Mencintamu Dengan Caraku

Mencintamu Dengan Caraku
Kejutan


__ADS_3

Singapore Changi Airport...


Perjalanan Jakarta Singapura memakan waktu kurang lebih dua jam dan kini Naura pun telah sampai di bandara Singapura. Ia duduk di kursi tunggu sambil menghubungi suami nya itu.


Tut...tut...tut...tut...tut...Lama ia mengubungi Jimmy namun tak kunjung di jawab.. Naura tidak menyerah begitu saja,ia kembali menghubungi suaminya lagi.


Tuuuut...tuuut.. "Assalamualaikum sayangnya mas?"Jawab Jimmy dengan suara sedikit serak


"Walaikumsalam mas,ko suara mas serak gitu apa mas sakit?"


"Gak ko sayang,mas hanya sedikit kecapean saja,oh ya kamu lagi apa sayang? sehat sehat kan dek?"


"Alhamdullillah adek sehat mas,ini lagi di bandara..."


"hah,ngapain kamu di bandara dek? mau kemana?"


"Rencana nya adek mau nyusulin suami adek yang udah satu bulan lebih gak pulang pulang mas,tapi adek gak tau dimana suami adek tinggal,jadi nya adek cuma nunggu di bandara deh berharap suami adek berbaik hati mau menjemput" Ucap Naura dengan nada dibuat buat


"What,di bandara? kamu seriusan dek,kamu di bandara mana hah? Jangan becanda deh,gak lucu tau dek?"


"Siapa juga yang becanda,ini kalau gak salah namanya Singapore Changi Airport deh!"


"Tunggu...tunggu..kamu beneran sudah ada di bandara Singapura dek? demi apa coba? "


"Ya udah kalau mas gak percaya adek balik lagi aja ke jakarta,huh!"


"Ya Allah bukan gitu dek,mas cuma kaget aja gak ada angin gak ada hujan tiba tiba istri mas yang cantik nekad nyusul sampai ke sini."


"Gak boleh kalau Nau kangen? apa jangan jangan mas sedang bersama wanita lain ya,makanya adek gak boleh nyusulin mas;"


"Hus ah jangan suka berburuk sangka,apalagi pada suami sendiri dosa loh dek. Ya udah kamu jangan kemana mana dulu,mas otw jemput kamu oke!!!"


"oke gak pake lama ya mas!!!"


"Siap nyonya..."


Setelah menghubungi suami nya Naura pun merasa lega,ia dengan santai menunggu suaminya menjemput meskipun dalam hati nya masih memikirkan bagaimana kabar Leon saat ia pergi...


.


.


.


Sementara di apartemen Jimmy...


Ia sangat terkejut akan kedatangan istri nya yang mendadak itu,seperti kepergok sedang berselingkuh saja. Aditya yang melihat sahabatnya sedang kebingungan pun memberanikan diri untuk bertanya.


"Woi bro,kenapa loe kaya orang bingung gitu?"


"Istri gue bro,,"


"Kenapa bini loe,sakit?"


"Bukan,tapi dia ada di sini di bandara!"

__ADS_1


"Lah terus kenapa kalau dia kesini?apa karena ada gue,takut ganggu kalian gitu? ya elah santai aja kali gue bisa pindah ke hotel bro tenang aja!"


"Bukan itu,tapi gimana kalau gue ketahuan di sini sedang terapi bukan sedang tugas hah?"


"Tenang aja sob,lagian terapi lo juga gak berbekas dan lagi fisik loe kelihatan baik baik saja kok. Gue jamin bini lo gak bakal curiga,yang penting loe umpetin dah tuh obat obatan beserta semua surat yang berkaitan dengan pengobatan loe!!"


"Benar juga ya,gue cuma harus bersikap seperti biasa nya agar dia gak curiga. ya udah gue ke Airport dulu,kasian bini gue udah nunggu lama"


"Terus nasib gue gimana,harus pindah gak?"


"Santai aja,mending lo bantu umpetin obat sama surat surat gue di kamar loe,,oke bye?"


"Asyiapppp..take care bro!!"


Jarak antara apartemen ke bandara tidak terlalu jauh,kurang lebih 30 menit ia telah sampai di tempat tujuan.


Dengan sedikit berlari ia memasuki area bandara melihat sekeliling mencari sosok yang sangat ia rindukan,pandangan nya tertuju pada seorang wanita yang tengah tertidur sambil duduk di kursi tunggu bandara.


Senyum merekah tersungging dari bibir Jimmy saat ia menghampiri Naura,ia pun duduk di samping berniat membangunkan istrinya itu,dieluslah pipi nya dengan sangat lembut.


Naura yang merasa pipi nya di sentuh oleh seseorang pun terkejut hendak mengeluarkan tanduknya,perlahan ia membuka mata deggg... ia lebih terkejut lagi saat mendapai suaminya lah ternyata yang sedari tadi mengelus elus pipi nya itu.


