
Diego melihat Melati sangat bahagia setelah dibawa pergi sama mommy nya, Diego enggak melihat Melati memakai kursi roda seperti biasanya.
" Kamu kenapa?" Tanya Mommy nya Diego heran melihat anaknya
" Melati kok enggak merasa lelah di culik sama mommy?" Tanya Diego penasaran
" Memangnya kami bawa kemana istri kamu sampai kelelahan?' Tanya ibu nya Melati heran melihat menantunya
" Ibu enggak tahu sih, mommy saya tuh orang paling iseng Bu, jadi wajar kalo saya curiga sama mommy sekarang?" Lanjut Diego melotot kearah ibu nya
" Mommy bawa ke bulan, puas kamu." Ledek mommy nya Diego langsung jalan meninggalkan anaknya bingung sendiri
" Maaf sayang, tadi aku dibawa senam hamil di aula hotel, disini ternyata ada senam hamil khusus tamu yang lagi hamil sayang. maaf yah aku juga baru tahu tadi." Ucap Melati, Melati merangkul pinggangnya Diego manja
" Astaga, senam hamil saja pakai rahasia segala, yah sudah kamu sekarang mau apa dan kemana?" Tanya Diego, Diego mencium keningnya Melati
__ADS_1
" Mau tidur sayang, maaf yah aku sedikit lelah." Lanjut Melati langsung meluk Diego, tahu kalo suaminya pasti marah
" Merayu suami sebelum marah yah, yah sudah hayo istirahat." Lanjut Diego lembut, Diego enggak ingin marah sama istrinya karena Melati pergi dipaksa sama ibu nya
Dilain sisi, Lucky dan Citra jalan jalan menikmati hari pertama setelah resmi menikah, Lucky selalu memperhatikan wajahnya Citra kwartir istrinya kelelahan.
" Sudah sayang, fokus saja bawa mobilnya, kepala kamu jangan seperti soang sayang bahaya." Ucap Citra lembut melihat Lucky yang enggak fokus bawa mobilnya.
" Aku takut kamu kelelahan sayang, tadi kenapa enggak supir saja yang bawa mobilnya. maaf yah" Ucap Lucky menyesal
" Taman bunga sayang, aku ingin kita kesana jam segini, lebih seger dan sejuk sayang.' Lanjut Lucky, Lucky ngelus lembut rambutnya Citra.
" Ide yang bagus sayang, aku suka sekali melihat hamparan bunga bunga sayang." Lanjut Citra bahagia, mendengar rencana suaminya.
Lucky melihat Citra dengan ngangguk tersenyum, Lucky enggak menyangka perjalanan pernikahannya akhirnya selesai juga dan mendapatkan restu dari Mertua walaupun dengan sakit dulu baru direstui.
__ADS_1
Dilain sisi, Diego kesal mendengar keinginan kedua orang tuanya, ngajak Diego dan Melati bulan madu ke US, Diego paling malas ke negara itu karena Orang tuanya menghabiskan waktu dengan bekerja dan menelantarkan nya selama ini.
" Hayo lah son, jangan seperti itu, kita kan mau menghabiskan banyak waktu bersama menantu ibu dan membeli perlengkapan bayi juga." Bujuk mommy nya Diego
" Jangan maksa mom, Diego males kesana, disana kan mommy dan Daddy menghabiskan waktu untuk bekerja tanpa mempedulikan Diego sama sekali. sudah lah Diego ada tempat yang lain kok." Tegas Diego kesal, niat bahagia selama bulan madu justru jadi emosi.
" Mel" Lanjut mommy nya Diego lirih melihat Melati, berharap Melati mau membujuk Diego
" Sayang, apa salahnya kita bareng sama mommy, mau yah lagian mau sampai kapan kamu marah sama mommy dan Daddy? kita sebentar lagi jadi orang tua loh sayang, apa enggak sebaiknya akur sama mereka." Bujuk Melati melihat Diego yang cemberut
" Tapi sayang, kamu enggak merasakan seperti aku sayang, disaat aku rindu mereka dengan teganya suruh aku sabar sampai aku bagi rapot. dan sekarang sekarang aku harus dengan mudah menerima mereka. itu mustahil sayang." Tegas Diego sedikit kesal, istrinya dipihak ibu nya
" Diego sayang, enggak mau belajar memaafkan orang tua sendiri?" Bujuk Diego lembut
" Tolong jangan bikin aku kesel di hari bahagia kita sayang" Tegas Diego, Diego lelah dibujuk sama orang tua dan juga sama Melati seolah mereka enggak mengerti betapa sakit hatinya Diego diabaikan sama orang tua sendiri.
__ADS_1