
Fakta mengenai Miranda hamil pun sukses membuat Leon sangat bingung harus bahagia atau sedih.. Ia pun merasa kurang yakin anak dalam kandungan Miranda itu darah dagingnya sendiri atau orang lain mengingat pergaulan Miranda yang terlalu bebas . .
"Anak siapa itu Mir??
Pertanyaan Leon sontak mengejutkan semua orang,,
"*Pertanyaan macam apa itu mas,,jelas-jelas kamu suamiku otomatis anak ini pun milikmu milik kita mas,aku bersumpah..
"Leon!!! suami macam apa kamu ini,,istri hamil bukannya bersyukur malah di hujani pertanyaan-pertanyaan ngawur seperti itu..
"Tapi mah, Leon gak yakin anak dalam kandungan Miranda milik Leon sedangkan mama dan papa tau sendiri seperti apa pergaulannya bahkan sampai kami telah syah menikah pun dia tetap sama selalu keluar bersama teman pria nya...
"Jaga ucapan mu mas,,,aku memang sering keluar dengan teman pria ku hanya untuk sekedar ngumpul bareng gak lebih dan aku tak sehina yang kau pikirkan mas...
"Mah pah maaf Mir ke atas duluan,permisi* ... Ucap Miranda meninggalkan Leon dan kedua orang tua nya
"Dasar anak nakal,cepat susul dan minta maaf pada istrimu,,papah sangat kecewa padamu,apa pernah papa mama mengajarkanmu menjadi pria tidak bertanggung jawab hah?!
Albert berteriak memarahi anaknya,namun yang di marahi tetap diam membisu seolah tak peduli dengan kekacauan yang ia buat sendiri..
Naura yang mendengar keributan pun memberanikan diri memasuki rumah sebelum itu iya tak lupa menghapus air matanya...
"Assalamualaikum... Pak,buk,kak Leon ada apa ini kenapa terdengar suara ribut-ribut dari luar dan kemana mbak Miranda mas?
Naura memasang ekspresi kebingungan seolah tak mendengar apa yang baru saja terjadi,namun Leon yang sadar melihat mata sembab Naura pun berasumsi bahwa dari tadi Naura telah mendengarkan perdebatan mereka,bahkan berita kehamilan Miranda..
Gimana perasaanmu sayang mendengar fakta ini,,meskipun aku masih ragu tapi ini pasti sangat menyakitimu,maaf...suara hati Leon
Dengan masih diliputi rasa kesal pun orang tua Leon menceritakan semuanya pada Naura...
"*Alhamdullillah kalau mbak Miranda hamil,berati aku akan segera jadi seorang tante kan buk??
"Tapi kakakmu yang bodoh itu menyakiti hati istrinya yang tengah hamil dengan lelucon yang tidak bermutu*...
Naura pun perlahan mendekati Leon yang tengah menatapnya intens sambil memaksakan senyum di wajahnya..
"Kak...minta maaflah pada mbak Miranda,,perbaikilah hubungan kalian setidaknya demi calon anak kalian,yakinlah mbak Miranda tak seburuk yang kakak bayangkan,percayalah anak yang sedang ia kandung adalah darah dagingmu kak,calon penerus mu kelak..
'tapi Nau,,,sebelum Leon sempat bicara Naura terlebih dahulu memotong
"Cepatlah kak,sebelum terlambat,karena penyesalan selalu datang di akhir,sekarang kakak ke atas segera minta maaflah pada mbak Miranda,aku mohon kak...
Naura mengatupkan kedua tangannya seraya memohon pada Leon,,akhirnya ia pun tak mampu lagi berkata,ia mulai bangkit berjalan menuju ke atas...
"Naura sayang terima kasih nak,,berkat nasihat mu anak nakal itu akhirnya luluh juga...
"Nau hanya melakukan apa yang semestinya dilakukan buk,pak..
__ADS_1
"kalau gitu Nau ke atas duluan buk,pak kalian pun segera istirahatlah,untuk malam ini Nau minta dengan hormat ibu dan bapak berkenan menginap di rumah ini untuk mengantisipasi masalah kak Leon...
"Iya nak,bapak dan ibu akan menginap,istirahatlah kamu pun pasti lelah baru kembali...
Naura pun mengangguk..
"*Mari bu, pak Nau ke atas duluan assalamualaikum...
"Walaikumsalam*....
Saat hendak masuk ke dalam kamar,tak sengaja Naura mendengar keributan dari arah kamar Leon..ia pun mulai mendekati kamar itu untuk memastikan..
"*Aku minta maaf Mir kalau perkataanku di bawah menyinggung perasaanmu,tapi jujur memang aku tak yakin soal kehamilan mu..
"Tega kamu mas,menuduh aku seburuk itu,ternyata kamu memang tidak benar-benar mencintaiku..
"Mir maaf aku memang belum sepenuhnya mencintaimu,ada satu rahasia yang ingin aku ungkap pada mu,malam ini aku akan jujur mengenai semuanya yang ingin kamu ketahui..
"Apa mas,,,jangan bilang kamu punya perempuan lain hah
"Maaf...sebenarnya aku..............
**Tok .. tok*** ...
Sebelum Leon melanjutkan penjelasannya tiba-tiba terdengar suara pintu di ketuk kata-kata Leon pun tertahan..
"*Mbak Mir apa kabar??? Nau dengar mbak tengah hamil muda ya,wah selamat ya mbak seneng deh bentar lagi aku jadi tanteu..
