Mencintamu Dengan Caraku

Mencintamu Dengan Caraku
Pilihan Terbaik


__ADS_3

Bandung...


Saat ia benar benar kalut hanya satu nama yang ia pikirkan untuk ia mintai bantuan,siapa lagi kalau bukan Rian sahabatnya itu,mengingat Aida sahabat terdekatnya sedang berada jauh dari nya.


Ya,Naura menceritakan secara singkat masalahnya itu pada Rian tanpa memberi tahukan bahwa ia tengah mengandung anak Leon. Meskipun awal nya Rian kecewa pada Naura,apalah daya ia tetap tidak akan tega membiarkan sahabatnya itu terlantar tanpa tujuan.


Rian pun menyarankan Naura untuk pergi ke kampung halaman nya yaitu kota Bandung,dimana di sana ada ibu kandung Rian bernama ibu Wati yang tinggal hanya dengan satu adik perempuan Rian bernama Risa.


Sesampainya di bandara,Naura di jemput oleh wanita paruh baya yaitu ibu nya Rian ditemani dengan seorang gadis yang masih muda kira kira seperti anak SMA lah dia adalah Risa adik dari Rian.


Kini Naura tinggal di rumah sedehana milik keluarga Rian,yang hanya memiliki 2 kamar tidur. Naura melilih tidur bersama dengan Risa karena sebagai tamu di rumah itu ia tidak enak kalau harus tidur sendiri sementara pemilik rumah harus tidur berdesakan.


Pagi itu seperti biasa Naura tidak tidur setelah melaksanakan shalat subuh,meskipun ia belum benar benar istirahat saat perjalanan dari Singapura ke Bandung.


Ia memilih pergi ke dapur untuk membantu bu Wati membuat sarapan dan juga membantu mengerjakan pekerjaan rumah,ia cukup tau diri karena di sini ia hanya menumpang.


"Assalamualaikum bu Wati lagi bikin sarapan ya,Nau boleh bantuin gak?"


"Eh kamu teh gak istirahat aja neng,pasti kan cape baru nyampe,ini mah gampang udah biasa ibu kerjakan sendiri"


"Ga apa ko bu,Nau gak ngantuk,sini biar Nau yang masak,ibu lebih baik istirahat saja,selama Nau di sini biarkan Nau aja yang masak ya bu..."


"Duh apa gak merepotkan neng,ibu jadi gak enak loh"


"Gak usah sungkan bu,Rian itu sahabat Naura jadi orang tua Rian pun sudah Naura anggap seperti orang tua sendiri,boleh kan bu?"


"Ya boleh atuh neng,ibu juga senang kalau nambah satu anak perempuan lagi biar tambah rame rumah ini"


Mereka terlihat sangat cocok dan cepat sekali akrab,memang dulu Naura dan Aida pernah satu kali diajak ke rumah Rian tapi sudah lama sekali dan seperti nya ibu Wati masing mengingatnya.


Naura melanjutkan masaknya sementara bu Wati mengerjakan yang lain,kalau Risa dia masih betah di atas kasur mengingat ini adalah hari libur.


"Kehidupan baru ku di mulai di sini.."gumam Naura pada dirinya sendiri


Maafkan aku mas Jimmy aku tak ingin terus menyakitimu dengan selalu berada di dekatmu dan maafkan aku kak Leon,aku tak bermaksud menjauhkan mu dari anak kandungmu sendiri,tapi aku juga tak ingin menghancurkan kebahagiaan mu dengan Annisa wanita yang telah orang tua mu pilihkan,semoga kalian bahagia.


Mungkin inilah pilihan terbaik untuk kita semua...batin Naura saat ia mengingat kembali hubungan nya dengan Jimmy maupun Leon


"Semangat Naura semangat demi masa depan buah hatimu!" Ucapnya seraya menyemangati dirinya sendiri


Selesai mengerjakan semua pekerjaan rumah bersama bu Wati,mereka pun sarapan bersama. Risa juga terlihat sangat akrab dengan Naura,bahkan ia berjanji akan membantu Naura mencari pekerjaan.


.


.


.

