
Diego mendorong kursi rodanya Melati, Melati melihat ada perubahan di rumahnya Diego, Diego menambah lantai tiga dan lift untuk memudahkan Melati dan Citra beraktifitas didalam rumah, cctv di setiap ruangan bahkan didepan lift ada bodyguard yang menjaga keamanan lift enggak rusak saat digunakan.
" Selamat datang di rumah kita sayang, bagaimana perubahan rumah kita? aku rombak semua nya sayang, kamar utama di lantai tiga, ada kamar anak kita dan tempat santai disana juga. ada tempat olahraga juga sayang, kamar semakin banyak dirumah ini, kalo mau ibu dan bapak tinggal disini juga boleh" Ucap Diego yang dorong kursi roda Melati kedalam lift
" Beneran boleh sayang? Mereka pasti bahagia sekali bisa tinggal bareng kita, nanti aku telefon mereka yah. terimakasih sayang rumah ini di rombak demi aku dan anak kita?" Tanya Melati terharu sama apa yang diberikan Diego untuk Melati
" Bener sayang, apapun akan aku lakukan demi kenyamanan dan keamanan istri dan anak aku. akan aku berikan segalanya sayang." Lanjut Diego, Diego pencet tombol lantai tiga
" Rumah baru kita juga sama seperti ini mah, lantai tiga dan aku juga ingin keluarga mamah tinggal bareng kita jangan dikampung lagi, bagaimana?" Tanya Lucky yang melihat Citra menikmati naik lift
__ADS_1
" Aku enggak sabar sayang, punya rumah sendiri, berarti kita pindah setelah aku melahirkan?" Tanya Citra penasaran dan bahagia
" Iyah sayang, selama hamil tetep disini saja dulu, biar mamah ada yang temani selama hamil dan papah ada kunjungan kerja enggak was was." Lanjut Lucky
" Bener citra, selama kalian hamil kan bisa ngobrol atau melakukan kegiatan bareng. kita juga kwartir kalo kalian cuman tinggal sama ART saja. kalo sama sama hamil kan saling tukar cerita dan makan bareng lagi kan" Lanjut Diego, Diego enggak keberatan Citra selama hamil tinggal dirumahnya.
" Terimakasih Diego, sudah mengijinkan kita tinggal disini." Lanjut Citra bahagia
" Iyah sayang, bebas apapun kebutuhan bunda boleh dibeli kok, yang penting bunda bahagia." Lanjut Diego
__ADS_1
Diego mendorong Melati menuju kamar utama mereka, yang lebih luas karena kamar utama yang dilantai satu kamar orang tuanya Diego, Diego sampai sekarang enggak pernah nempatin kamar itu sama sekali membiarkan kosong.
Diego mengajak Melati masuk kedalam kamar baru mereka, sedangkan Lucky ngajak Citra bersantai diruang santai khusus yang dibuat Diego. Diego membantu Melati turun dari kursi roda dan memberikan minuman segar ke Melati.
" Apa suka sama kamarnya?' Tanya Diego penasaran, Diego memberikan perabotan kamar jauh lebih banyak dari sebelumnya.
" Sangat suka sayang, kamar lebih mewah dari biasanya sayang, terimakasih sudah memanjakan aku." Ucap Melati bahagia, dan bersyukur mendapatkan suami yang mapan dan mampu memanjakan Melati memenuhi kebutuhan hidupnya secara maksimal
" Alhamdulilah kalo suka sayang, yah sudah istirahat yuk, bunda pasti sangat lelah kan habis perjalanan dari Korea ke Indonesia, dari bandara ke rumah sakit lagi kan. ayah bantu melepaskan pakaian bunda yah" Lanjut Diego modus
__ADS_1
" Aku bisa sendiri sayang, ayah bunda bantuin tapi modus kan, ada yang ayah ingin kan." Tolak Melati yang faham akan keinginan Diego yang minta jatah.
" Yah sudah kalo enggak boleh, hayo cepetan ganti baju, supaya kita bisa langsung istirahat." Lanjut Diego frustasi karena niatnya gagal karena Melati faham keinginanannya.