Mencintamu Dengan Caraku

Mencintamu Dengan Caraku
Kekecewaan Jimmy


__ADS_3

Jimmy P.O.V


Dari semalam saat Ridho mengajak Naura bicara berdua aku sudah mulai curiga pasti ada sesuatu yang aku lewatkan,ditambah dengan cuti nya Naura dari resto yang sangat tiba-tiba.


Padahal aku memintanya cuti sekitar dua atau tiga hari menjelang pertunangan kami...


Kringggggg....Tiba-tiba ponselku berdering terlihat Ridho yang memanggil..


*Jimmy📞


Halo assalamualaikum do,,


Ridho📞


Walaikumsalam bro,gue ganggu loe gak?


Jimmy📞


Gak ko ada apa angin tumben loe ada nelpon gue,gak biasanya?


Ridho📞


ah elah gak boleh banget ya gue nelpon pak dokter satu ini ckck


Jimmy📞


Ck..canda gue juga kali jangan baper gitu ah tar ganteng lo ilang di gondol kucing tetangga baru nyaho haha


Ridho📞


haha dasar,ternyata selera humor lo masih sama ya...eh bentar deh loe ada waktu gak malam ini,ada hal penting yang harus gue bahas


Jimmy📞


Gak sibuk juga sih ini gue lagi on the way mau ke rumah sakit,,langsung nyamper aja ke ruangan gue kalau emang ada yang mau lo bahas bro...


Ridho📞


Oke deh kebetulan gue masih di rumah sakit juga nih,gue tunggu ya bro...take care...


Jimmy📞


thanks..see you...assalamualaikum...


Ridho📞


Walaikumsalam*...


Ridho ngajak gue ketemu mau bahas apa ya dia,kenapa perasaan gue makin gak karuan gini,ah sudah lah lebih baik gue fokus nyetir biar cepat nyampe dan nemuin Ridho...


.


.


.

__ADS_1


.


.


Author P.O.V


Tak berselang lama Jimmy sampai ke rumah sakit,ia langsunh menuju ke ruangan nya dan terlihat di sana sudah ada Ridho yang sedang menunggu di depan ruangan nya...


"*Hai do,udah lama nunggu di situ?kenapa gak masuk duluan saja...


"ya kali gue maen nyelonong aja,di kira ini rumah sakit milik nenek moyang gue apa ck..


"hehe ya udah yuk masuk...


Ceklek...pintu di buka oleh Jimmy,mereka pun masuk dan tak lupa Jimmy mempersilakan sahabatnya itu duduk di sofa dalam ruangan tersebut...


"Duduk do,,,


"Thanks Jims,,,gue gak bisa basa-basi jadi to the point saja ya


"oke,gua jadi makin penasaran apa yang mau loe bahas...


"Tapi sebelumnya gue mau minta maaf dulu dan semoga loe gak marah ke gue*...


Perasaan Jimmy pun makin tidak karuan,,,akhirnya Ridho menceritakan secara singkat dari awal dia tau soal perasaan Leon pada Naura begitu pun sebaliknya,sampai ia memberanikan diri ceritak pada Naura perihal donor ginjal untuk Leon yang belum juga ada yang cocok,akhirnya Naura sendiri yang memutuskan akan mendonorkan satu ginjalnya untuk Leon dengan syarat ia tak mau identitasnya sebagai pendonor itu di ketahui oleh siapa pun termasuk Leon...


Mendengar penjelasan Ridho,,raut wajah Jimmy dipenuhi rasa kecewa dan amarah..


"*Jims maafin gue yang gak izin dulu ke loe,,gue terima kalau lo mau marah atau mukul gue sekali pun gue akan terima,tapi tidak sekarang Jims,,kondisi Naura kurang baik setelah operasi tersebut,,makanya gue memberanikan diri bicara ke lo meskipun Naura melarang gue,karena gue pikir lo itu tunangan nya jadi sudah sepantasnya loe tau mengenai kondisi tunangan lo itu...


"Gue emang marah dan kecewa ke loe do,tapi gue juga makasih karena loe mau cerita...sekarang antar gue ke kamar rawat Naura..


Mereka pun berpelukan sebentar kemudian bersama-sama menuju tempat Naura di rawat..


.


.


.


Sedang di ruang rawat Naura...


Ia mulai tersadar dan membuka mata,hal yang pertama ia lihat adalah ruangan bercat putih dengan selang infus di tangan kanannya,ia terus mengedarkan pandangannya sampai berhenti pada sebuah sofa terlihat ada seseorang yang sangat ia kenal sedang duduk memainkan ponselnya...


"RIAN..? Kenapa kamu ada di sini...


Rian menghentikan aktivitas memainkan ponselnya saat mendengar suara Naura memanggil namanya,,ia pun menoleh dan tersenyum saat melihat Naura sudah siuman sambil menghampiri dan duduk di kursi sebelah tempat tidur Naura...


