MENCINTAI KAKAK (TIRI) KU

MENCINTAI KAKAK (TIRI) KU
Chapter 51


__ADS_3

Di kamar Dave...


"Vin, keluarga gue udah utuh lagi, yes!" Dave mengepalkan tangannya dan menariknya ke arah bawah. Dia merasa lega, akhirnya salah paham yang cukup menguras emosi itu berakhir sudah.


"Ya syukur, males juga lihat loe murung," celetuk Kelvin.


"Haha," Tawa Dave mulai terlihat dari mulutnya yang sejak berselisih paham dengan sang ayah hanya bungkam.


"Loe harus banyak bersyukur, hubungan loe dan Lily termasuk langka," ucap Kelvin.


Dave menyadari apa yang sang sahabat ucapkan memang benar. Dia adalah salah satu manusia yang terjebak cinta dalam satu hubungan keluarga, meskipun jatuh dengan saudari tiri.


Dave kini mulai bersemangat lagi, tidak ada keraguan di hati dan pikirannya. Dia mantap untuk ikut seleksi, Kelvin ikut bahagia.


Hari ini banyak sekali tugas sekolah namun bagi Dave bukan hal yang buruk. Hatinya sudah tenang, tidak ada yang perlu di khawatirkan. Kelvin memanfaatkan kesempatan ini, dia ingin mencontek tugas dari Dave. Biasanya Dave akan marah, tapi karena dia sedang happy, bukan menjadi masalah besar. Berkah untuk Kelvin si pemalas.


Kedua murid laki-laki itu duduk bersama sembari mengerjakan tugas sekolah yang tak kunjung usai.


"Dave, gue udah kenal loe lumayan lama, tapi baru kali ini loe baik banget," jelas Kelvin.


"Tiap hari juga udah gue kasih contekan, masih anggap gue kurang baik?" ucap Dave.


"Haha, gue kan cuma bercanda, serius amat," jelas Kelvin.


Dave tersenyum dengan tingkah konyol sang sahabat.


Ponsel miliknya kembali bergetar, di layarnya terpampang nama Lily. Ia segera menjawab panggilan itu.


"Hallo Ly, apa kabar? apakah keadaanmu sudah membaik?" tanya Dave.


"Sudah kak, terima kasih atas doanya. Aku sebenarnya ingin berkunjung ke asrama kak Dave bersama ayah dan ibu, tetapi karena ada seleksi pemain sepak bola yang akan dikirim ke luar negeri, jadi kami putar balik," jelas Lily.

__ADS_1


"Oh begitu ya, tidak masalah dik. Besokkan bisa ke sini lagi, kamu lebih baik buat istirahat saja di rumah," saran Dave.


"Tapi, aku, ibu dan ayah, sedang berada di restoran unik, kami sedang menghabiskan waktu bersama," jawab Lily.


"Wah kalian bersenang-senang tanpa aku ya?" ucap Dave cemburu.


"Hahaha apakah kak Dave iri? besok kita makan bersama lain kali," jawab Lily singkat.


"iya aku ingin sekali makan bersama kalian semua, semenjak ayah berubah, aku merasa keluarga kita tidak utuh lagi," Dave merasa sendu, terdengar dari suaranya.


"Kak Dave tenang saja, besok saat kami berkunjung ke asrama kak Dave, ayah akan mengatakan kepada kepala sekolah jika akan meminta cuti liburan tiga hari untuk kak Dave," Kabar bahagia dari Lily untuk Dave.


"Wah, sangat menyenangkan jika aku bisa liburan, tapi aku harus ikut seleksi, apakah ayah tahu tentang hari ini?" tanya Dave khawatir.


"Ayah mengetahuinya kak, jadi ayah mengajukan kakak cuti liburan agar setelahnya kakak bisa berlatih dan mengikuti seleksi dengan baik, sekaligus ingin memberikan kenangan yang indah untuk kakak sebelum Kak Dave pergi ke luar negeri," ucap Lily dengan nada suara yang bahagia.


"Baiklah, selamat berjumpa esok hari. Aku tutup dulu teleponnya ya, masih banyak tugas yang harus aku selesaikan," jawab Dave yang sebenarnya gugup dan ingin segera mengakhiri panggilan itu.


