
Lucky mendapatkan telefon dari Bodyguard yang mengurus pernikahannya dan pernikahan Diego di hari yang sama, sudah seratus persen selesai disiapkan.
" Bagus, nanti tinggal saya dan Diego coba baju pengantin bareng pasangan masing masing." Ucap Lucky lega, lega sebentar lagi menuju halal sama Citra
" Baik tuan, kalo butuh apapun tinggal hubungi saya saja." Ucap bodyguard diseberang telefon
" Itu sih pasti" Lanjut Lucky, biasanya Lucky yang urus semuanya kali ini Lucky memerintahkan bodyguard karena dirinya yang nikah dan masih banyak pekerjaan.
Lucky mematikan teleponnya dan melanjutkan pekerjaannya, Lucky mengirimkan pesan ke Diego tentang persiapan pernikahan dobel mereka yang sudah seratus persen.
Dilain sisi, Diego bersantai sama Melati sambil menikmati cemilan yang disiapkan ART nya, Diego lagi malas berangkat ke kantor ingin sekali seharian bareng Melati. walaupun Melati nolak akhirnya pasrah dengar bujukan Darii suaminya.
" Sayang, kasihan Lucky harus hendel perusahaan sendirian, belum lagi ngurusin buat pernikahan kita juga sayang. ke kantor yuk." Bujuk Melati melihat Diego penuh harap
__ADS_1
" Tadi pagi kamu ngeluh sakit sayang, mana aku tega membiarkan kamu bekerja keras hari ini, aku temani kamu di rumah seharian, nanti kita kontrol kandungan yah.kwatir ada apa apa sama kamu dan anak kita." Lanjut Diego, Diego meluk Melati yang masang wajah sedihnya.
" Nanti malam jangan minta jatah pokoknya, aku bisa jaga kesehatan sayang selama kerja padahal." Protes Melati meneteskan air mata.
" Astaga sampai nangis lagi, yah sudah kita sekarang ke butik, tanya persiapan gaun pernikahan kita dua hari lagi bagaimana?" Tanya Diego, Diego enggak ingin Melati sedih terus menerus.
" Dasar yah sudah hayo" Protes Melati melihat Diego dengan malas
Diego yang tahu istrinya lagi ngambek cuman bisa senyum saja, Diego mencium wajahnya Melati dan ngajak Melati siap siap untuk ke butik.
" Sayang" Ucap Lucky baru masuk kedalam kamar
" Sayang cepet sekali sampai rumahnya." Ucap Citra, Citra memakai ********** tersipu malu terlihat sama Lucky.
__ADS_1
" Ngapain di tutup sayang, kan sering aku makan sayang." Goda Lucky saat melihat Citra menutupi gunung kembarnya dengan tangan
" Malu sayang, sudah tunggu dulu yah." Lanjut Citra, Citra melotot melihat Lucky semakin mendekatinya dan meluknya.
" Aku makan yah sayang, sebelum kita feeting baju pernikahan." Bisik Lucky, tangannya Lucky berhasil membuat bukit kembar favoritnya terpampang jelas, Lucky seperti bayi yang kehausan minum air dari sumbernya, Lucky melihat wajahnya Citra.
" Duh bayi besar aku, kasihan hausnya yah sampai lama begitu minumnya." Goda Citra, Citra ngusap lembut rambutnya Lucky
" Iyah sayang, aku sangat haus sekali, aku suka minum ASI dari sumbernya luar biasa sayang." Ucap Lucky, Tangan kirii m3r3m45 gunung kembarnya Citra dengan mesra sedangkan tangan sebelahnya pegang wajahnya Citra.
" Aaaaahhh, bayi besar Ku luar biasa sayang." Desa Han dan godaannya Citra, Citra menikmati geli geli luar biasa ulah Lucky.
" Sayang, mau lanjut dong." Goda Lucky menatap Citra
__ADS_1
" Setelah dari butik saja yah sayang, kita kan sudah di tunggu sama Diego dan Melati enggak enak aku." Tolak Citra, Antara mulut dan gerakan tangan enggak kompak
" Oh enggak enak yah sama mereka, yaah sudah kalo begitu kita siap siap sekarang.' Lanjut Lucky, Lucky semakin semangat godain Citra, Lucky senyum puas melihat Citra menikmati pergerakan indah dari tangannya.