"Hai sahabat gue yang nakal akhirnya loe bangun juga,gimana kondisi lo udah enakan?


Naura tidak menghiraukan pertanyaan Rian,ia memilih diam dan berusaha mengingat kembali apa yang terjadi,seingat dia yang tau kondisinya saat ini hanya dia,Ridho dan juga dokter yang menangani Leon,,kalau Rian ada di sini jangan-jangan dia juga sudah tahu... Naura terlihat menggelengkan kepalanya,,sementara Rian mulai angkat bicara saat melihat sahabatnya kebingungan ..


"*Hei sudahlah jangan banyak berpikir dulu yang terpenting sekarangan adalah kondisi loe,


"Yan,,jangan bilang loe tau sesuatu..

__ADS_1


"yups gue sedikit kecewa karena tau hal besar kayak gini dari mulut orang lain,padahal lo itu sahabat gue Ra,,apa loe udah gak percaya lagi sama gue*...Rian pura-pura merajuk untuk menggoda Naura..


"*Eh sorry yan,,bukan maksud gue gak mau cerita ke loe,gue cuma gak mau Leon tau soal ini,loe pasti paham maksud kata-kata gue..


"Iya iya gue paham dan gue salut banget sama cinta loe untuk tuan,lagi-lagi loe berkorban demi menyelamatkan nyawa tuan,gue bangga sebagai sahabat lo..


"Haha udah ah gak usah drama gitu,lagian gue udah bertekad akan memulai hidup baru dengan belajar menerima kak Jims lagi seperti dulu*...


Saat Naura berkata seperti itu ternyata Jimmy dan juga Ridho sudah berada di ruangan itu dan mendengar semu pembicaraannya dengan Rian,,Jimmy kecewa sekaligus terharu akhirnya Naura berkata bahwa ia akan belajar mencintainya seperti dulu lagi...


"*Ehem Nau,,,,


"Kak JIMS???????


"kenapa kamu kaget gitu seperti orang tertangkap basah sedang selingkuh oleh pasangannya sendiri*...Jimmy memaksakan senyumnya dan Naura tau Jimmy tengah marah pada nya...


Naura yang melihat ekspresi Jimmy itu pun mulai kebingungan harus bagaimana ia menjelaskannya..


"*Kak Ridho,,


"Ups sorry Nau,biar gimana pun Jimmy tunangan loe dan gue rasa dia berhak tau semuanya,maafin gue Nau


Naura pun terlihat menghela nafas panjang dan beralih menatap ke arah Rian,,, yang di tatap pun seakan mengerti arti Naura menantap nya itu apa,hingga ia langsung menjelaskan tanpa di tanya sekali pun


"kalau gue bukan tau dari tuan Ridho Ra,tapi gak sengaja gue denger dokter sedang menjelaskan kondisi lo pada tuan Jimmy pasca operasi pencangkok kan itu*...


Naura mengangguk mengerti dan ia hendak berkata sesuatu namun keduluan Jimmy yang bicara...


"Oke,,bisakah kalian tinggalkan kami berdua dulu....


Jimmy menatap Ridho dan juga Rian,mereka yang mengerti tatapan Jimmy pun memberikan mereka privasi dan berlalu meninggalkan ruangan itu....


"Hah,,,Jimmy menghela nafas panjang


"Ada yang mau kamu jelaskan Naura Putri Maulida ?!


Dengan wajah pucat Naura pun menjelaskan secara detail semua tentang dia dengan Leon sampai ia bisa terbaring di rumah sakit saat ini.. Nampak kekecewaan di wajah Jimmy tapi kemudian ia memaksakan tersenyum pada Naura..


"*Kakak boleh tanya sesuatu gak, dan kakak harap kamu menjawab dengan sejujur-jujurnya...


"Silakan kak...


"Sekarang gimana perasaan kamu terhadap Leon?


"Nau memang belum bisa menghapus perasaan Nau untuk Leon sekarang ini,,tapi Nau janji akan segera melupakan nya dan mulai belajar mencintai kak Jims seperti dulu sebelum aku mengenal Leon,,apa kak Jims bersedia untuk sabar menunggu ku?


"Aku sungguh mencintai kamu Naura,jadi apa pun yang terjadi akan tetap sama dan jika kamu memang bertekad melupakan perasaan terlarang mu itu maka dengan sangat sabar aku akan membantu mu belajar mencintai aku dan akan ku pastikan hanya aku seorang yanga ada di hati kamu


"terima kasih kak,,


"tapi aku punya satu hukuman karena kamu udah berani membohongi kak Jims mu ini..


"apa kak?


"Seminggu setelah pertunangan kita,aku mau kita melangsungkan pernikahan!

__ADS_1


"APA*??????????


to be continue...


__ADS_2