Menaklukan Hati CEO Galak

Menaklukan Hati CEO Galak
Kenapa murung sayang


__ADS_3

Melati selama perjalanan ke United states Botanic Garden, diem terus enggak ngobrol sama sekali membuat Diego merasa kwartir melihat istrinya enggak ngobrol sama sekali.


" Bunda sayang, kenapa diem saja, bunda sakit?" Tanya Diego merasa enggak tega istrinya enggak semangat


" Bukan sayang, aku merasa enggak enak sama mommy dan Daddy, walaupun mereka terkesan ngatur kita untuk menikmati jalan jalan tapi aku faham sama niat mereka baik, mau memberikan kita tempat yang bener bener bagus dan seru." Ucap Melati merasa enggak enak sama mertuanya


" Kasih refrensi saja tanpa harus selalu ikut, ada saatnya aku ingin menikmati waktu jalan jalan berdua sama bunda saja sayang, maaf kalo aku nolak keinginan orang tua aku justru bikin bunda sedih maaf yah sayang" Lanjut Diego sedikit kesel sekaligus bahagia karena Melati menghargai orang tuanya.


" Yah sayang, mungkin cara mereka saja yang salah, niat mereka sudah bagus yang peduli dan mau Deket sama kita." Lanjut Melati manja manjaan rebahan dikedua pahanya Diego


" Berarti enggak usah sedih lagi yah sayang, kita menikmati kebahagiaan kita saja oke." Lanjut Diego, Diego menciumi wajahnya Melati


Melati senyum bahagia, Melati enggak mau larut dalam kesedihannya menghancurkan kebahagian hari ini nantinya.

__ADS_1


Dilain sisi, Citra dan Lucky menikmati pemandangan indah di United states Botanic Garden, Lucky mengambil bunga yang akhirnya jadi buket bunga yang indah.


" Bunga cantik untuk wanita cantik yang selalu mendampingi hidup aku, yang selalu ada dimana pun aku berada dan menerima segala kekurangan dan kelebihan aku." Ucap Lucky, Lucky mencium keningnya Citra dengan mesra


" Terimakasih sayang, sudah mau melengkapi masa depan aku sayang, kita akan bahagia bersama yah bertiga, aku akan menjadi istri yang terbaik dalam segala hal." Ucap Citra bahagia


Lucky memberikan buqet bunga buatannya ke Citra, dan menciumi wajahnya Citra penuh cinta, Lucky melanjutkan jalan jalan sambil gandeng tangannya Citra.


Dilain sisi, melati mengisi perut sebelum memulai jalan jalan di United states Botanic Garden, melati lupa membawa cemilan di jalan.


" Iyah bunda sayang, nanti kita belanja ke sana yah, bunda harus banyak makan biar tetep sehat bunda dan anak kita." Lanjut Diego menatap Melati yang menikmati kulinernya


Melati senyum melihat Diego dan suapin Diego yang dari tadi melihatnya terus menerus, Melati sesekali mencium bibir nya Diego yang lagi makan.

__ADS_1


Dilain sisi, orang tuanya Diego berusaha untuk fokus bekerja, sejujurnya mommy ingin sekali lebih banyak menghabiskan waktu bersama anak dan menantunya.


" Apa lebih baik, selamanya tinggal di Indonesia, masa sudah punya menantu masih jauh jauh dari anak yah." Ucap mommy nya Diego lirih karena baru sadar enggak punya waktu banyak untuk ketemu sama anaknya sendiri.


Mommy Diego melanjutkan pekerjaannya dengan perasaan yang enggak menentu, bisa menghancurkan konsentrasinya.


Dilain sisi, Diego, Lucky, Citra, dan Melati. menikmati jalan jalan barengnya. Citra melihat Melati langsung senyum bahagia disaat dirinya menerima Lucky sebagai suaminya.


" Melati" Ucap Citra senyum melihat Melati


" Ada apa Citra?" Tanya Melati penasaran


" Pilihan kita tepat yah Mel, enggak ada yang dilukai dan enggak ada madu diantara kita, semuanya bahagia sama pilihan masing masing " Lanjut Citra merasa lega enggak menjadi bahan penderitaannya Melati.

__ADS_1


" Pilihan yang bijaksana yah, terimakasih Citra karena enggak egois memaksa Diego yang tanggung jawab, karena Lucky enggak kalah baik, tampan, dan kaya lagi. enggak rugi memilih Lucky." Lanjut Melati, Melati merasa lega karena sampai detik ini masih romantis sama Diego tanpa ada halangan dan rintangan sama sekali.


__ADS_2