
Setelah berkumpul bersama temannya Miranda pun berpamitan untuk pulang karena hari sudah mulai sore,ia takut akan keduluan Leon sampai di rumah...
Miranda merasa sangat lega,begitu sampai di depan rumah ia tak melihat mobil Leon yang artinya suaminya itu belum pulang...
Huft,,amanlah...
Setelah dirasa aman,Miranda bergegas menuju kamar untuk mandi dan berganti pakaian rumah agar suaminya itu tak curiga.
Namun saat ia akan membuka pintu kamar,ia dikagetkan dengan suara Naura yang ternyata baru keluar dari kamar nya...
"*Mbak habis dari mana?
"Eh Naura,kamu kapan balik?
"Beberapa waktu yang lalu mbak,,oh ya mba belum jawab pertanyaan aku loh?!
"Oh itu..ini mbak habis cek up kandungan Nau,, ya sudah mbak masuk dulu ya gerah mau mandi..
"oke,,aku ke bawah duluan mbak..
Kenapa dia gugup,seperti maling ketangkap basah,aneh,atau jangan-jangan??? Ah sudah lah..gumam Naura saat Miranda telah memasuki kamarnya*..
Naura pun pergi meninggalkan Miranda dengan penuh rasa curiga,ia pun memilih duduk bersantai di tepi kolam sambil memainkan ponselnya,,sejenak ia pun teringat kembali akan kejadian di ruangan Leon tadi siang...
Hem...sampai kapan kak,kita terjebak dalam situasi yang rumit ini? aku lelah...
Saat Naura tengah berkutat dengan segala pikirannya tiba-tiba ponselnya berdering,alisnya berkerut saat melihat siapa penelepon itu..
*Jimmy📞
Hai...lagi ngapain?
Naura**📞**
Walaikumsalam lagi duduk aja,ada apa kak?
**Jimmy📞***
Eh iya lupa belum ucap salam hehe,,aku boleh ke situ gak? Ada yang mau aku sampaikan sama kamu Nau?
Naura📞
Kenapa gak bahas sekarang aja kak?
Jimmy📞
Gak enak ah kalau bahas lewat telpon,lagian aku juga sekalian mau ketemu Leon,boleh kan?
Naura📞
yaa silakan aja kak,ini kan rumah Leon jadi gak perlu izin dari ku kan?
Jimmy📞
baiklah nanti malam aku kesana,tunggu aku ya Naunau... assalamualaikum..
Naura📞
Walaikumsalam warohmatullah..
Setelah berbicara dengan Jimmy,ia pun kembali ke dalam dan ternyata sudah ada kedua orang tua Leon tengah berbincang dengan Miranda di ruang tamu,ada juga Leon di sana dengan masih memakai baju kerjanya...
Kapan mereka datang,dan juga Leon? kenapa aku gak mendengar suara mobilnya ya...batin Naura,ia pun bergegas menghampiri mereka untuk ikut nimbrung..
"Pak..buk...kapan dateng? Sapa Naura sambil mencium tangan orang tua angkatnya itu
"*Eh putri ibu,emang nya kamu habis dari mana nak,sampai-sampai tidak tahu kedatangan kami?
"Nau dari tadi duduk di tepi kolam bu hehe
"dasar anak gadis sukanya menyendiri saja,pasti lagi mikirin dokter Jimmy ya,hayo cerita sama bapak ?
"eh si bapak bisa aja mana ada mikirin kak Jimmy*...
__ADS_1
"Nah kan buk,lihat anak gadismu manggilnya aja udah kakak,,,kayanya sebentar lagi kita punya mantu baru nich bu..goda Albert pada anak angkatnya itu...
"Ahhh bapak,,mending Nau ke atas aja deh dari pada di sini di goda kalian terus...
Jawab Naura sambil cemberut membuat semua orang tertawa karena gemas terkecuali Leon semenjak Naura ikut bergabung mereka,ia hanya diam membisu sambil sesekali menatap Naura dengan tatapan yang sulit di artikan...
Sepeninggal Naura dari sana,Leon pun berpamitan untuk bersih- bersih ...
"*Kalau gitu Leon juga pamit ke atas dulu mah pah mau mandi udah gak betah banget badan Leon terasa lengket semua dan kamu sayang,temani mama dan papa dulu ya,
"baik mas,,segera turun ya karena kita akan makan malam bersama*
Leon hanya menganggukan kepala dan berlalu...
Di atas Leon pun segera mencari Naura ke kamarnya ia tak menemukan Naura... Leon mencari ke setiap ruangan di lantai atas,namun hasilnya tetap sama...
Kemana kamu Nau...Pikir Leon
Sampai beberapa saat kemudian,ia baru ingat ada satu tempat di rumah ini yang menjadi tempat favorit Naura..
Deg...ternyata benar kamu di sini Nau...
Leon pun berjalan dengan mengendap-endap menghampiri Naura yang sedang melamun di atas balkon...
Greppp... Leon memeluk Naura dari belakang,Naura yang kaget karena tiba-tiba mendapat pelukan mendadak pun hendak berteriak,namun keduluan tangan Leon membungkam mulutnya..
"Tenang sayang,ini aku kak Leon mu,cintamu... sambil melepas tangannya
"*Untuk apa kakak kesini,dan lepasin pelukan ini kak,nanti ada yang lihat bisa kacau semuanya..
"Sttt ..biarkan tetap seperti ini sebentar saja,aku sangat merindukan pelukanmu sayang..
"kak,ini salah aku gak mau mbak Miranda sampai melihat kita kaya gini,apalagi di bawah ada ibu dan bapak..
