
Citra dan Lucky memutuskan untuk ke Mall belanja kebutuhan dapur dan cemilan untuk Citra dan Lucky, Lucky enggak bisa menjaga matanya dari pemandangan indah didepannya.
" Jaga matanya sayang, kita lanjut belanja atau pulang?" Tanya Citra dengan kesal
" Maaf sayang, Iyah lanjut belanja, jangan ngambek yah sayang, perempuan itu mantan perempuan malam aku sayang." Ucap Luky dengan lirih
" Oh pantes, dilihatin seperti itu, aku harap rumah tangga kita utuh sampai tua yah sayang" Lanjut Citra santai tapi tegas, Kedengarannya Lucky sebagai ancaman supaya dirinya enggak jajan sembarangan lagi.
" Aku janji sayang, bisa jaga mata dan hati aku, aku kan sudah janji komitmen sama mamah, sudah yuk lanjut belanja sayang.' Bujuk Lucky menyesal, matanya fokus sama mantan temen ranjangnya.
" Jalan yuk, jangan hancurkan mood aku lagi sayang" Tegas Citra, gandeng tangannya Lucky melanjutkan acara jalan jalannya.
Dilain sisi, Diego ngalah saat Melati mau coba lagi kerja, walaupun cuma dua jam, Diego faham betul Melati perempuan mandiri dan rajin bekerja.
__ADS_1
" Sayang, aku bawa anak kita ke depan rumah yah, kalo sudah selesai telefon saja yah." Ucap Diego mencium keningnya Melati
" Iyah sayang, terimakasih yah sudah mengijinkan aku mengerjakan pekerjaan kantor lagi." Ucap Melati bahagia, walaupun cuman sehari tapi Melati sangat bahagia sekali
Diego langsung keluar dari ruang kerjanya, Diego membiarkan Melati fokus sama pekerjaannya. sedangkan Melati mulai sibuk sama laptopnya dan berkas berkas yang diberikan Diego barusan.
Dilain sisi, Citra masih merassa kesel ingat Lucky tadi menatap perempuan mantan temen ranjangnya, selama belanja Citra cuman diam saja malas rasanya ngobrol sama Lucky.
" Mah, masih ada yang mau beli?" Tanya Lucky melihat Citra diam saja
" Astaga sayang, mamah kenapa judes begini sih? apa yang mamah fikirkan?' Tanya Lucky kwatir Citra masih memikirkan perempuan tadi
" Enggak ada, mamah sudah enggak mood belanja pah, kita pulang saja yah." Tegas Citra yang kesal sama Lucky
__ADS_1
" Eh ganteng, ketemu disini lagi, apa kabar Lucky, sudah lama loh kita enggak bersenang senang bareng?" Tanya mantan teman ranjangnya Lucky
" Gawat, bisa murka Citra" Batin Lucky melirik Citra yang membuang muka
" Kita sudah enggak ada hubungan apapun, jadi jangan berani muncul didepan saya apapun alasannya. karena saya sudah menikah dan istri saya jauh lebih baik dari kamu" Tegas Lucky, Lucky peluk pinggang Citra
" Oh sudah mendapatkan pawangnya, dijaga baik baik suaminya yah mba, jangan sampe jajan sembarangan yah suaminya dan kalo sudah enggak kuat melayani suaminya, diluar saya siap melayani suami kamu full servis seperti dulu lagi Lucky sampai puas berkali kali." Goda mantan temen ranjangnya Lucky
Plak
Satu tamparan mendarat sempurna di pipi mantan temen ranjangnya Lucky, Citra bener bener enggak kuat sama masa lalunya Lucky dan rasa takut kehilangan
" Denger baik baik, saya enggak akan membiarkan suami saya jajan sembarangan diluar rumah, saya akan menjadi istri yang baik dan bisa memuaskan suami saya apapun kondisi saya, saya enggak akan membiarkan perempuan macam kamu menghancurkan rumah tangga saya." Tegas Citra penuh amarah, Citra enggak ingin terlihat lemah didepan temen ranjangnya Lucky
__ADS_1
" Saya sudah insaf, saya enggak akan ketemu sama perempuan liar seperti kamu, jadi jangan coba coba ganggu rumah tangga saya apapun alasannya mengerti." Bentak Lucky penuh amarah
" Semua laki laki didepan pawangnya segalak ini, baik lah saya akan pergi, ingat yah Lucky ganteng kalo sudah bosan sama pawang kamu, bisa kapan saja telefon saya dan kita akan bersenang senang bareng seperti biasa yah. sampai jumpa lagi ganteng" Goda Temen ranjangnya Lucky sebelum pergi, wajah Citra dari santai berubah jadi penuh amarah. bisa bisanya ketemu sama temen ranjangnya Lucky dimasa lalu