ke luar negeri perasaannya sungguh bahagia.


" Apa kamu suka pemandangan disini?' Tanya Lucky meluk Citra dari belakang


" Sangat suka sayang, sekarang kita tinggal dimana kata Melati, Diego habis ribut sama orang tuanya. aku enggak enak sayang.' Tanya Citra merasa bingung, bisa bisanya lagi liburan orang tua dan anak berantem


" Oh pantesan, yah sudah yuk kita ke apartemen dan istirahat di sana yah." Lanjut Citra ngerti sama penjelasan Luky, Citra enggak ingin terlalu ikut campur sama urusan pribadinya Diego


Dilain sisi, Melati menatap Diego yang cuman berdiri saja didepan pintu, tanpa mau duduk sama sekali setelah kedua orang tuanya keluar tadi.

__ADS_1


" Mau berdiri disitu sampai kapan sayang?" Tanya Melati bingung membujuk suaminya, Melati memaklumi sakit hatinya Diego sama kedua orang tuanya


" Aku males sayang, aku tidur di sofa yah maaf." Ucap Diego lirih, rasa sakit hati yang begitu besar ke orang tuanya yang mengabaikan waktu dan perkembangannya Diego, Diego lebih sering diasuh sama ART nya ditimbang sama orang tuanya. Diego ke US setiap bagi rapot, selama di US Diego bukannya disambut dengan kebahagian dan diajak liburan justru diabaikan orang tuanya tetep sibuk sama pekerjaannya.


" Hemm, sekarang mau kamu apa sayang, kita lagi bulan madu, jangan merusak hati bahagia kita dan hubungan aku sama orang tua kamu rusak sayang. aku tahu kamu masih sakit hati sama mereka, tapi mau sampai kapan akan seperti ini terus? kita enggak mungkin kan musuhin mereka saat anak kita lagi? hayo lah berfikir dewasa dan bijaksana sayang, lupakan masa lalu sayang." Lanjut Melati, Melati berdiri dan jalan mendekati Diego


' Kalo merajuk terus aku enggak akan memberikan kamu jatah sama sekali, kamu akan tersiksa selama tidur melihat aku polos sayang." Ancaman Melati dan menggoda Diego, Melati sengaja memainkan bukit kembar favoritnya Diego


" Astaga kenapa kamu ngancam sayang, curangnya yah yang merajuk aku tapi kamu yang ngancem?" Tanya Diego kesal, Diego melihat Melati terus saja memainkan bukit kembar yang jadi favoritnya


" Berdamai dapat jatah sesuai anjuran dokter?, atau merajuk tanpa jatah lebih ngenes lagi tegang melihat aku polos selama dikamar selama tujuh hari disini dan tujuh hari di Korea?" Tanya Melati senyum kemenangan melihat wajah bingung suaminya


" Aaarrrrggghh, curangnya sayang, jangan pakai cara itu lah, sudah tahu aku enggak bisa nahan melihat bukit kembar favorit aku dimainkan seperti itu astaga jadi tegang deh" Teriak Diego frustasi enggak menyangka istrinya mencari titik terlemah suaminya

__ADS_1


" Yes or no my husband?' Tanya Melati tegas melihat Diego


" Yes sayang, hayo kita ke kasur, aku akan berdamai sama mereka apa kamu puas?" Tanya Diego yang gemas sama istrinya langsung mengambil alih memainkan gunung kembarnya Melati, Melati yang mendengar ucapan Diego langsung senyum kemenangan, rencana berhasil. Melati membiarkan Diego memainkan bukit kembarnya darinya.


__ADS_2