
Diego menempati janjinya, Diego memerintahkan anak buahnya untuk booking hotel di tiga negara yang akan dikunjunginya bersama Melati. Citra membantu Melati merapihkan baju bajunya, Citra menatap Melati yang lebih hoki dibandingkan dirinya.
" Ra, kenapa? kok sedih?" Tanya Melati heran melihat Melati
" Saya iri sama kamu Melati, kamu bener bener diperlakukan sangat baik sama Diego, dan Lucky enggak seperti saya. saya ingin merasakan cinta yang tulus dari Lucky bukan sekedar teman ranjang dia saja, dan membiarkan bodyguardnya ikut ikutan kebiasaan buruknya." Ucap Citra nunduk
" Usaha kamu kurang keras dan kurang tegas, saya juga enggak mudah kok meluluhkan hatinya Diego seperti sekarang, harus perjuangan ekstra merayunya. tanpa ada emosi setiap ucapan dan sikap selalu manis." Lanjut Melati, Melati enggak ingin ada kebebasan, awalnya mengikat Diego supaya enggak seenaknya tapi lama kelamaan keduanya saling mencintai.
" Mungkin sih Mel, berarti saya harus lebih sabar menghadapi Lucky yah, saya akan coba lebih keras lagi Mel.saya enggak mau ada kebebasan lagi, beruntungnya semenjak ada kamu Diego sudah jarang minta jatah sama saya." Lanjut Citra
__ADS_1
" Jelas, saya enggak mau dimadu, walaupun cuman berbagi panjat pinang, saya mau Diego melakukan sama saya seorang setelah ijab kabul, saya mau Diego setia. walaupun enggak maksa tapi yah tadi saya bilang, usaha lebih ekstra membujuknya. dan lihat sekarang Diego." Lanjut Melati sedikit bangga, bangga berhasil meluluhkan hati dan pikirannya Diego.
" Yah deh, oh yah saya beneran ikutan jalan jalan juga?" Tanya Citra enggak menyangka
" Iyah, kita mau liburan dua Minggu, supaya kamu merapihkan baju kita dan menyiapkan baju kita. padahal enggak usah juga enggak masalah, tapi yah saya enggak mau melawan keinginan Diego yang sepele seperti ini." Lanjut Melati terkekeh
" Apapun alasannya, saya bahagia Mel, bisa liburan gratis selama dua Minggu lagi kan." Lanjut Citra bahagia dan enggak menyangka
Dilain sisi, Lucky cuman bisa menahan keselnya, bisa bisanya Diego liburan dua Minggu meninggalkan perusahaan dan mengajak Citra juga selama liburan. rasanya Lucky juga butuh liburan karena terlalu sibuk menggantikan Diego yang selalu seenaknya.
__ADS_1
" Bagaimana, apa jet sudah siap? dan hotel selama kita nginep sudah siap?" Tanya Diego, Diego menyalakan rokoknya
" Sudah siap semuanya, tinggal nunggu kedatangan anda dan Melati saja sih, Citra jangan diajak dong Die, kesepian nih di rumah tanpa perempuan liar itu. malas nyari yang lain tahu." Protes Lucky penuh harap
" Tapi saya enggak mau Melati membersihkan baju kotornya dibawa ke laundry, dan soal makanan ada yang harus masak sendiri kan. saya enggak mau Melati melakukannya juga." Ucap Diego, Diego ingin memanjakan Melati
" Ya ampun Diego, cuman karena itu saja Citra harus ikut. hayo lah biarin Citra tetep disini saja, saya bisa ajak Citra ke kantor dan duduk manis diruang istirahat saya kalo mau minta jatah langsung kan. ya boleh yah Diego" Bujuk Lucky, Luky malas mencari perempuan liar lainnya, Luky ingin yang gratisan dan enggak banyak mau.
" Huff, Baiklah saya bakal bilang sama Melati enggak jadi ajak Citra, Untungnya naik jet pribadi kalo umum mana bisa dibatalin Lucky." Protes Diego pasrah
__ADS_1
" Karena tahu naik jet pribadi, dengan mudahnya membatalkan citranya Ikut. oke deh pak bos ditunggu kabar baiknya." Lanjut Lucky bahagia
Lucky senyum kemenangan, Lucky enggak mau mengeluarkan banyak uang selama Diego liburan. Lucky melanjutkan pekerjaannya melalui handphone nya