
Sinar mentari menyinari pagi dua sejoli yang tengah di mabuk cinta masih setia berpelukan dalam satu selimut setelah pergulatan hebat entah berapa kali mereka melakukan nya dalam satu malam itu,hingga membuat mereka begitu kelelahan...
"eummmm..." Naura menggeliat membuka matanya,alangkah terkejutnya saat ia melihat ada tangan kekar tengah memeluknya begitu erat dengan kondisi mereka tanpa busana...
Dalam diam Naura coba mengingat ingat kejadian semalam membuatnya merona malu.Setelah mengingat semuanya,Naura pun mencoba bangun dari tempat tidur dengan perlahan,ia tak ingin membangunkan suami nya yang masih terlelap karena kelelahan memimpin permainan mereka...
"Awww..."Pekik Naura saat ia hendak turun dari tempat tidur,terasa sangat perih di area sensitif nya itu hingga membangunkan Jimmy yang masih terlelap...
"Dek,kamu ga apa apa?"
"sakit mas..." Jawab Naura menunjuk ke arah kewanitaan nya sambil menunduk malu,membuat Jimmy tersenyum geli...
"Maafin mas dek,ayo mas bantu ke kamar mandi sekalian kita mandi bareng ya???"
Naura pun membulatkan mata mendengar suami nya itu ingin mandi bersama dengan nya,ia tau betul suami nya itu tidak akan langsung mandi pasti mereka akan mengulang hal yang sama...
"Janji ya cuma mandi aja,gak macem macem!"
"iya istri ku sayang,tapi nanti malam lagi ya?" Goda Jimmy sambil mengerlingkan mata nya..
"Hem ya ya ya... cepetan mas,ini udah siang banget malu sama keluarga yang lain pasti kita jadi bahan ledekan lagi huft" ucap Naura sambil cemberut membuat Jimmy semakin gemas dan berinisiatif mencuri ciuman bibir Naura...
Cuppp..."morning kiss sayang"
"Massss...jadi bantu ke kamar mandi gak sih?!"
"iya iya istri mas yang bawel tapi gemesin..."
Jimmy menggendong Naura menuju kamar mandi,mereka pun mandi bersama dan ternyata Jimmy benar benar menepati janji nya tidak meminta hal lebih saat mereka mandi bersama,,meski pun tidak dapat di pungkiri junior nya itu selalu bangun saat berduaan dengan istri kesayangan nya itu...
Usai mandi mereka berdua turun menuju ruang makan,namun villa terlihat sangat sunyi seolah tidak ada orang selain mereka berdua...
"Loh ko sepi ya mas,pada kemana orang orang?"
"Entah lah dek,mungkin mereka sedang pergi..sudah lah lebih baik kita sarapan tuh seperti nya udah ada makanan tersedia..."
Mereka pun duduk di meja makan,namun terlihat ada sebuah note di atas meja makan...
Kalian nikmati lah bulan madu singkat ini,kami balik duluan ke jakarta. Jangan lupa buatkan papa dan mama cucu yang banyak... Oh ya rumah kalian sudah siap huni,jika kalian merasa sudah puas kembali lah,mama sudah siapkan beberapa pelayan di rumah baru kalian...salam sayang dari mama dan papa buat pengantin baru yang lagi anget anget nya ππ₯°
Begitulah kira kira isi pesan yang di tinggalkan mama Jimmy di atas meja makan membuat mereka yang membaca saling pandang kemudian tawa mereka pecah...
__ADS_1
"Hahahahaaa mama ada ada saja ya dek,terus gimana kita balik kapan? Apa bulan madu nya sekalian di sini aja? " Goda Jimmy
"Hahaaa iya mama lucu banget deh,,,em gimana kalau kita balik aja mas? bukan nya kerjaan mas juga masih banyak dan lagi aku juga ada perlu dengan Rian mas..."
"Oh ya sudah setelah makan kita berkemas,mas juga sebenar nya ada janji dengan dokter Aditya membahas beberapa masalah pasien"
"Tapi mas gak apa kan kalau adek bertemu dengan Rian?"
"Gak masalah sayangku,,dia kan sahabat adek berati sahabat mas juga...mas percaya sama adek kok."
"Makasih mas,,,ternyata adek gak salah pilih suami...cuppp"
Naura mencium pipi Jimmy membuatnya merasa sangat bahagia,namun di sisi lain masih ada satu hal yang sangat Jimmy khawatirkan...
Mulai hari ini aku harus benar benar belajar melupakan masa lalu dan membuka lembaran baru bersama suami yang benar benar mencintai ku... kak Leon semoga kamu juga bahagia...batin Naura
Setelah selesai makan,mereka pun berkemas dan siap pulang ke Jakarta untuk menempati rumah baru mereka yang terbilang lumayan dekat dengan rumah sakit tempat Jimmy praktek,ia sengaja membangun rumah di daerah itu agar ia tak berjauhan dengan istri tercinta nya... Maklum pengantin baru mau nya berdekatan terus....
