Mencintamu Dengan Caraku

Mencintamu Dengan Caraku
Terungkap


__ADS_3

Setibanya di rumah sakit,Naura segera dilarikan ke ruang ICU dengan Leon yang setia menemani.


Sementara Rian pergi ke bagian kasir untuk mengurus administrasi tanpa perintah dari Leon,karena Rian sudah lama ikut Leon jadi dia paham betul tugas nya sebagai sekertaris merangkap asisten sekaligus supir...


Di depan ruang ICU Leon duduk sangat gelisah dengan mata terpejam menyender di dinding rumah sakit ,ia tidak mengerti mengapa Naura ada di sana saat kejadian dan kenapa Naura mau mengorbankan nyawa nya sendiri untuk Leon yang bukan siapa-siapanya dia...


Sementara di kasir...


Rian selesai mengurus administrasi dan berbalik hendak menyusul tuannya,namun tak sengaja ia menabrak seseorang... Brakkkk.... Mereka berdua terjatuh bersama...


"Ah maafkan saya tuan,saya tidak sengaja... Rian berusaha berdiri sambil mengulurkan tangan hendak membantu orang yang tertabraknya nya tanpa memperhatikan orang tersebut...


"Rian,,,anda Rian kan sekertaris nya Leon? Ucap pemuda yang tak lain adalah dokter Jimmy


Rian pun menatap dokter Jimmy dengan terbelalak kaget...


"*Dokter Jims,maaf saya tidak sengaja...


"Ah tak apalah aku baik-baik saja dan apa yang kau lakukan di sini,siapa yang sakit,apakah Leon*?? Sederet pertanyaan keluar dari mulut dokter tampan nan ramah itu


"Bukan dok,,tapi Naura yang sedang melawan maut di ruang ICU... balas Rian dengan mata berkaca-kaca seolah takut terjadi hal buruk pada temannya itu


Tanpa Rian sadari,justru ekspresi dokter Jimmy yang jauh lebih syok saat mendengar Naura di rawat di ruangan ICU.


"Apa yang sebenarnya terjadi Rian,kenapa Naura sampai di masukan ke ruang ICU hah?! Bentak Dokter Jimmy mengagetkan Rian.. Ia tak menyangka dokter Jimmy akan semarah itu saat mendengar Naura di rawat di ICU...


sebenarnya ada hubungan apa antara Naura dengan dokter ini,,kenapa dia begitu marah saat mendengan Naura celaka,bahkan ekspresi apa itu terlihat sekali ia sangat khawatir pada Naura..batin Rian


Akhirnya mau tidak mau Rian pun menceritakan secara singkat kronologinya hingga membuat Naura dilarikan ke ruangan ICU... Dokter Jimmy pun segera berlari menuju ruang ICU diikuti Rian...


Terlihat Leon tengah mondar-mandir di depan ruang ICU karena dokter yang menangani Naura tak kunjung keluar memberi kabar...


"Kau apakan Nauraku hah,,Bentak Jimmy sambil mencengkram kerah Leon lantas membuat Leon maupun Rian kaget dengan tindakan Jimmy...


Ada hubungan apa dia dengan Naura,kenapa sampai semarah ini mendengar Naura tertabrak,ah dan apa katanya tadi Nauraku?? sedekat itukah hubungan mereka...Pikir Leon dalam hati,entah mengapa ada rasa tidak terima saat Jimmy memanggil Naura dengan kata Naurku...


Mungkin karena belakangan ia sering memperhatikan Naura,bahkan sebenarnya Leon mulai mengagumi sosok Naura gadis sederhana yang baik hati,sangat perhatian juga sangat telaten saat mengurusnya...


Di tengah perseteruan Jimmy dengan Leon,ruang ICU tiba-tiba terbuka dan keluarlah dokter di dampingi seorang perawat sontak mereka langsung menghampiri dokter untuk mengetahui kondisi terkini Naura...


"Dokter Risa bagaimana keadaan pasien sekarang,,

__ADS_1


tanya Jimmy yang memang mengenal dokter tersebut karena di rumah sakit ini pula lah tempatnya praktek..


"Pasien sudah melewati masa kritisnya,namun entah mengapa ia belum sadarkan diri juga,seperti tidak mempunyai semangat hidup...Jelas dokter Risa


Mendengar penjelasan dokter Risa semakin membuat Leon merasa bersalah,,ia pun terkulai lemah di kursi sambil mengacak rambut dengan sangat frustasi...


"Dan ya,diantara kalian berdua siapa yang bernama Leon...tambah dokter Risa menatap Leon dan juga Rian


Seketika Leon terpaku dan mulai bangkit...


"*saya Leon dok,ada apa ya??...


