Menaklukan Hati CEO Galak

Menaklukan Hati CEO Galak
Lucky koma sayang


__ADS_3

Citra yang melihat Lucky masih pingsan semakin cemas, bodyguard dan ibu nya selalu berusaha menanyakan Citra untuk enggak semakin sedih dan stres memikirkan kondisinya Lucky.


" Yang tenang nak, insya Allah nak Lucky akan baik baik saja sayang. banyak berdoa saja dari pada larut dalam kesedihan nak" Ucap Ibunya Citra, ibu nya Citra enggak menyangka Lucky bener bener enggak kuat udara dingin dan tidur enggak memakai alas apapun


" Bapak terlalu kejam menghukum orang lain Bu, kita saja mana pernah sih Bu, tidur diluar tanpa kasur, tanpa selimut apa lagi semakin malam udara semakin dingin di kota ini." Ucap Citra yang menyayangkan sikap bapak nya


" Maafkan bapak mu nak, bapak cuman ngetes keseriusan calon suami kamu saja, bapak kamu enggak menyangka Lucky akan seperti ini nak." Lanjut ibu nya Citra menyesal, enggak bisa melarang suaminya


" Kita berdoa saja, semoga tuan baik baik saja" Ucap Bodyguard dengan dingin, kekecewaan itu wajar tapi membuat orang lain sakit seperti ini tentunya enggak dibenarkan disengaja atau enggaknya


Dilain sisi, Diego bener bener lemes dan sangat lelah, tiga jam harus ngurus padi yang mau diambil hasil panennya dan di tanam lagi dengan rapih.

__ADS_1


" Astaga, masih mending kerja bikin desain dua puluh empat jam non stop dari pada begini astaga lelahnya, setengah jam lagi harus ke perkebunan lagi." Protes Diego kesel, bener dikuras tenaga dan waktunya.


" Sabar yah sayang, kamu kan cuman sehari seperti ini sayang, jangan marah marah terus yah." Bujuk Melati sedih, melihat suaminya terlihat sakit di bagian kaki nya, selama didalam sawah enggak boleh pakai alas kaki sama sekali.


" Iyah sayang, semoga bapak secepatnya mau ke Jakarta yah" Lanjut Diego lirih, Diego melihat handphone nya bunyi dan langsung angkat teleponnya


" Apa Lucky koma, yah sudah saya dan Melati bakal kesana, siapkan jet pribadi saya untuk ke kota ini sekarang " Perintah Diego saat saluran telefon terhubung


" Lucky koma sayang?" Tanya Melati ikutan cemas


" Iyah sayang, katanya tidur diluar tanpa alasan sama sekali, disana udara malamnya lebih dingin, Luky enggak kuat akhirnya jatuh pingsan sampai sekarang." Lanjut Diego, Diego membersihkan luka di kaki dan tangannya.

__ADS_1


" Astaga, hukuman bapak nya Citra sama saja, apa Lucky sebelumnya enggak enak badan?" Tanya Melati curiga


" Iyah sayang, dia lagi batuk dan flu, mungkin itu juga yah penyebabnya. yah sudah yuk ke perkebunan sebelum kita jenguk Lucky dan melihat kondisinya secara langsung" Lanjut Diego, Diego merapihkan kotak obat yang dibawa Melati


" Iyah sayang" Lanjut Melati, Melati merapihkan tempat bekalnya Diego dan siap siap untuk kembali ke rumah


Dilain sisi, Lucky mendapatkan penanganan dari dokter, Bapak nya Citra datang ke rumah sakit dengan perasaan cemas kwatir calon menantu my kenapa kenapa


" Lihat pak, lihat ulah bapak yang ngerjain orang jadi seperti ini. kasihan kan mas Lucky seperti ini." Ucap Citra dengan lirih


" Maaf kan bapak nak, bapak enggak tahu kalo kondisinya Lucky sangat lemah jadi seperti ini. lagian anak orang dibikin ngisi baru dinikahi secara resmi, orang tua mana yang engga marah dan kecewa. masih untung bapak masih memberikan hukuman ringan bukannya disuruh pisah, Terkadang orang seenaknya melakukan hubungan suami istri sebelum menikah dan saat menuju halal justru dipersulit sama orang tua untuk mempertanggung jawabkan.

__ADS_1


__ADS_2