__ADS_1


Flashback on


Drrtt..drrrrt...drtttt...ponsel Rian bergetar tanda ada panggilan masuk.


Rian yang baru sampai rumah kost nya pun melihat siapa yang menghubungi nya malam malam.


"Naura? bukannya dia sedang berada di Singapura?" ucap Rian sambil mengernyitkan kedua alisnya,ia pun mengangkat panggilan itu


Rian📞


Halo Ra?


Naura📞


Yan hikss


Rian📞


Hei are you oke Ra?


Naura📞


Gue sedang tidak baik,,Gue hancur Yan hiks


Rian📞


Naura pun menceritakan dengan ringkas masalahnya,tapi dia tidak mengatakan bahwa ia tengah mengandung anaknya Leon.


Rian📞


Oke untuk sementara ini,kalau loe mau lo bisa tinggal di Bandung,di sana ada orang tua serta adik gue,nanti biar gue yang kabari Risa buat jemput loe di bandara oke?


Naura📞


Tapi loe harus janji,jangan kasih tau siapa pun tentang keberadaan gue termasuk pada kak Leon!


Rian📞


Oke gue janji,tapi gue harap saat nanti gue ada waktu pulang ke Bandung,loe harus cerita semuanya secara detail tanpa ada yang loe tutupi dari gue,ngerti!


Naura📞


Thanks yan...


Flashback off


********

__ADS_1


Jakarta


"sayang,nanti malam jangan pulang telat ya? soalnya kita akan makan malam bersama Annisa dan keluarga nya,sekalian membahas tanggal pernikahan kalian."


"Mah,Leon kan udah bilang berkali kali kalau Leon tidak akan pernah menikahi wanita mana pun termasuk Annisa."


"Tapi nak,Annisa wanita yang baik ia tidak akan mengecewakanmu seperti Miranda dan lagi kalian kan sudah bertunangan wajar dong kalau kami para orang tua mulai membahas pernikahan."


"Pertunangan itu terjadi karena desakkan dari mama dan papa,jadi Leon tidak ada hubungan nya dengan masalah ini titik" ucap Leon dengan nada membentak sambil berlalu meninggalkan orang tua nya


"Dasar anak itu ya....ahhh... pah,bantuin mama bujukin Leon kek,malah diem aja kaya patung." Monica merajuk pada suami nya yang sedari tadi hanya menonton perdebatan istri dan anaknya itu


"Sudah lah ma,,papa tidak ingin membuat Leon semakin membangkang jika kita memaksakan kehendak kita,biarlah dia menata hati nya dulu,nanti juga kalau sudah waktu nya Tuhan pasti kasih yang terbaik buat dia."


"Bapak sama anak sama saja huh..."


.


.


.


Leon sedang dalam perjalanan menuju kantor bersama dengan Rian tentunya.


Selama dalam perjalanan Leon terus saja menatap foto Naura yang terpajang di wallpaper hp nya itu.


Nau,sudah lama sekali aku tidak melihatmu,apa kamu di sana bahagia? Apakah Jimmy memperlakukan mu dengan baik? Apakah kamu merindukan ku,tidak,mana mungkin kamu akan merindukan seseorang yang bukan siapa siapa dalam hidupmu...gumam Leon pelan namun masih dapat di dengar oleh Rian


"Tuan,are you okay?"


"Yan,apa kamu juga tidak pernah berhubungan lagi dengan Naura?"


"Sudah lama sekali tuan,sejak terakhir dia berpamitan untuk menetap di Singapura kami tidak berkomunikasi lagi,memangnya kenapa tuan?"


"Hem tidak apa apa,saya hanya ingin tau kabar nya saja."


Maafkan saya tuan,saya tidak bermaksud membohongi anda,tapi ini permintaan Naura jadi saya tidak bisa membantu tuan ..batin Rian


"Oh ya tuan,apakah bulan ini saya bisa mengambil cuti? saya berencana untuk pulang ke Bandung menemui ibu dan adik saya di sana."


"Baiklah,akhir bulan ini saya berikan kamu libur tapi jangan lama lama!"


"Terima kasih tuan..."


Akhirnya gue bisa ketemu Naura...batin Rian


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2