Dalam perjalanan Jimmy tak henti nya bersenandung ria sambil menggenggam erat tangan istri nya itu,ia tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya karena telah memiliki wanita yang sangat ia cintai seutuhnya...
"Mas,,apa kamu bahagia?" Naura memulai percakapan...
"tentu sayang,mas sangat bahagia telah memiliki adek seutuh nya,terima kasih telah menjaga kesucian adek hanya untuk mas suami syah kamu dek...cuppp"
Keadaan macet pun tak membuat mereka jenuh,karena selama dalam perjalanan mereka selalu bersenda gurau,saling menggoda bahkan tak jarang mereka memanfaat kan kemacetan dengan bermesraan... (Indah nya dunia pengantin baru)π€
Sekitar 3 jam mereka telah sampai di sebuah komplek perumahan yang cukup elit dan jarak nya memang lumayan dekat dengan rumah sakit tempat Jimmy bekerja..
Mereka berhenti di depan rumah dua lantai yang cukup mewah tapi minimalis bernuansa putih membuat Naura sangat takjub,pasalnya Naura sangat menyukai kebersihan terutama warna putih. Itulah alasan Jimmy membuat rumah minimalis ini dengan hampir keseluruhan cat nya berwarna putih...
"Ayo turun sayang... " Ajak Jimmy setelah pagar di buka oleh satpam dan mobil pun masuk ke pekarangan rumah yang lumayan luas dengan taman kecil di dalam nya terlihat sejuk dan nyaman ..
"Ini rumah siapa mas?"
"Rumah kita sayang,sekarang kita hanya akan tinggal berdua di sini eh ralat bersama dua pelayan,satu supir dan satu satpam.Gimana kamu suka?"
"Suka banget mas,,makasih..."Karena kelewat seneng Naura pun memeluk Jimmy
Mereka masuk ke dalam rumah di sambut dua pelayan,supir dan juga satpam yang tadi membuka kan gerbang mereka telah berbaris menyambut pemilik rumah sekaligus jadi majikan mereka...
"Selamat datang tuan dan nona,perkenalkan saya Asih dan ini Ane kami yang bertugas mengurus rumah dan segala keperluan kalian. Sedangkan mereka adalah pak Ali dan pak Teguh,mereka supir dan satpam di rumah ini..."
__ADS_1
"Terima kasih atas sambutan nya semoga kalian betah kerja dengan saya dan istri..."ucap Jimmy
"Dan jangan terlalu formal terhadap saya bi Asih dan mba Ane,juga kalian pak Ali dan pak Teguh,saya harap kita bisa saling membantu..."
"Jangan sungkan nona,silakan jika tuan dan nona ingin beristirahat kamar sudah kami bersihkan,nanti akan saya panggil lagi jika makan malam telah siap". ucap bi Asih memberi tahukan pada bos baru nya itu...
"Terimakasih..."
Mereka pun beranjak menuju lantai atas kamar utama,,sebuah ruangan yang terbilang sangat luas terdapat kasur ukuran king size dengan kamar mandi yang luas nya lebih besar dari kamar kontarakan Naura dulu dan di sebelah nya terdapat ruang ganti yang berisi kan lemari besar dengan baju baju yang sudah tertata rapi membuat Naura tiada henti nya merasa kagum...
"Ini semua mas yang nyiapin?" Tanya Naura saat melihat di dalam lemari telah tersusun rapi baju,tas bahkan sepatu lengkap dengan berbagai aksesoris sesuai selera dan ukuran Naura...
"iya sayang,,spesial untuk istri tersayang mas nya"
"Makasih sayang..."ucap Naura sambil menangis haru
"Makasih doang nih,gak ada hadiah apa gitu?" goda Jimmy
"Cuppp,,tuh hadiah nya"
"Masa cuma sebelah kiri doang,yang kanan nanti iri loh dek?"
"Cup...udah ya mas ku,,jangan nambah lagi adek mau mandi gerah" Ucap Naura berlalu meninggalkan suami nya setelah mencium kedua pipinya itu,namun bukan Jimmy namanya kalau ia puas hanya dengan ciuman di pipi saja... Dengan berlari ia pun ikut masuk ke dalam kamar mandi..
"Mas...ngapain?" teriak Naura begitu melihat suami nya tengah membuka seluruh pakaian nya dan langsung ikut berendam di bathubh...
"Mau mandi dong sayang,hehe"
Naura pun merutuki diri nya sendiri karena tadi ia lupa tidak langsung mengunci pintu kamar mandi dan terjadilah pergulatan antara suami istri itu di dalam kamar mandi,entah sampai berapa ronde... (hihi author geli ngebayangin nya)
.
.
.
.
.
***Bersambung dulu ya guys next di bab selanjutnya ππ€π
__ADS_1
Masih menunggu like,komen and vote nya dari kalian semua...
Salam sayang dari authorπ₯°ππ***