
*Aku akan menjadi alasan kenapa kamu tersenyum, menemanimu ketika tak ada yang mau bersamamu, dan menghapus setiap tetesan air mata yang kau jatuhkan. Karena aku ada untuk menjadi bagian dari sejarah hidupmu*
Peristiwa terkuak nya kebusukan Miranda membuat Leon amat sangat terpukul dan lagi lagi ia berniat menghancurkan hidup nya dengan meminum minuman keras di klub malam...
Sedangkan segala urusan Miranda,ia percayakan pada Rian sekertaris nya,,ia tau betul bahwa Rian satu satu nya orang yang bisa di andalkan dalam situasi serumit itu...
Di dalam ruang VVIP klub sekitar tengah malam...
Leon telah menghabiskan beberapa botol minuman keras dengan di temani seorang wanita panggilan yang setia menuangkan minuman untuknya... Keadaan nya sudah benar benar berantakan.
Sementara salah satu pelayan yang mengenal Leon sebagai sahabat pemilik klub tersebut berinisiatif menghubungi bos nya untuk memberi tahukan keadaan sahabatnya yang benar benar kacau seperti dulu...
Tut...tut...
*Ridho📞
Ya hallo...?
**Dody📞**
Halo pak,saya Dody maaf mengganggu waktu bapak,,,
Ridho📞
Ya Dod kenapa ,ada masalah kah di klub?
Dody📞
Itu,anu saya hanya berniat memberi tahu pada bapak bahwa teman bapak yang waktu dulu sempat tak sadarkan diri di ruang VVIP kini tengah mabuk berat,sudah 2 jam lebih beliau di dalam dan sudah menghabiskan banyak botol pak..Maaf saya hanya takut kejadian tempo hari terulang kembali,maka dari itu saya pikir anda harus mengetahui nya...
Ridho📞
Leon? Ah baiklah terima kasih Dod,saya akan segera kesana...
Dody📞
Baik pak,terima kasih*...
Panggilan telpon pun terputus,sedangkan di sana Ridho tergesa gesa buru buru mengendarai mobil nya menuju klub...
__ADS_1
Tak butuh waktu lama,Ridho pun sampai di klub dan ia langsung menuju ruangan di mana Leon berada setelah tadi di beri tahu oleh karyawan nya...
Bruakkkkk .. Pintu di buka dengan sangat kencang oleh Ridho membuat wanita penghibur yang sedang menuangkan minuman untuk Leon terkejut,sedangkan Leon bersikap biasa saja seolah ia telah menebak bahwa sahabatnya akan datang menemui nya ..
Ridho memberikan isyarat pada wanita tersebut untuk meninggalkan mereka berdua sambil ia duduk di samping Leon...
Setelah di rasa cukup aman hanya ada mereka berdua,Ridho pun mulai kalap meluapkan seluruh emosi nya pada sahabat yang kini telah mabuk begitu parahnya...
Plak..plak... Ridho menampar kedua pipi Leon cukup keras,sedangkan yang punya pipi malah terkekeh geli..
"*Loe kenapa lagi bro,harus gitu ya ngerusak diri lo kaya kemarin lagi hah?!"
"ckck...santai Do,gue gak akan mati hanya karena minuman surgawi ini ko*!!"
Mendengar kata kata Leon membuat Ridho semakin geram,ia pun berbalik menatap Leon sambil mencengkram erat bahu sahabatnya itu...
"*Cerita!!! Apa ini soal pernikahan Naura dengan Jims?"
"Ya mereka akan menikah,haha mereka akan bahagia sementara gue hanya jadi seorang pecundang yang bahkan tidak sadar telah di bodohi oleh istri nya sendiri.."
"Di bodohi,maksud loe Miranda? Cerita gak loe,atau gue hubungi Naura biar dia lihat pria kesayangan nya ini dengan kondisi menyedihkan seperti saat ini!"
"ck...loe emang paling jago ngancem orang,dasar mafia...Gue udah ikhlasin Naura jadi jangan loe ganggu dia yang sedang sibuk mempersiapkan pernikahan nya...!"
