Mencintamu Dengan Caraku

Mencintamu Dengan Caraku
Diary


__ADS_3

Leon dan Rian pun berpamitan pulang karena tau kalo ada sahabatnya Naura yang akan menjaganya...


"Ya ampun Ra,,loe baik-baik aja kan? ada yang patah gak,yang penyok sebelah mana... pertanyaan Aida bertubi-tubi sambil berlari menghampiri Naura


"Ckck.. Kalo nanya satu-satu bawel,pake acara penyok segala emang badan gue panci bisa penyok...Ucap Naura sambil tak kuasa manahan tawa


"gue kan khawatir sama loe Ra,, Aida mulai melow


"ahh drama banget loe mah,,gue nya aja santuy begini...dasar,,, Perkataan Naura terpotong dengan suara pintu yang terbuka dari luar,,masuklah Jimmy dengan membawa bungkusan plastik,entah apa isi nya hanya Jimmy dan Author lah yang tahu 😁


Naura menatap Jimmy yang semakin mendekat ke arahnya bahkan duduk di samping Naura sedangkan Aida tengah selonjoran di sofa empuk... ya! Naura di rawat di ruang VIP paling mahal di rumah sakit itu,ulah siapa lagi kalo bukan Leon...


"Nanau,gimana kondisimu... Jimmy membuka percakapan


"alhamdillillah udah baikan,,makasih dokter Jimmy udah repot-repot menyempatkan waktu di sela kesibukan anda... Jawab Naura formal


"*Kenapa kamu masih saja memanggilku dengan sangat formal,,apa gak bisa kita kaya dulu lagi Nau,segitu bencikah kamu terhadapku???


"Dulu anda kemana dokter Jimmy yang terhormat,saat saya di hina oleh kedua orang tua mu bahkan di depan mata mu???


Apa kau berusah membela ku?


Apa kau berusaha mengejarku?


Tidak kan,bahkan setelah kejadian itu hanya selang beberapa hari anda menggelar pesta pertunangan dengan anak konglomerat ternama di negara ini,nona Jessica,iya kan? Apa lagi yang mau anda jelaskan,tidak cukupkah luka yang anda goreskan di hatiku,,kau meninggalkan ku bahkan tanpa ada kata putus diantara kita*?!!


Naura mulai tersulut emosi,,bahkan Aida pun yang sedari tadi hanya menjadi pendengar kini mulai bangkit memberikan air putih pada sahabatnya itu,,ia tau betul kali ini sahabatnya benar-benar sedang marah...


"*sekali lagi aku minta maaf Nau,,dulu aku memang terlalu bodoh dan lemah sampai tak mampu mempertahankan mu,,tapi aku janji mulai hari ini,akan ku rebut hatimu lagi,hati yang aku yakini sampai detik ini pun masih menyimpan nama ku...


"Sudahlah dokter,saya butuh istirahat tolong tinggalkan ruangan ini...


Naura* mengusir Jimmy secara halus...


"Baiklah selamat istirahat aku masih sangat mencintaimu dan Aida ,saya titip Naura sama kamu...


Jimmy berlalu dengan penuh kekecewaan atas sikap Naura,tapi ia begitu memahami luka di hati Naura yang dulu ia goreskan...


Sementara di kediaman Leon


Entah mengapa Leon begitu gelisah bahkan mata nya pun enggan terpejam,,masih terniang dalam bayangannya saat sebuah mobil hampir menabrak dia tapi malah Naura lah yang tertabrak tepat di depan mata nya..


Begitu dalam kah perasaannya terhadapku,sampai-sampai ia tak peduli akan nyawanya sekali pun... Naura kau memang spesial... pikir Leon sambil tersenyum penuh arti

__ADS_1


Saat tengah membayangkan pengorbanan Naura terhadanya,tiba-tiba terbesit ide gila dalam benak Leon...


Ia melangkahkan kaki keluar dari kamar menuju ke arah tangga,turun dan berbelok ke paviliun belakang dimana kamar Naura berada,,namun langkahnya terhenti tak kala melihat Rian tengah duduk di bangku taman belakang dekat kamar Naura... ya mulai malam ini Rian tidur di rumah Leon untuk menemani tuannya itu...


Arghh... kenapa juga dia duduk di situ sih,,ayo berpikir-berpikir Leon... hah kenapa stak tidak ada ide sama sekali... terpaksa harus tunggu dia masuk ke kamarnya... batin Leon kesal


15 menit kemudian terlihat Rian mulai menaiki tangga berjalan menuju kamar yang disiapkan Leon persis di samping kamarnya...


