
Karena Naura telah menerima lamaran itu,Leon pun mengajak anak dan juga calon istri nya untuk menemui kedua orang tua nya.
Terlihat kegelisahan dari raut wajah Naura,ia takut akan penolakan seperti dulu lagi.
"Sayang,kamu kenapa?"tanya Leon melihat kegelisahan calon istri nya itu
Rian yang sedang mengemudi pun ikut melihat Naura dari balik kaca depan.
"Ia Ra,,loe gugup ya?"timpal Rian menggoda sahabatnya yang sedang memangku Alena kecil yang terlelap
"Em gak apa apa ko,aku cuma takut kedua orang tua mu tak merestui kita kak..."balas Naura
"Naura,sayang .. kamu gak perlu se khawatir itu,sekarang kan ada putri kecil kita,aku yakin Alena kita mampu meluluhkan hati omah dan opah nya!"ucap Leon menguatkan Naura
"Hem..semoga"jawab Naura singkat
Mobil yang mereka tumpangi pun akhirnya tiba di kediaman orang tua Leon,mereka pun turun dari mobil dan Leon mengambil alih Alena dari gendongan Naura.
Memang sebelum Leon memberanikan diri mengutarakan niat baiknya pada Naura,ia telah lebih dulu memberi tahukan perihal Alena kepada kedua orang tuanya. Ia tak mau papa nya kembali terkena serangan jantung apabila tiba tiba ia pulang membawa seorang anak kecil yang ia akui sebagai anaknya itu.
Flashback on
Malam itu Leon pulang ke rumah orang tuanya,mengingat kondisi papa nya yang masih memerlukan pantauan dokter.
Ia memasuki kediaman orang tuanya,terlihat papa dan mama nya tengah menikmati makan malam berdua,ia pun ikut bergabung untuk makan bersama kedua orang tua nya.
"Sayang,kebetulan sekali kamu pulang pas kita mau makan,ayo gabung boy?"ucap papa Albert yang terlihat bahagia atas kedatangan putranya itu
__ADS_1
"Iya sayang,ayo duduk,mama masakin makanan favorit kamu loh"tambah mama Monica
Leon pun tersenyum hangat pada kedua orang tua nya sambil menarik kursi agar ia bisa duduk dan ikut makan bersama mereka.
Kedua orang tua Leon pun heran melihat anaknya tersenyum begitu hangat,pasalnya beberapa tahun ini setelah perceraian dengan Miranda bahkan setelah pernikahan Naura dengan Jimmy,putra nya itu terlihat sangat dingin,jarang sekali ia tersenyum bahkan tidak pernah tersenyum.
"Son,ada apakah gerangan kenapa begitu bahagia papa lihat?"tanya Albert yang keheranan
"memang sangat terlihat ya pah?"jawab Leon tak lepas dari senyumannya
"Iya sayang,ada apa cerita dong sama kita ya pah?"tambah mama Monica sambil memberikan piring yang telah ia isi dengan nasi dan makanan favorit anaknya itu
Leon pun terdiam sejenak,ia tengah memikirkan kata yang tepat agar tidak membuat kedua orang tuanya syok,bahkan papa nya yang baru keluar dari rumah sakit.
"Em begini pah,mah...kalau Leon kasih tau kalian janji tidak akan marah apalagi papa,Leon gak mau kabar yang Leon bawa akan membuat penyakit papa kumat lagi..."ucap Leon menatap bergantian kedua orang tua nya
"Katakanlah son,papa sudah sembuh jadi tenang saja,papa siap lahir batin!"jawab papa Albert memantapkan hatinya,ia telah bersiap dengan segala kemungkinan terburuk yang akan ia dengar dari putra nya itu
Leon pun menghela nafas panjang sebelum ia mulai mengutarakan isi hatinya itu.
"Pah,mah sebenarnya Leon punya anak dari Naura..."jelas Leon pelan namun masih dapat di dengar oleh mereka
Sontak kedua orang tua Leon pun tersedak berjamaah,membuat Leon dengan sigapnya memberikan minum pada mereka.
"Apa??? Leon kamu jangan bercanda? bukannya Naura itu istrinya Jimmy sekarang,gimana bisa tiba tiba kalian punya anak bersama?"tanya mama Monica sedikit meninggikan suaranya
Leon pun menceritakan semua nya tanpa terlewat sedikit pun.
__ADS_1
Kini gantian kedua orang tua Leon lah yang menghela nafas panjang setelah mendengar cerita dari Leon.
"apa kamu yakin dia anak kandung mu nak? maaf bukannya papa meragukan Naura,tapi tidak ada salahnya kita melakukan tes DNA agar kita benar benar yakin son!"ucap papa Albert
"Sudah pah mah,nih kalian lihat hasilnya 99% anak itu adalah anak kandung Leon..."jelas Leon sambil menyerahkan selembar kertas hasil tes DNA.
Memang selama ini Leon diam diam melakukan tes DNA di bantu oleh Rian,bukannya ia juga meragukan Naura tapi ia paham betul sifat kedua orang tua nya itu,mereka tidak akan menerima Alena begitu saja tanpa ada nya sebuah bukti nyata.
Ia pun sengaja merahasiakan tes DNA itu dari Naura,karena ia tak mau Naura tersinggung hingga membuatnya menjauh seperti dulu lagi.
"Pah,kita punya cucu?"teriak mama Monica begitu antusias nya
"Leon,bawa cucu papa kemari dan segeralah lamar Naura,papa tidak ingin cucu papa kekurangan kasih sayang dari orang tua nya jika kalian tidak segera menikah!"ucap papa Albert tegas
"Baik pah,Leon juga sudah punya rencana untuk segera melamar Naura."
Flashback off
Kedatangan mereka di sambut begitu hangat oleh kedua orang tua Leon,Alena kecil pun langsung akrab dengan omah dan opah nya membuat Naura menangis haru.
Akhirnya tanggal pernikahan pun di tetapkan seminggu setelah pertemuan mereka.
Canda tawa Alena kecil menghiasi rumah keluarga Prasetyo yang selama ini hanya di huni oleh orang tua Leon.
Naura tidak hentinya mengucap syukur melihat putri kecil nya tertawa bahagia bersama omah opah nya.
Terimakasih Tuhan...batin Naura
__ADS_1
Bersambung...