"Gue yang terlalu bodoh,bego,tolol sampai sampai gue gak tau kalau anak yang di kandung Miranda bukan anak gue,puas lo!!!"
"what!!! mana bisa?"
"Miranda selingkuhin lo? sejak kapan?"
"Entahlah...yang jelas hari ini gue ngeliat dengan mata kepala gue sendiri,bahkan Rian pun mendengar semua kenyataan menyakitkan ini langsung dari mulut mereka para ******** itu...!"
"ckck...gak habis pikir gue sama Miranda,ya udah lo sabar aja,yang penting kan semua kebusukan nya udah ke bongkar,tanda Tuhan masih sayang sama lo..."
"Hem...sekarang hidup gue benar benar hancur bro,orang yang benar benar mencintai gue pergi dengan orang lain hanya karena dia pikir gue bahagia dengan istri dan anak yang bentar lagi lahir ke dunia ini,dan giliran sekarang gue mulai bisa mengikhlaskan cinta kami yang gak mungkin bersatu,malah ini yang gue dapat,gue benci semua kenyataan ini benci gue!!!"
"Udah lah sob,mungkin ini yang terbaik untuk kalian berdua... Tapi bukan berati loe harus ngerusak hidup lo lagi,jangan sampai loe membuat Naura berkorban demi loe lagi kaya kemarin,upssss*..." Ridho menutup mulut karena keceplosan bicara,sedangkan Leon menatap nya tajam seakan meminta penjelasan..
"*Jelaskan!!!"
__ADS_1
"Apa sih bro,gue ngasal doang kali maksudnya dulu kan Naura pernah nolong lo kan,ah iya tu maksud gue*..." Jelas Ridho gugup membuat Leon semakin tajam menatapnya...
"*Loe cerita ke gua atau klub ini gua rata kan dengan tanah malam ini juga hah!"
"Wait wait...sabar sob jangan galak galak napa,huhhhh iya deh gue terpaksa cerita padahal gue dah janji sama Naura"
"Gak usah bertele tele!!! CERITAKAN*!!!"
"*Jadi gini,loe ingat gak terakhir kali lo mabuk di klub ini,loe berakhir di rumah sakit gegara sebelah ginjal lo rusak parah dan Naura lah yang menjadi pendonor itu..."
"Apa???"
"Iya sob maafin gue ya,,sebenarnya gue yang cerita ke Naura soal loe dan gue juga yang bantu dia menyembunyikan identitasnya,mengingat kedua orang tua dan juga istri lo benci banget bahkan sangat keterlaluan menghina Naura saat itu dan gua gak nyangka setelah di perlakukan seburuk itu,dia masih saja mau berkorban demi lo bro,cinta nya dia emang benar benar tulus belum pernah gue nemuin cinta setulus itu*.."
Leon yang mendengar cerita itu pun langsung mengambil kunci mobil dan berlari keluar dari klub meninggalkan Ridho yang masih syok...
Setelah sadar dari keterkejutan nya,Ridho pun berniat mengejar Leon keluar,,ia tak ingin membiarkan sahabatnya menyetir dengan kondisi mabuk berat seperti itu,namun sialnya mobil Leon telah melaju meninggalkan klub...
"ah sial,lo kan lagi mabuk berat kampret malah bawa mobil lagi haduhhh,berpikir ayo berpikir Ridho,,,,,"
Lama Ridho berpikir akhirnya hanya ada satu nama yang ia ingat RIAN...
Ridho pun menghubungi Rian dan menceritakan secara singkat masalah Leon,lalu ia pun bergegas mengambil kunci mobil untuk menyusul Leon,begitu pun dengan Rian...
Sedangkan dalam perjalanan...
Leon mengendarai mobilnya dengan kecepatan full menuju arah Puncak di mana akan dilaksanakan nya acara pernikahan Naura dan Jimmy...
Namun karena kondisi Leon yang mabuk berat Leon hampir menabrak abang abang tukang nasi goreng yang hendak menyebrang jalan,untung nya ia masih bisa menghindari dengan banting stir dan.....
Bruakkkkkkkkkkkkkk....
.
.
.
.
__ADS_1
.
Next>>>>