Leon yang sedari tadi bersembunyi di balik pintu dapur pun akhirnya keluar dan memulai aksi nya...


Dengan langkah mengendap-endap ia mulai membuka pintu kamar Naura,,,


Ceklek...


Pintu terbuka Leon masuk dan mengamati kamar tersebut,tidak ada yang spesial kamar dengan sprei warna pink,rapi dan cukup wangi untuk ukuran kamar seorang asisten...


Ia mulai menelusuri meja kecil di samping tempat tidur Naura,,di sana terdapat foto Naura sedang tersenyum sangat manis,Leon pun ikut tersenyum memandangi foto tersebut... "cantik" satu kata yang terucap dari bibir Leon


Di belakang foto tersebut ternyata ada sebuah buku kecil semacam buku diary...


Karena penasaran,ia pun memberanikan diri untuk membaca nya...


Di situ tertulis segala macam beban Naura,rasa sedih,bahagia,tangis dan tawa Naura tertulis semua dalam buku itu..


Lembar demi lembar ia baca semalam suntuk sambil tiduran di kasurnya Naura dan pada saat lembar terakhir betapa terkejutnya ia mendapati Naura mencurahkan perasaannya pada Leon dalam buku tersebut...


***Dear diary...


Hanya padamu lah aku bisa mencurahkan isi hati ini,hati yang mulai menemukan cinta yang baru setelah cinta lama yang menorehkan luka cukup dalam..


Entah sejak kapan rasa ini mulai tumbuh,semakin hari semakin besar..


Mungkin karena stiap hari kami selalu bersama bahkan tinggal di satu atap yang sama,,ya Dia adalah tuanku sendiri tuan Leonardo Prasetyo..


Pria berwajah tampan,maskulin,berwibawa terkesan dingin saat di luar namun sangat hangat bila di dalam rumah...


Pria yang mampu membuat jantungku berdetak sangat kencang bila berada di dekatnya..


Pria yang mampu menenangkan jiwa ku hanya dengan melihat senyumannya...


Pria yang mampu membuatku meneteskan air mata kala melihat ia terluka..


Namun apa kau tau diary,,,

__ADS_1


Dia berada di dekatku bahkan sangat dekat namun sulit untuk ku raih...


Dia pria terpelajar dengan kekayaan yang berlimpah,sedangkan aku apa,aku siapa?


Hanya butiran debu yang kapan saja bisa tertiup angin,hilang tak berbekas...


Bahkan satu hal yang sangat membuatku patah hati,,dia adalah pria beristri..


yaa... dia telah menikah,meskipun ku perhatikan ia tak pernah bahagia dengan pernikahannya,bahkan aku pun tidak suka cara istri nya memperlakukan dia tak pernah memperdulikannya...


Akulah... Hanya aku... yang selalu berusaha memperhatikannya,merawatnya,memenuhi semua kebutuhannya meskipun dia tak pernah menyadari kehiran ku...


Beberapa hari ini ada yang berbeda ku lihat pada dirinya,,ia nampak bahagia,nampak romantis dengan istrinya,,mungkin karena istrinya mulai berubah,mulai memperhatikannya,mulai peduli terhadapnya dan mulai mengerti akan perannya...


Aku bahagia,amat sangat bahagia hanya dengan melihat senyuman nya meskipun ku sadari alasan senyuman itu bukanlah aku melainkan orang lain...


Aku sangat bahagia meskipun hatiku terluka melihatnya bermesraan di depan mata ku,,


Aku bahagia,akhirnya ia mendapatkan apa yang selama ini ia inginkan dari istrinya...


Aku akan selalu bahagia untuk kebahagiaan nya,,,,


Karena cintaku tanpa syarat..


Kebahagiannya adalah prioritas utamaku...


Senyumannya adalah motivasi ku...


Tak perlu memilikinya,hanya dengan terus berada di sisi nya setiap waktu untuk memastikan kebahagiaannya sudah sangat cukup bagiku...


Inilah caraku mencintaimu...


Dalam do'a ...


Dalam diam...


Ku pastikan kau selalu bahagia meski alasan kebahagiaan mu hanya satu...


Dia,,istrimu***


Leon pun tak kuasa menahan air matanya setelah membaca bagian terakhir dari buku diary Naura,,ternyata cinta Naura begitu dalam untuknya...


Kini Leon mulai bingung dengan perasaannya,,antara ia tersentuh atas bukti cinta tulus Naura dengan mengorbankan nyawa untuknya,,,namun ia pun sudah mulai mencintai istrinya..

__ADS_1


Apa yang harus aku lakukan Tuhan...


__ADS_2