Menaklukan Hati CEO Galak

Menaklukan Hati CEO Galak
Sudah nak, ikuti apa kata suami


__ADS_3

Citra dan Melati saling tatap saking bingungnya, karena Diego dan Lucky berhasil membujuk orang tuanya Citra untuk kembali ke Jakarta.


" Sudah nak, ikuti apa kata suami, liburan kan bisa kapan saja enggak harus sebulan disini kan, lagian enggak baik suami istri tinggal jauh nak." Ucap bunda nya Citra melihat anaknya


" Bagaimana yah, belum semua tempat wisata kita datangi Bu. masih belum puas." Ucap Citra sedih


" Sama Bu, belum dari ujung ke ujung kita travelingnya Bu, biar beberapa hari lagi yah disini." Bujuk Melati memelas didepan orang tuanya Citra


" Tapi sayang, bener kata ibu nya Citra, enggak baik suami istri terlalu lama jauh jauhnya sayang, kita bisa setiap jum'at kesini bareng, biar semakin puas menjelajahi kota ini." Bujuk Diego sambil pegang tangannya Melati


" Hayo lah sayang, balik ke Jakarta yah, kita bisa lanjut jalan jalan lagi nanti yang penting pulang dulu" Bujuk Lucky berharap Citra mau ikut pulang


" Yah sudah terserah kalian saja, sebagai hukumannya ganggu kesenangan kita. kalian berdua beres kan barang bawaan anak dan istri kalian masing masing tanpa bantuan bodyguard, ART, dan bebysister" Tegas Melati menatap Diego penuh amarah


" Astaga, hukuman macam apa itu sayang, baik lah yang penting ikut pulang ke Jakarta besok hari Minggu sore bagaimana?" Tanya Diego pasrah, dari pada Melati ngambek

__ADS_1


" Yah sudah terserah, yah sudah yuk ke kamar kita istirahat dulu." Lanjut Melati yang setuju keinginan Diego


" Ide yang bagus Mel, biar Diego dan Lucky tahu rasa." Lanjut Citra senyum kemenangan


" Yah sudah sayang, kita ke kamar juga, aku rela mendapatkan hukuman dari istri tercinta aku" Goda Lucky yang mendapatkan cubitan dari Citra


Dilain sisi, Diego langsung gendong anak pertamanya, dan langsung menciumnya betapa rindunya selama empat hari enggak ketemu sama sekali.


" Sayang, ayah beneran bawain cemilan dan penambah ASI?" Tanya Melati enggak menyangka Diego ingat sama ucapannnya sendiri


" Bener dong sayang, apa mau aku bantu minum penambah ASI nya?" Tanya Diego pelan kwsfir anaknya bangun dendengar suaranya Diego


Dilain sisi, Lucky yang sudah diubun Ubun, rindu panjat pinang dan naik naik kepuncak gunung, langsung ajak Citra mumpung anaknya dipegang sama mertuanya


" Mandi dulu sayang, biar wangi naik naik kepuncak gunung dan panjat pinang nya" Goda Citra, yang mengambilkan bajunya Lucky

__ADS_1


" Iyah sayang, sudah bau keringat sayang.' Lanjut Lucky enggak betah bau sendiri


Lucky dan Citra langsung membersihkan diri didalam kamar mandi berdua, Lucky langsung minta jatah ke Citra selama di kamar mandi


" Sayang, aaahhh, bisa bisanya yah papah" Desaaaaahhhhhaaaan dan protesnya Citra


" Selama ada kesempatan kenapa diabaikan sayang, nikmati saja lah yah sayang" Protes Lucky pura pura marah


Lucky selalu berhasil membuat Citra merem melek dan meluk Lucky, olahraga yang diwajibkan suami istri dan paling favorit untuk Lucky


Dilain sisi, Melati ingin sekali jalan jalan sore bertiga, Melati dan Diego langsung keluar rumah menikmati pemandangan indah di Bali.


" Bagaimana pekerjaan di kantor sayang?" Tanya Melati sambil melihat Diego


" Alhamdulillah lancar sayang" Ucap Diego yang sesekali melihat Melati

__ADS_1


" Alhamdulillah sayang, aku rindu sekali bekerja sayang, aku ingin kembali ke kantor sayang." Lanjut Melati yang mulai bosan di rumah terus


' Sabar yah sayang, bunda boleh bekerja kalo anak kita sudah tiga tahun yah, kalo untuk sekarang di rumah saja. aku enggak mau anak kita kurang kasih sayang bunda dari kecil karena sibuk bekerja." Tegas Diego, sejujurnya enggak setuju Melati bekerja karena bekerja adalah tanggung jawab suami


__ADS_2