"Ya," jawab Dave mengakhiri panggilan telepon dari Lily.


Raut wajah Dave semakin terlihat cerah, setelah ini semuanya akan baik-baik saja.


"Dave, selamat! masalah loe udah kelar, sekarang loe bisa fokus latihan," jelas Kelvin ikut bahagia.


"Iya sob, gue seneng banget, hehe. Makasih ya? buat loe yang udah dukung gue, tanpa loe, gue gak bakal sekuat ini," Dave merangkul pundak Kelvin.


"Bisa aja loe, tapi gue masih penasaran sama alasan ayah loe begitu kekeuh buat misahin antara loe dan Lily, secara kalian bukan saudara kandung, bukan masalah besar jika kalian saling mencintai," Kelvin penasaran dengan apa yang terjadi di balik sikap ayah Haris.


"Gue juga sempet mikir kayak gitu Vin, tapi ya udahlah! gue udah bersyukur, ayah gue gak marah lagi dan mau kembali ke rumah," ucap Dave.


Dave tidak sabar bertemu dengan keluarganya. Dia mulai percaya diri dengan hubungannya. Setelah semuanya beres, dia akan melanjutkan karir sepakbolanya di luar negeri. Sungguh hal yang tidak terduga sebelumnya. Dia akan mendapatkan hal yang luar biasa ini, berkah dalam hidupnya, menjadi seorang pemain sepak bola profesional.

__ADS_1


"Gue pasti bisa Vin!" ucap Dave bersemangat.


"Pasti donk! loe buktikan kepada kedua orang tua loe agar mereka percaya, cinta dan pendidikan bisa berjalan beriringan." Dukungan penuh kepada Dave dari sang sahabat.


"Iya Vin, makasih ya? dari awal tinggal di asrama, loe selalu mendukung apapun gue lakuin, thanks Vin," ucap Dave.


"Lah kok jadi melow? kalau mau berterimakasih, loe harus traktir gue batagor depan asrama," jawab Kelvin sembari menahan tawanya.


"Haha, batagor itu? dia kan udah gak jualan? ngerjain gue?" Dave menyikut lengan Kelvin.


Mereka kembali mengerjakan tugas dengan bahagia bersama Kelvin yang kocak bin aneh itu


...* * *...


Di restoran...


Lily dan sekeluarga memutuskan untuk kembali ke rumah, mereka merasa bahagia menjadi satu keluarga yang utuh.


"Terimakasih ibu dan ayah, kalian kembali akur. Aku merasa bersalah, gara-gara Lily, hubungan ayah dan ibu merenggang," ucap Lily saat berada di dalam mobil.


"Sayang, jodoh itu ada di tangan Tuhan, tidak perlu bersedih tentang hal ini," jawab sang ibu yang langsung memeluk Lily.


"Iya, ayah menyadari jika dulu ayah egois, maaf ya? Lily maafin ayah kan?" tanya sang ayah yang menatap wajah Lily lewat kaca tengah mobil.


"Iya yah, aku juga. Semoga kita menjadi keluarga yang lebih bahagia lagi," jawab Lily.


Kini keluarga Lily menjadi lebih bahagia. Dengan saling memaafkan hubungan yang renggang menjadi harmonis kembali. Ayah Haris sekarang tidak terlalu memikirkan tentang hubungan percintaan kedua anaknya, yang paling utama adalah kedua anaknya dapat mendapatkan pendidikan yang layak.


Ayah Haris mencoba untuk melupakan masa lalunya, meskipun tidak akan pernah sepenuhnya bisa menghapus kenangan di masa lalu yang sangat menyiksanya, Dave dan Lily adalah pasangan yang seharusnya memang bersama tetapi karena takdir memaksanya untuk menjadi seorang kakak dan adik.


Ayah harus menyadari itu semua, mereka memiliki kecocokan menjadi sepasang kekasih. Tapi kembali lagi, Dia adalah seorang ayah dari Dave dan Lily. Keputusan yang diambil, akan menjadi sebuah keputusan yang akan berdampak di masa depan kedua anaknya.

__ADS_1


'Semoga setelah ini, kalian bisa mendapatkan hidup yang lebih baik, ayah akan selalu mendoakan Dave dan Lily menjadi kakak adik yang saling menyayangi," batin ayah Haris.


__ADS_2