"sebaiknya anda masuk ke dalam karena dari tadi pasien selalu memanggil nama anda,,saya harap dengan kehadiran anda mampu menarik kembali pasien dari alam bawah sadarnya...


"tapi apa yang harus saya lakukan di dalam dok,,saya belum mengerti..


"sebaiknya anda masuk dan ajak pasien berbicara,,perintahkan dia untuk kembali bertahan dan segera sadar dari pengaruh alam bawah sadarnya itu... Jelas* dokter Risa yang kemudian di angguki oleh Leon


"sekarang anda sterilkan badan anda sebelum masuk keruang ICU nanti ada perawat yang akan menjelaskan di dalam...


Leon mengangguk sambil mengikuti salah satu perawat untuk masuk ke ruang ICU...


**Ceklek***...Leon membuka pintu ruang ICU terlihat Naura masih terpejam dengan selang infus dan oksigen di mulutnya... Sungguh malang nasib Naura...


Perlahan Leon mendekati ranjang tempat Naura berbaring,ia duduk di kursi sebelah Naura berbaring..Leon terdiam cukup lama,ia tak tahu apa yang harus ia katakan karena memang hubungannya dengan Naura hanya sebatas atasan dengan bawahan yang jarang sekali berkomunikasi secara pribadi kalo bukan urusan pekerjaan Naura di rumah ..


Namun...


Alangkah terkejutnya Leon saat mendengar Naura memangil namanya dala keadaan mata masih terpejam,apalagi saat Naura mulai mengutarakan isi hatinya...


"tuan..tuan Leon aku sangat mencintaimu,salahkah aku...


Kira-kira begitulah ucapan Naura dalam keadaan tidak sadar...


Leon membelalakan matanya saat mendengar pengakuan cinta dari karyawannya itu...


Sejak kapan dia cinta sama saya,,,pantas saja dia mau mengorbankan nyawanya untuk saya ternyata ini jawabannya...


Pikir Leon dalam hati,ada seulas senyum di bibirnya...


Selama ini aku mengaguminya dari jauh dan ternyata dia merasakan hal yang sama,bahkan dia bilang cinta... Batin Leon sambil senyum senyum sendiri

__ADS_1


Di tengah pikiran Leon yang sedang berkecamuk memikirkan pengakuan cinta Naura,tiba-tiba ponselnya berdering.. ia pun melihat siapa yang menghubunginya lalu mengangkat telpon dengan suara berbisik takut menganggu Naura yang masih terbaring lemah...


Miranda📞


"Halo sayang...apa kabar...kamu lagi apa mas??"


Leon📞


"aku baik sayang,,gimana urusan kamu di sana sudah bereskah? dan ya sekarang aku tengah berada di rumah sakit...


Miranda📞


"siapa yang sakit mas,kamu sakit apa?? *suara Miranda terdengar panik


**Leon📞**


"bukan aku yang sakit tapi Naura,ia tertabrak saat menyelamatkan aku dari mobil yang hendak menabrak ku... Jelas Leon


**Miranda📞**


"ya ampun mas,terus sekarang gimana kondisinya?? dan maafkan aku belum bisa pulang bahkan mungkin diperpanjang sampe satu bulan ke depan maaf ya mas... Miranda seakan menyesal


**Leon📞**


"ya sudahlah terserah kamu saja... kesal Leon sambil mematikan telpon sepihak*


Leon kembali menatap Naura,ia pun memberanikan diri bicara sambil mengenggam tangan Naura..


"Naura...bangunlah...maafkan aku yang membuatmu seperti ini dan juga terima kasih banyak kamu sudah mau berkorban demi aku yang bukan siapa-siapa dalam hidupmu,bahkan mungkin Miranda yang notabennya istriku tidak akan pernah mau mengorbankan nyawanya untukku...


Bangunlah Nau,,bangun...ini adalah perintah!!!! Tegas Leon sambil mengguncangkan tubuh Naura,


Namun tetap saja tak ada respon darinya,hingga saat Leon akan melepas genggaman tangannya hendak ke luar ruangan,tiba-tiba Leon merasakan jari-jari Naura mulai bergerak...ia pun sontak ke luar menyuruh Rian memanggilkan dokter...


Dokter Risa datang bersama dua perawat memasuki ruang ICU dan meminta Leon untuk keluar karena ia hendak memeriksa keadaan Naura...


Perlahan Naura membuka mata terlihat dokter Risa tengah memeriksanya...


"apakah saya di rumah sakit? apa yang terjadi pada saya dok,arghhhh... Ucap Naura sambil memegang kepalanya yang terasa sangat sakit..


Dokter Risa pun mulai menceritakan apa yang terjadi kenapa Naura sampai ada di ruangan ICU..

__ADS_1


__ADS_2