
Diego yang enggak bisa tidur melihat jam dinding masih jam sepuluh malam, Diego bener bener enggak bisa tidur akhir nya ambil handphone diatas meja.
" Selamat malam sayang" Ucap Diego saat saluran telefon terhubung
" Malam ayah sayang, lagi apa nih?" Tanya Melati diseberang telefon
" Lagi Vidio call sama bunda sayang, ayah kangen sama bunda nih, tidur sama gulung enggak enak sayang." Protes Diego sedikit kesel
" Sama saja sayang, aku juga tidur sama guling enggak enak sayang, oh yah ayah enggak ikut jalan jalan sama Lucky? tadi Citra bilang Lucky lagi jalan jalan malam sama ayah?' Tanya Melati merasa heran, karena ucapan Citra sama suaminya beda.
" Astaga, Lucky jangan jangan tidur sama perempuan liarnya, bodohnya enggak bilang begini nih rawan ketahuan" Batin Diego berubah tenang
__ADS_1
" Sebentar lagi nyusul sayang, aku tadi nongkrong di cafe sama Lucky dan sebentar lagi ke sana, tadi aku ada kerjaan sayang." Lanjut Diego bohong, Diego berusaha tenang supaya engga ketahuan bohong.
" Oh begitu sayang, pantas saja enggak bareng ayah dan Lucky. sayang aku mau kasih ASI dulu yah sayang, mau dimatikan telefonya atau mau lihat aku kasih ASI." Goda Melati yang membersihkan gunung kembar favoritnya Diego
" Enggak deh sayang, bahaya kalo aku pengen, yah sudah sayang aku mau susul Lucky dulu. jangan lupa makan yah sayang, i love you sayang, ayah selalu rindu bunda." Lanjut Diego terpaksa dari pada kelamaan melihat Melati memberikan ASI bisa bisa Diego kembali jajan sembarangan.
Dilain sisi, Lucky bener bener dibikin lemes sama perempuan liar yang diminta Lucky menemani sepanjang malamnya, Lucky enggak melewatkan kesempatan untuk kembali bebas.
" Sayang, mau lagi atau mau istirahat?' Goda perempuan liar yang rebahan sudah lemes
Dilain sisi, Citra dan kedua orang tuanya menikmati makan malamnya, menemani Citra yang merasa lapar di tengah malam setelah memberikan ASI buat anaknya.
__ADS_1
" Nak, pas anniveserry nanti, kamu mau dirayakan enggak sama nak Lucky?" Tanya ayah nya Citra
" Belum tahu pak, Citra dan mas Lucky belum bicarakan sama sekali pak." Ucap Citra terus terang, Citra dan Lucky masih menikmati masa masa manisnya baru memiliki anak
" Jangan minta yang mahal mahal, kasihan nak Lucky, walaupun dia orang kaya bisa mewujudkan apapun yang kamu ingin kan, tapi jadi perempuan harus bisa hemat mengatur keuangan suami sendiri." Ucap emak nya Citra yang bangga dan bersyukur memiliki menantu orang kaya
" Iyah Mak, Citra juga sampai sekarang, Alhamdulillah bisa ngatur keuangan dengan baik, enggak boros boros banget ko." Lanjut Citra percaya diri, memang dari awal Citra enggak mau kehidupan yang terlihat berlebihan
" Alhamdulillah emak bangga, karena anak emak bukan cewek matre sayang, walaupun kalian nikah karena kesalahan tapi jangan merugikan suami walaupun hak kamu untuk dipenuhi kebutuhannya sama suami sendiri." Nasehat emak nya Citra, walaupun malu anaknya ngisi dulu baru nikah, tapi anaknya bukan cewek matre yang menjadi beban suaminya sendiri.
********************$$$$$$$*********$$$$$$$
__ADS_1
Pagi yang menyebalkan untuk Diego, masih pagi sudah apes, bangun kesiangan dan mobil mogok ditengah jalan yang panas luar biasa membuat Diego masuk kedalam mobil.
' Sial sial, tahu begini minta Lucky yang anter ke kantor deh." Bentak Diego kesal, Diego langsung mengeluarkan handphone nya dari dalam jas kerjanya dan menelepon Lucky untuk dijemput.