Mencintamu Dengan Caraku

Mencintamu Dengan Caraku
Operasi


__ADS_3

Dalam ruang ICU terlihat ada seorang gadis tengah menangis menggenggam erat tangan seseorang seakan tak ingin melepasnya sedikit pun...


"BODOH,,kenapa kakak menyakiti diri kakak sendiri,,sudah Nau katakan sejak awal rasa ini milik Nau dan selamanya akan tetap jadi milik Nau tanpa sama sekali mengharapkan balasan dari kakak,,kenapa kak JAWAB!!!


Naura terlalu emosional saat melihat orang yang paling ia cintai terbaring lemah di ruangan itu...


"Apa begitu senang kah kakak saat melihat ku mengkhawatirkan mu seperti ini,,kenapa tidak kau bunuh aku saja sekalian kak?! Apa kamu tau kak, melihatmu menyakiti dirimu sendiri seperti ini sama saja membunuh ku secara perlahan,,aku sungguh kecewa sama kakak...


Ucapnya sambil berlalu,,,mulut dan hati nya selalu tidak sejalan,saat mulutnya berkata benci tapi tidak dengan hatinya,,setelah keluar dari ruangan Leon,ia segera pamit pada Ridho yang memang sedari tadi menunggu di luar ruangan...


Ceklek...Suara pintu terbuka,melihat Naura sudah keluar dari ruangan itu,Ridho pun menghampiri nya...


"*Gimana Nau,,apa kamu sudah konsultasi dengan dokter yang menangani Leon?


"hem,,pagi ini aku akan mulai serangkaian tes dan jika semua nya bagus sore ini pun kak Leon bisa langsung melakukan pencangkok kan ginjal*...


Ridho pun hanya mengangguk pelan,,dalam hati ia merasa kagum atas cinta Naura yang begitu dalam hingga mampu mengorbankan segalanya demi cintanya itu...


(Flash back on)


Pagi-pagi sekali Naura mendatangi rumah sakit tempat dimana Leon di rawat,tak lupa ia pun mengajukan cuti beberapa hari untuk perawatannya pasca operasi nanti...


Ia pun menemui dokter yang menangani Leon untuk berkonsultasi dan saat mereka sudah sepakat perihal apa saja syarat untuk mendonorkan ginjalnya ia pun meninggalkan ruangan itu untuk sekedar menenangkan diri sesaat,sebelum serangkaian tes yang harus ia lakukan...


*Sementara di ruang ICU..


"Selamat pagi om,tanteu* ...Sapa Ridho juga Rian pada orang tua Leon saat mereka berbarengan masuk ke ruangan tersebut...


"*Pagi juga nak Ridho,eh ko kalian bisa bareng?!


"Saya bertemu tuan Ridho di parkiran rumah sakit jadi kami memutuskan untuk kesini berbarengan,,begitu tuan dan nyonya besar...


"Ya tan,om benar kata Rian,sebaiknya om dan tante pulang lah dahulu untuk beristirahat biar Ridho yang menggantikan kalian menjaga Leon disini,kalian pasti lelah telah semalaman menjaga Leon...


"Apa tidak apa nak Ridho,kami merepotkan mu?


"sama sekali tidak merepotkan om,kalian tak perlu sungkan pada Ridho ..


"Baiklah mah,lebih baik kita menuruti ucapan nak Ridho,karena papa juga harus ke kantor bersama Rian untuk menghandle pekerjaan Leon yang tertunda...


"Hem..tanteu titip Leon ya nak Ridho,,mungkin nanti siang Miranda juga akan kesini,biar agak sorean tante dan om kembali lagi kesini,,assalamualaikum...

__ADS_1


"Walaikumsalam..hati-hati di jalan*...


Usai mengantar merek ke luar ruangan itu,Ridho pun mulai mengirim pesan pada Naura memberi tahukan bahwa keadaan sedang kondusif untuk Naura bisa menjenguk Leon...


(flash back off)


Di ruangan lain Naura sedang melakukan serangkaian tes dan hasilnya cukup memuaskan hingga sore itu pun operasi bisa dilakukan,dan Naura pun di minta oleh dokter untuk banyak beristirahat supaya saat operasi dilangsungkan kondisi nya tidak drof...


Dokter masuk ke ruangan Leon,di sana ternyata sudah ada Miranda bersama Ridho yang sedang menjaga Leon...


"Selamat siang nona dan tuan,,saya permisi untuk memeriksa tuan Leon sebentar ya... Sambil memulai pemeriksaan


"*Silakan dok,,bagaimana apakah sudah ada pendonor yang berkenan mendonorkan satu ginjalnya untuk suami saya dok?


"Alhamdullillah sudah ada nona dan kalau kondisi suami anda tidak drof,maka sore ini pun operasi bisa segera kita lakukan...


"Benar kah dok,,siapa gerangan kah pendonor itu,bisakah saya bertemu terlebih dahulu untuk sekedar berterima kasih pada nya dok?