"Mas...aku kangen" Ucap Naura sedikit manja sambil mencium pipi suaminya itu,Jimmy yang baru pertama kali melihat kelakuan manja istri nya pun sedikit heran.


Tak biasanya dia bersikap manja pada ku,ada apa ya? ah mungkin saja karena ia benar benar merindukan ku...batin Jimmy


"Ayo kita pulang ke apartemen mas,nanti kangen kangenan nya kita lanjutkan di sana hehe..." ucap Jimmy seraya satu tangan nya menggandeng Naura satu nya lagi membawa koper besar istrinya itu.


Di dalam mobil tak henti henti nya Jimmy tersenyum,nampaknya ia sangat bahagia atas kedatangan istrinya itu. Sedangkan Naura hanya tersenyum sekena nya saja,masih ada rasa bersalah dalam hatinya saat mengingat kejadian malam itu.


"emang gak boleh ya mas?"


"Bukan gitu,cuma gimana sama kerjaan adek kalau lama lama di sini,kan gak enak sama Leon"


Saat nama Leon di sebutkan,seketika wajah Naura berubah menjadi pucat pasi.


"Loh dek,kenapa kamu terlihat sangat pucat?kamu sakit?"


"Gak ko mas,mungkin cuma kena jetlag aja"


"hem..kamu belum jawab pertanyaan mas yang tadi loh?"


"Oh itu,sebenarnya adek gak jadi kerja di tempat kak Leon bahkan selama ini adek hanya berdiam diri di rumah mas,maaf ya mas?"


"ko minta maaf sih dek,mas malah seneng kamu nurut dan gak kerja jadi bisa fokus ngurusin mas. terus koper ini?"


"Itu mas,anu,rencana nya adek pengen nemenin mas di sini sampai urusan mas selesai,gimana menurut mas?"


"Wah kamu serius dek? mas seneng banget kalau emang itu keputusan adek, mas jadi tambah semangat untuk sembuh,,," Jimmy keceplosan


"Sembuh? mas sakit?"


Jimmy yang menyadari salah bicara pun mendadak terlihat sangat gugup,keringat dingin pun keluar dari pelipis nya.


"Mas beneran sakit,ko sampai keringet dingin gitu?"

__ADS_1


"Gak ko dek,maksud mas jadi semangat kerja nya kalau di temani sama istri tercinta hehe dan kaya nya mas juga ketularan jetlag deh haha"


"Ah mas bisa aja...ko berhenti mas,apa kita sudah sampai?"


"Iya tuh lihat ke depan,mas sewa salah satu apartemen di sana,oh iya kamu gak masalah kan dek kalau kita tinggal bareng dengan sahabat mas yang pernah mas ceritain itu loh?"


"Dokter Aditya maksud mas?"


"heem,,selama di sini mas tinggal bareng dia dan sekarang ada kamu dek,ga apa apa kan kita tinggal bertiga?"


"gak apa ko mas,adek ikut kata mas aja"


"memang the best lah istriku ini hehe"


Mereka pun masuk ke dalam apartemen,terlihat Aditya tengah memasak sesuatu di dapur.


"Hei bro,lagi ngapain loe?"


"Eh kalian dah nyampe,hai Naura?"


"Hai juga dokter Adit"


"Duduk duduk,tunggu bentar lagi gue lagi masak spesial buat menyambut nyonya rumah hehe" goda Aditya


"Gak usah repot repot dok,,"


"tenang aja sayang,dia mah udah biasa tiap hari masakin mas jadi gak usah sungkan,anggap saja tukang masak gratisan ckck"


"Dasar kampret lo Jims..."


Mereka pun tertawa bersama sambil menunggu masakan Aditya matang...


.


.


.


Di Jakarta


Karena tak tega melihat putra nya terpuruk,orang tua Leon berniat menjodohkan Leon dengan anak teman nya. Mereka berharap Leon akan membuka hati dan melupakan Naura.


Leon yang sedang benar benar kacau pun tak kuasa menolak pilihan orang tua nya meskipun dengan sangat terpaksa. Dua keluarga besar mereka pun mengadakan konferensi pers untuk mengumumkan pertunangan Leon dengan Annisa wanita pilihan kedua orang tua nya.


Berita pertunangan Leon di tayangkan di seluruh stasiun televisi bahkan sampai ke luar negeri pun berita itu menjadi trending topik.


Tak terelakkan lagi,Naura yang sedang menonton tv sendirian di apartemen pun akhirnya melihat berita pertunangan Leon. Sedangkan Jimmy tengah berada di rumah sakit bersama Aditya.


Selamat kak,semoga kamu bahagia...batin Naura


.


.


.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2