Menaklukan Hati CEO Galak

Menaklukan Hati CEO Galak
Dingin begini lebih betah didalam kamar


__ADS_3

Melati yang baru pertama kali ke negara sakura, tentunya begitu sulit beradaptasi sama kondisi cuacanya. Melati yang awalnya ingin jalan jalan awal sampai Jepang di urungkan, lebih memilih memakai selimut dikamar hotel, Diego yang melihat istrinya kedinginan mendekati dan memberikan selimutnya.


" Jepang selalu dingin sayang, kita bisa pakai baju tebal saat diluar, jangan kelamaan di kamar yah." Ucap Diego, Diego memeluk Melati yang kedinginan


" Dingin begini lebih betah didalam kamar sayang, Iyah nanti yah sayang, aku masih belum siap dan maaf yah." Ucap Melati sedih merusak kebahagian Diego


" Santai saja sayang, aku ngerti kok, tapi kalo aku minta jatah boleh? biar menyenangkan di udara sedingin ini loh sayang." Lanjut Diego menggoda Melati


" Modus, tapi baiklah sayang boleh boleh" Lanjut Melati, Melati melepaskan pelukannya.dan baringan.


Diego dengan gerakan cepat membuat dirinya dan Melati polos, langsung melakukan panjat pinang, Diego ingin menikmati sensasi yang baru.


Dilain sisi, Lucky melihat Citra tiduran di kamar istirahatnya, langsung menghampiri Citra dan mengunci pintu sebelumnya. Lucky yang sudah menyelesaikan pekerjaannya Diego langsung menyusul Citra, Lucky ingin istirahat disebelah Citra. Lucky melepaskan jas dan membuka kancing kemejanya langsung ikutan rebahan disampingnya Citra dan meluk Citra yang tidur nyenyak

__ADS_1


" Sayang, bangun dong, aku kesepian nih ditinggal tidurnya" Goda Lucky, tangannya Lucky berusaha mengganggu tidurnya Citra, membuat Citra terganggu tidurnya.


" Eh sayang, kerjanya selesai?" Tanya Citra dan membalikan badannya menghadap Lucky


" Sudah sayang, aku sangat lelah membutuhkan vitamin sayang" Goda Lucky, tangannya m3r3m45 gunung kembarnya Citra dari samping


" Aaaahhh, yah sudah hayo." Lanjut Citra manja


Lucky langsung menjalankan aksinya, Lucky merasa beruntung enggak perlu mencari wanita lain karena sudah ada Citra yang bisa melakukannya.


" Masih ada sayang?" Tanya Diego lembut menatap Melati


" Sudah sayang, aku mau belanja mumpung ada disini, boleh kan?" Tanya Melati menatap intens Diego

__ADS_1


" Boleh dong, apapun yang diinginkan aku belikan sayang. ini adalah hari kebahagian kamu jadi apapun yang kamu inginkan ambil saja." Lanjut Diego, Diego mencium keningnya Melati


Melati langsung mengajak Diego jalan kesalah satu butik, Melati membeli beberapa baju untuknya dan untuk Diego, kaca mata, dan jaket tebal. Melati melotot melihat harganya yang fantastis.


" Enggak masalah sayang" Ucap Diego, Diego memberikan kartu kepelayan toko


" Iyah sayang" Lanjut Melati merasa enggak enak


Diego membaca list belanjaannya Melati, dan langsung tahu harus kemana ketempat selanjutnya. Melati yang melihat toko anak membuatnya berhenti jalan dan melihatnya dengan tatapan sedih.


" Sabar sayang, kita saja baru nikah dua bulan kan, masih ada waktu kok buat memiliki keturunan." Bujuk Diego, Diego enggak tega melihat Melati sedih


"Bagaimana kalo kita ke dokter kandungan yang ada disini, dan periksa kondisi kita supaya bisa dibantu untuk bisa punya anak sayang." Lanjut Melati, menatap Diego penuh harap

__ADS_1


" Boleh sayang, list kamu selesai, kita langsung ke sana yah." Lanjut Diego, Diego juga ingin memiliki momongan dan memanjakan istri yang lagi hamil selama sembilan bulan.


__ADS_2