
Naura kini merasa lega setelah tau bahwa Leon mulai bisa menerima kenyataan,,ia pun hanya fokus pada persiapan pernikahannya...
Dua hari menjelang pernikahan,untuk menghindari kemacetan pagi pagi sekali Naura beserta keluarga Jimmy mulai bersiap untuk berangkat ke villa keluarga Jimmy yang terletak di daerah puncak...
"Gimana sayang kamu udah siap? semuanya udah nunggu kita di bawah." ucap Jimmy
"Ah ya mas ayo..." timpal Naura sambil berinisiatif menggandeng tangan Jimmy membuat yang punya tangan terkejut sambil tersenyum bahagia..
Alhamdullillah awal yang baik...batin Jimmy
Semua keluarga Jimmy beserta Naura telah berada di mobil masing masing,,Naura satu mobil bersama Jimmy dan kedua orang tua nya,sementara keluarga yang lain berbeda mobil,ada sekitaran 5 mobil keluarga Jimmy...
Tidak butuh waktu lama karena jarak dari rumah Jimmy ke puncak terbilang dekat karena memang mereka juga memilih waktu sepagi mungkin agar tak terjebak kemacetan...
"Alhamdullillah sampai juga,,mari sayang kita turun duluan biar para lelaki ini yang mengurus barang bawaan kita..." ajak mama Jimmy serasa menggandeng calon mantu nya itu,sedangkan Jims dan papa nya hanya bisa melongo melihat kelakuan mereka berdua...
"Tuh pah lihat kan,kompak banget mereka menindas kita ckck.." Jims dan papa nya pun tertawa...
Sementara Naura dan mama Jims sudah berada di dalam,untuk beristirahat di kamar masing masing karena besok adalah hari yang sangat sibuk dimana pihak wedding organizer akan mulai menyulap villa itu menjadi istana megah nan mewah...
"Loh loh loh udah pada ngilang aja para cewek,kemana mereka Jims?" tanya papa Jims begitu mereka sampai di dalam tapi tak melihat istri dan menantu nya itu...
"*Mungkin mereka langsung istirahat di kamar pah,yaudah Jims ke kamar Naura dulu mau nganterin kopernya..."
"Eits,tapi langsung balik kamar kamu loh ya jangan macem macem,inget belum muhrim*!" tegas papa pada Jims
"Siap komandan...!!!" sambil memberi hormat ala militer
tok...tok..."sayang mas masuk ya?"
Begitu Jims masuk ternyata kamar Naura kosong dan terdengar suara gemercik air yang menandakan bahwa Naura tengah berada di kamar mandi...
__ADS_1
Jimmy pun merebahkan badan nya di atas kasur sambil menunggu Naura selesai bersih bersih...
Ceklek...pintu kamar mandi di buka dan nampak lah Naura dengan hanya menggunakan handuk dan rambut yang basah terurai ...
Jims yang melihat pemandangan indah tersebut pun hanya bisa meneguk saliva nya sambil melongo,,,sedangkan Naura yang belum menyadari kehadiran Jims pun dengan santai nya berjalan ke arah lemari yang memang telah tersedia beberapa baju tidur yang telah Jims siapkan untuk Naura sebelum mereka kesana...
Saat Naura hendak membuka handuknya,Jims pun semakin tegang dan ia mulai tersadar sambil berdehem...
"ehem..."
Naura yang mendengar suara seseorang pun terkejut kembali merapikan handuk yang hampir ia lepas,sambil mencari asa suara tersebut...ia pun berbalik dan melihat siapa yang tengah berada di kamar nya itu sambil teriak...
"*Arghhhhhhhh...ngapain mas di kamar aku!"
"Maaf...habis nya pintu gak kamu kunci jadi mas nyelonong masuk aja deh ga tau nya kamu lagi mandi,jadi mas nunggu di sini ga tau kalau kamu mau*,,,,,,"ucapana Jims menggantung tak ia lanjutkan karena mendapat tatapan tajam dari Naura...
