
Terlihat mobil Leonard mulai memasuki rumah,,,Naura pun segera menghampiri untuk menyambut tuannya...
Ceklek...
Pintu mobil dibuka oleh Rian,keluarlah Leonard dengan tampang yang lumayan kacau mungkin karena kelelahan dengan pekerjaan di kantornya..
Naura berjalan menghampiri tuannya mengambil tas kerja yang selalu dibawa oleh tuannya sambil menundukan pandangan.
Leon masuk ke dalam rumah dengan Naura yang senantiasa mengikuti dari belakang sambil tetap tertunduk hingga tak sengaja menabrak punggung Leon yang berhenti mendadak.. "*Awww...seru Naura sambil memegangi keningnya yang menabrak punggung Leon..
"Maafkan saya tuan,saya tidak sengaja*...
Ucap Naura sambil berkaca-kaca seolah takut dimarahi oleh Leon
Namun Leon hanya memasang ekspresi datarnya sambil mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan seperti mencari seseorang...
"*Apakah Miranda sudah tidur??"..
"Anu...itu tuan nona muda sedang keluar bersama teman-temannya"..Jawab Naura sambil terbata*..
Seketika wajah Leon langsung memanas mendengar bahwa istrinya tidak ada di rumah padahal waktu menunjukan pukul 22.00 WIB..
"Pergi kemana dia dan kenapa kamu tidak mengikutinya hah,bukannya saya menggaji kamu untuk menjadi asisten pribadi nya yang itu berati kamu harus stay dimana pun dan kemana pun dia pergi!!* Bentak Leon pada Naura sambil menatapnya tajam..
__ADS_1
"Maafkan saya tuan,,karena sewaktu nona pergi saya hendak melaksanakan ibadah hingga saya tidak tau nona telah pergi dengan teman-temannya..saya salah tuan maafkan saya yang bodoh ini" Timpal Naura diiringi isak tangisnya yang sudah tidak bisa di pendam lagi ..
"Arghhh. . . yasudah lah saya ke atas dulu" Leon yang terlihat frustasi pun berlalu ke atas meninggalkan Naura dengan isak tangisnya..
Kasian tuan Leon...Maafkan saya tuan...bathin Naura
Malam semakin larut tapi Miranda belum juga kembali,Naura yang setia menunggu nona nya pun sampai ketiduran di sofa...
Tak..tak..tak
Terdengar suara langkah kaki menuruni tangga..
Ternyata Leon hendak ke dapur mengambil minum..
"siapa yang tidur di sofa...batin Leon melihat seseorang tengah terlelap di atas sofa
Leon mengeryit kan alisnya saat tau ternyata Naura lah yang ketiduran di sofa,ia pun berpikir mungkin Naura menunggu istrinya Miranda sampai-sampai ketiduran di sofa..
Leon memperhatikan Naura dari dekat,menatap wajah Naura yang penuh kedamaian..Ia pun senyum-senyum sendiri,namun raut wajah Leon berubah total saat mendengar Naura mengigau menyebut namanya..
Dasar Leonard nyebelin,wajah datar,kaku,galak walau ganteng sih untung udah punya istri coba belum,hoammm...
Entah apa yang ada di dalam mimpi Naura hingga ia mengigau seperti itu.Hingga buat Leon membelalakan matanya mendengar kalimat terakhir Naura yang memujinya,ia pun hanya geleng-geleng kepala...
__ADS_1
Leonard kembali ke dapur meninggalkan Naura dengan segala mimpinya sambil melihat ke arah jam dinding ternyata hampir jam 3 pagi namun Miranda belum juga pulang...
Di dalam kamar Leon pun mulai menghubungi istrinya yang tak kunjung pulang..
***Tuuuuut...tuuuuut...
Miranda📞**
halo..." Terdengar suara bariton seorang pria yang mengangkatnya Leon yang kaget pun mulai emosi..
Leonard📞
"Maaf anda siapa dan di mana Miranda istri saya?"Geramnya..
Miranda📞
"Em.. halo sayang,maaf tadi aku sedang di toilet jadi yang angkat temanku,,ada apa honey...apa kau merindukan istrimu ini?"Celoteh Miranda di sebrang telpon..
Leonard📞
*Kamu dimana,,hampir pagi kenapa belum pulang juga hah?! dan apa-apaan kenapa ada laki-laki bersamamu sedangkan Naura bilang kamu pergi dengan teman perempuan...?' bentak Leon...
Pertanyaan Leon membuat Miranda salah tingkah...
__ADS_1
See you next guys...maafkan saya yang masih belajar ini🤗
Mohon kritik dan saran yang membangun,no bullying happy reading all 🥰