Menaklukan Hati CEO Galak

Menaklukan Hati CEO Galak
Berhasil mendapatkan restu


__ADS_3

Lucky yang mendengar calon mertuanya memberikan Restu merasa bahagia sekali, akhirnya perjuangannya enggak sia sia, Luky merasa beruntung sakit yang membuat hati mertuanya luluh begitu saja.


" Alhamdulillah sayang, akhirnya kita jadi nikah juga." Ucap Citra terharu


" Iyah sayang Alhamdulillah, berhasil mendapatkan restu dari orang tua kamu. kita secepatnya kembali ke Jakarta sayang." Ucap Lucky, Lucky meluk Citra dengan haru


" Jaga anak saya, bahagia kan dia, jangan sekali kali menyakitinya dengan alasan apapun mengerti." Tegas bapak nya Citra yang masuk kedalam kamar perawatan Lucky


" Pasti bapak, saya mencintai Citra, saya akan membahagiakan Citra dimana pun saya berada." Ucap Lucky menatap mertuanya


" Akhirnya bro sadar juga" Ucap Diego masuk kedalam kamar perawatan Lucky


" Kata dokter Lucky kapan boleh pulang?" Tanya Citra menatap kedua orang tuanya, Diego, Melati, dan orang tuanya Melati masuk kedalam kamar perawatan Lucky

__ADS_1


" Dua hari lagi kata dokter, Kita pulang duluan ke Jakarta menyiapkan semuanya kalian bisa nyusul dua hari lagi yah.' Ucap Melati, Melati meluk Citra


" Oke Mel, syukur lah dua hari lagi pulang, walaupun waktunya mepet enggak masalah bagi kita, yang penting Lucky sehat dan pernikahan tetep berjaln" Lanjut Citra bahagia


" Soal kebaya orang tuanya Citra, beli di sini saja, rumah Lucky akan dirapihkan untuk menjadi tempat tinggal keluarga Citra dan keluarga Lucky bisa tinggal sementara di hotel punya saya." Lanjut Diego, Diego mau memfasilitasi keluarga Lucky yang ujung ujungnya potong gaji.


" Terimakasih yah bro mau urus semuanya, maaf yah saya sakit perti ini. kalian kapan ke Jakartanya?" Tanya Lucky


" Sekarang kita ke bandara, soalnya jet pribadi sudah siap, pak titip calon menantu anda yah, jangan sampai kabur." Ledek Diego melihat mertuanya Lucky


" Biarlah diledek dari pada marah marah mempurlit semuanya." Batin Lucky, Lucky berusaha enggak marah


Diego, Melati, Dan orang tuanya Melati pamit dan meninggalkan Lucky di kamar perawatannya. Diego melihat Melati sudah lemes langsung memberikan kursi roda untuk istrinya duduk.

__ADS_1


" Astaga sayang, aku baik baik saja." Ucap Melati lemes


" Baik baik saja apa sayang, dengar sendiri suara kamus aja lemes begitu, kamu kelelahan sayang. sudah nurut saja sama suami kamu sayang." Ucap Diego lembut, Diego mencium kepalanya Melati


" Iyah sayang" Lanjut Melati pasrah, Melati enggak mau melawan Diego didepan orang tuanya.


" Suami yang siaga, bapak terharu melihatnya sangat manis. pertahankan seperti ini sampai kalian berdua menua yah." Ucap bapak nya Melati terharu


" Itu sudah pasti pak, saya enggak akan membiarkan Melati kelelahan berlebihan pak, jadi jangan kwartir sama kita pak." Ucap Diego, Diego merasa beruntung hari ini Melati banyak nurut sama Diego


Dilain sisi, Citra suapin Lucky, Citra merasa lega karena masalahnya sudah selesai, Citra minta ijin untuk temani orang tuanya memilih kebaya untuk acara pesta pernikahannya nanti.


" Boleh sayang, tapi bawa kursi roda yah, ingat kalo lelah jangan paksa tetep berjalan yah." Tegas Lucky, Lucky enggak ingin Citra kelelahan selama belanja

__ADS_1


" Baik sayang, nanti aku minta bodyguard ikut dan bawakan selama belanja yah. yah sudah kita berangkat dulu sayang" Ucap Citra, Citra Salim ke Lucky dan Lucky mencium keningnya Citra


__ADS_2