"Keluar mas,cepetan!!!" bentak Naura,membuat Jims ketakutan dan beranjak pergi meninggalkan kamar Naura sambil cekikikan...
Sementara di kediaman Leon...
Hari ini entah kenapa Leon enggan untuk berangkat ke kantor,ia pun meminta Rian untuk mengirimkan beberapa berkas ke rumah nya karena ia akan bekerja di rumah hari ini...
Miranda dan Leon selesai menikmati sarapan,ia pun segera beranjak menuju ruang kerja nya...
"Sayang,mas ke ruang kerja dulu ya masih banyak yang harus mas kerjakan.kamu istirahatlah..." ucap Leon sambil mengecup kilat kening istrinya,,Miranda pun hanya menganggukan kepala sambil membereskan meja makan...
Sepeninggal Leon,Miranda pun ke atas menuju kamar nya hendak mandi karena semenjak kehamilan nya semakin besar ia sering merasa gerah itulah yang membuatnya dalam sehari bisa 5 atau 6 kali mandi...
"duh badan lengket banget padahal baru tadi habis mandi,terpaksa mandi lagi deh hufft..."gerutu Naura sambil masuk ke kamar mandi
Sementara Leon yang tengah duduk di ruang kerja nya merasa sangat gelisah,ia pun berniat menghubungi orang kepercayaan nya untuk mengetahui kabar dari Naura... Namun ia tersadar bahwa hp nya ketinggalan di kamar.. mau tak mau ia pun beranjak ke luar menuju kamar untuk mengambil hp nya...
__ADS_1
Ceklek...ia membuka pintu kamar,tapi Miranda tidak terlihat hanya suara gemercik air...
"*oh mungkin dia lagi mandi..." pikir Leon sambil mengambil hp nya yang terletak di nakas samping tempat tidur nya...
**Kring...kring***...suara hp Miranda,Leon pun hanya melirik sebentar tanpa berniat untuk mengangkatnya... Ia pun melangkah hendak keluar kamar,tapi langkah nya terhenti karena mendengar bunyi hp Miranda lagi...
Kring...kring... Leon yang penasaran pun berniat melihat siapa yang menghubungi istri nya itu,namun sebelum Leon melihat Hp Miranda telah mati menandakan panggilan terputus tapi ada sebuah pesan masuk dari nomor yang sama... Karena penasaran,Leon pun membaca pesan tersebut tanpa membuka aplikasi pesan itu,ia hanya melihat dari atas beranda...
08xxxxxxxxxx
Sayang...aku tunggu siang ini di apartemen,aku merindukan anak kita!!!
Begitulah kira kira isi pesan singkat pada ponsel Miranda,membuat Leon terkejut,emosi bahkan amat sangat marah,tapi ia berpikir untuk menyelidikinya secara langsung..ia tak mau asal menuduh atau curiga tanpa bukti..
Leon bergegas meninggalkan kamar,ia tak mau Miranda curiga bahwa ia telah membaca pesan nya itu...
Ceklek...pintu kamar mandi di buka Miranda,ia pun keluar dengan hanya memakai handuk...
"Perasaan tadi kayak ada orang di kamar,apa mas Leon ya ?" pikir Miranda "ah sudah lah mungkin cuma perasaan ku saja..."
Miranda pun berjalan ke ruang ganti untuk mengenakan pakaian,setelah itu ia hendak rebahan di kasur sambil melihat hp nya yang ternyata banyak panggilan tak terjawab dan juga ada beberapa pesan dari Dimas.
Duh gimana nih,aku temui dia gak ya? tapi ada mas Leon di rumah,aku harus izin kemana coba? tapi kalau aku gak nemuin dia,nanti dia nekad datang ke rumah ini lagi,kan bisa repot!! Ah ya aku izin aja mau ke salon pasti mas Leon gak bakal curiga...gumam Miranda
.
.
.
.
__ADS_1
Next...