Naura* berkata sambil memaksakan senyumnya...
"*Makasih Nau atas ucapannya,,dan terima kasih juga atas semua yang kamu korbankan demi suami mbak,kamu pun mengurusnya dengan sangat baik mbak berhutang banyak pada mu Nau...
"ah gak usah sungkan mbak,,sekarang kita ini keluarga,sudah sepantasnya aku melakukan itu*
Mereka pun berpelukan,sedang Leon sedari tadi hanya mendengarkan sambil menahan sesak di dada,,niatnya untuk menceritakan tentang hubungannya dengan Naura pun gagal akibat ulah Naura sendiri...
"*baiklah mbak,, Nau balik ke kamar ya kalian juga istirahatlah, tak baik ibu hamil tidur selarut ini... Assalamualaikum. ..
"Walaikumsalam*...
Naura pun meninggalkan kamar itu..
"*Oh ya mas,,lanjutkanlah aku masih menanti penjelasan dari mu
"Tidak untuk sekarang,,besok kita lanjutkan lagi pembahasan ini,lebih baik kamu tidur duluan aku akan ke ruang kerja ku dulu,,masih ada beberapa hal yang harus aku urus*
Leon pun berlalu tanpa mendengar jawaban Miranda...
__ADS_1
Dasar sialan,pasti Leon mau menemui gadis kampungan itu,,tapi biarlah untuk malam ini aku biarkan,toh aku yakin dengan karakter gadis bodoh itu ia tidak akan tega merebut Leon dari istrinya yang tengah hamil ini hahaha... Gumam Miranda dengan suara sangat pelan hingga hanya dia saja yang bisa mendengar
Sementara di dalam kamar Naura..
Ia menunduk sambil memegangi kedua lututnya dengan deraian air mata yang mengalir sangat deras... Tanpa ia sadari Leon sudah berada di kamar yang ia lupa belum mengunci pintu nya.. Dengan perlahan Leon bergerak menghampiri Naura,ia pun ikut duduk di samping Naura...
"Maaf... Satu kata dari Leon membuat Naura mendongakkan kepala nya
"*Kak,sejak kapan kakak di sini ...
"Sejak kamu mulai menangisi kenyataan ini* ..
"*Pergilah kak,keluar dari kamarku,aku gak mau mbak Miranda atau pun orang tua mu melihat kita dalam satu kamar,ku mohon kak
Leon* yang merasa iba melihat air mata Naura pun sontak langsung menarik tubuh mungil itu ke dalam pelukannya,,sambil tak kuasa menahan air matanya,mereka pun sama-sama menangis ...
"Lepasin aku kak,,lepassss
Naura berusaha melepaskan pelukan Leon tapi apa daya tenaga nya tak cukup kuat untuk melepaskan pelukan itu..
"Diamlah sayang,biarkan tetap seperti ini setidaknya untuk malam ini saja...
Sesaat terasa hening,,mereka pun mulai mengatur nafas,perlahan Leon melepas pelukannya itu,,ia meraih kedua pipi Naura supaya mereka saling bertatapan...
"*Nau,,,kenapa kamu menghalangi saat kakak hendak berkata jujur pada Miranda? Apa kamu mulai menyerah akan cinta kita?
"Dari awal cinta Naura memang salah kak,jadi tak sepantasnya kakak memperjuangkannya... Lebih baik kita akhiri sampai di sini saja kak,anggap saja kakak tak pernah tau perasaanku seperti awal kita bertemu saat aku masih menjadi asistenya mbak Mira...
"Tidak Nau,aku gak sanggup,sekarang perasaanku sangat dalam terhadapmu,aku janji akan menjelasakan semuanya pada Miranda malam ini juga supaya kita bisa hidup bersama...
"Kalau kakak melakukan itu,aku janji akan pergi jauh sekali dari hidup kakak dan aku jamin kakak gak akan pernah bertemu denganku lagi!!
"kamu sudah berani mengancam kakak,?
"ini demi kebaikan kita bersama kak,demi calon buah hatimu...
"sudah ku katakan itu bukan darah dagingku!! Kenapa kamu sama saja dengan orang tua ku mereka bahkan tidak mempercayaiku,
"tapi faktanya Miranda hamil dan kakak adalah suaminya,sudah jadi kewajiban kakak untuk bertanggung jawab dan menerima janin yang tidak bersalah itu.please kak,aku mohon...
"Baik,jika itu mau mu,kakak akan berusaha menerima kehamilannya,meskipun kakak yakin itu bukanlah janin milik kakak,tapi ada satu syarat!
"Apa itu kak,,
"Kamu harus tetap tinggal di sini,berada di sisi ku apa pun yang terjadi,jika kamu berpikir untuk pergi dariku,akan ku pastikan mereka tau tentang hubungan kita dan saat itu terjadi aku akan segera menikahi mu,dengan atau tanpa seijin mu*..!!
Deg...Naura terkejut dengan saran yang Leon ajukan,,bagaimana mungkin ia sanggup terus berada di sisi Leon setelah semua ini terjadi?? Tapi bukan Naura namanya jika tidak mampu berkorban untuk Leon...
__ADS_1
"Baiklah kak,aku berjanji akan selalu di sini selama kamu tidak membuka rahasia kita dan selama kamu memperlakukan mbak Miranda selayaknya seorang istri begitu pun dengan calon anakmu kelak...