"Maaf nona untuk saat ini saya tidak bisa memberi tahukan nya,karena sang pendonor meminta syarat untuk identitasnya di sembunyikan sementara waktu anda tidak perlu khawatir kami dari pihak rumah sakit telah melakukan serangkaian tes pada nya dan alhamdullillah hasilnya bagus,ginjal beliau sangat sehat untuk di donor kan pada suami anda...


"Sudahlah Mir,kita tidak perlu bertemu dengannya yang terpenting sekarang adalah Leon sudah mendapatkan donor ginjal yang cocok dan sehat untuknya,,lebih baik segera hubungi om dan tanteu,bagai mana pun mereka berhak tau kabar baik ini*...Ucap Ridho pada Miranda yang terus saja penasaran akan identitas si pendonor...


"Baiklah aku segera menghubungi mereka...


Suster mendorong Leon memasukkan nya ke ruang operasi dimana telah ada Naura di dalam nya sedang tertidur karena pengaruh obat bius...


Tik..tok..tik..tok...


Dua jam berlalu dan belum ada satu pun perawat bahkan dokter yang keluar dari ruangan itu,membuat semua yang menunggu semakin cemas...


"Mah,pah,kenapa belum ada satu pun yang keluar dari ruangan itu padahal hampir 2 jam operasi dilangsungkan...Cemas Miranda


"Sabarlah nak,,doakan yang terbaik untuk Leon kita... Monica memeluk Miranda untuk menenangkan nya


ceklek...Pintu terbuka keluarlah dokter dengan senyum ceria nya ..


"Alhamdullillah operasi nya berjalan dengan lancar,pasien kini sudah melewati masa kritis nya dan sebentar lagi akan di pindahkan ke ruang perawatan...Jelas dokter membuat mereka semua berucap syukur


"*Alhamdullillah...apakah kami bisa menemui sang pendonor untuk sekedar mengucapkan terima kasih karena sudah menyelamatkan nyawa anak kami dok...


"Maaf Nyonya,kami harus menjaga privasi setiap pasien kami apabila mereka tak ingin identitas nya di buka dan itulah syarat dari seseorang yang telah mendonorkan ginjalnya untuk putra kalian..

__ADS_1


"Sayang sekali ya dok,padahal kami sangat ingin menemuinya untuk mengucapkan terima kasih secara langsung,tapi apa boleh buat jika itu keputusannya,,kami semua titip ucapan terima kasih tolong dokter sampaikan jika bertemu dengan nya...


"Baiklah akan saya sampaikan,,nyonya tuan dan juga nona muda saya pamit undur diri,jika kalian ingin menemui tuan Leon nanti saat beliau telah di pindahkan ke ruang perawatan,saya permisi dulu*...


Jelas dokter sambil berlalu meninggalkan mereka dengan mengedipkan sebelah mata nya memberi kode pada Ridho agar menemui nya di ruangan dokter...


Ridho yang mengerti pun akhirnya berpamitan pada orang tua Leon,Miranda juga Rian beralasan ia hendak pergi ke toilet...


"Om,tante dan semuanya Ridho pamit ke toilet dulu nanti baru menyusul ke ruang perawatan Leon...


Mereka pun hanya mengangguk kecuali Rian,ia mulai mencium suatu kejanggalan...


.


.


.


.


~Di ruangan dokter Risa~


Tok..tok...tok..Masuk...


"permisi dok ada yang bisa saya bantu,,


"Ah tuan Ridho,mari silakan duduk ada hal serius yang harus saya bahas dengan anda!


"Apakah ada hubungannya dengan operasi Leon dok,,bukan nya dokter tadi menjelaskan operasi berjalan lancar dan Leon sudah melewati masa kritis nya kan dok...


"iya memang benar,tuan Leon sudah melewati masa kritis nya tinggal hanya proses penyembuhan secara total saja,,tapi...


"tapi apa dok,jangan bilang ada masalah dengan Naura? kenapa dia dok,,jelaskan pada saya!!


"maafkan saya tuan,,saat operasi selesai dilakukan tiba-tiba nona Naura mengalami pendarahan yang lumayan serius yang mengakibatkan kondisi nya cukup kritis tapi anda tenang saja karena kami telah menangani nya mungkin butuh beberapa jam untuk ia tersadar,,


"Baiklah dok,,usaha kan perawatan terbaik untuk Naura asalkan dia bisa segera sadar dan masalah biaya dokter tidak usah khawatir itu tanggung jawab saya...dokter pun menganggukan kepala nya dan Ridho segera keluar dari ruangan tersebut...


Gue harus segera kasih tau Jimmy,bagaimana pun ia calon tunangan Naura dan berhak tau kondisi Naura sekarang...batin Ridho sambil berlalu...


Tanpa ia sadari dari tadi ada sepasang mata dan telinga yang mendengar percakapan mereka dengan kondisi sangat terkejut sampai-sampai ia hanya diam terpaku...

__ADS_1


"sebesar itukah perasaanmu padanya Nau,,lagi dan lagi kamu rela berkorban untuknya...Batin seseorang yang mendengar percakapan Ridho dan dokter tadi...


Bersambung....


__ADS_2