"Biarkan mereka tau,karena aku mulai lelah terus bersandiwara seperti ini*.. Leon makin mengeratkan pelukannya sambil menciumi leher jenjang Naura...
"Tapi kak,,,,,,,
Belum Naura melanjutkan perkataannya,
"Kalian.... Plakkkk... Satu tamparan sukses mendarat di pipi mulus Naura,,ya itu adalah Monica ibu kandung Leon sekaligus orang tua angkat Naura..
"Bu,,Naura bisa jelasin semuanya,ini tidak seperti yang ibu pikirnya...
"*Diam!!! jangan panggil saya ibu lagi,,saya tidak sudih mempunyai anak angkat yang berusaha merusak rumah tangga kakaknya,saya tidak menyangka ternyata apa yang Miranda curigai tentang kamu selama ini ternyata benar adanya...
"Tidak bu,ini cuma salah paham,iya kan kak*??
Namun Leon tak bergeming sekali pun,entah karena kaget atau pun ia memang sudah pasrah kalau memang semuanya harus terbongkar hari ini...
Tanpa di duga Monica menghampiri Naura dan menyeret paksa untuk membawa Naura ke atas...
"*Ma...hentikan,mama menyakiti Naura
"Diam kamu Leon jangan pernah kamu membela wanita murahan ini di depan mama,,
"Tapi ma...
"Cukup mama bilang,,biarkan mama membawa wanita hina ini kehadapan papa mu supaya beliau tau kelakuan busuk anak angkat yang tidak tahu diri ini*..
Monica pun menarik paksa tangan Naura menuruni tangga dengan ekspresi terlihat sangat marah,,
"*Mama,, ada apa ini kenapa Naura di seret kaya gitu,ada masalah apa ma
"Sayang ternyata benar dugaan mu selama ini bahwa gadis munafik ini berusaha menggoda suami mu dan mama melihat dengan mata kepala mama sendiri mereka tengah asyik bermesraan di belakangmu nak*..
Miranda pun mendekati Naura dan Plak...
"beraninya kamu terang terangan menggoda suamiku padahal aku sudah anggap kamu sebagai adik kandungku sendiri,jadi ini balasan mu atas kebaikanku hah?
Miranda berakting sangat bagus seolah dia lah yang paling tersakiti karena masalah ini...
"*Nak,,kenapa kamu melakukan semua ini,padahal bapak sudah menganggap kamu sama seperti Leon tidak pernah bapak membedakan kasih sayang pada kalian anak-anak bapak,meskipun kamu hanya anak angkat ku... bapak kecewa sama kamu Naura!
__ADS_1
"Tidak pak,,ini semua hanya salah paham kami saling menyayangi sebagai saudara tidak lebih dan masalah pelukan tadi itu hanya sebatas pelukan dari seorang kakak pada adiknya,benarkan kak Leon*?
Naura menatap Leon berharap ia bisa mengerti posisi Naura dan mau sedikit ikut dalam sandiwara ini... Namun Leon hanya menggelengkan kepala..
Biarkan Nau,biar semua terungkap sekarang,aku ingin segera memilikimu... batin Leon
Saat keadaan makin kacau tiba-tiba Jimmy datang... Alangkah terkejutnya dia melihat keadaan Naura terlihat begitu kacau,bahkan raut wajah mereka pun terlihat sedang tidak baik..
Ada apa ini,apa aku datang di waktu yang tidak tepat?..batin Jimmy,,ia pun berusaha mencairkan suasana menegangkan itu ..
"Assalamualaikum,,wah lagi pada ngumpul ya kebetulan sekali ada om juga tante di sini..
Melihat kedatangan Jimmy,terbesit ide konyol di kepala Naura,,ia pun segera berlari kearah Jimmy langsung memeluknya membuat semuanya membelalakkan mata atas perbuatan Naura,termasuk Jimmy yang terlihat sangat bingung namun ia senang karena di peluk oleh gadis pujaan hatinya itu...
"Bu,pak kalian salah paham tentang hubungan Naura dengan kak Leon,karena yang sebenarnya adalah Naura akan segera menikah dengan Jimmy,,iya kan sayang.. Sambil mengedipkan mata pada Jimmy..
Jimmy yang mengerti kode dari Naura pun segera menganggukkan kepalanya...
"Kedatangan Jimmy kesini bertujuan untuk meminta restu kalian sebagai keluarga ku sekarang... Jelas Naura
"*Benarkah nak Jimmy,
"iya om tante dan juga Leon,saya hendak meminta restu kalian selaku keluarga baru dari Naura...
"baguslah lebih baik kamu segera menikah dan bawa gadis munafik ini pergi dari rumah anak saya*...
Jimmy pun merasa kebingungan melihat sikap mereka yang seakan sangat membenci Naura...
"Tidak mungkin..!!!
Leon yang sedari diam pun mulai angkat bicara,,,
"*Aku tidak percaya kalian akan menikah!
"Kenapa tidak kak,,aku dan kak Jimmy saling mencintai dan kami pun sudah dewasa jadi hal yang wajar bila kami memutuskan untuk menikah kan?
"Aku tidak akan pernah percaya sebelum melihat ijab kobul kalian dengan mata kepala ku sendiri...!!!
"baiklah kak,,kita lihat saja nanti..dan untuk ibu dan bapak,sekarang sudah jelas kan kalau Naura tidak ada perasaan apapun terhadap Leon bahkan tak pernah terbesit dalam benak ku untuk menghancurkan rumah tangganya*...
Mereka pun tak bergeming mendengan penjelasan Naura,,kini Jimmy mulai mengerti masalah yang sebenarnya terjadi..ia pun berinisiatif untuk membawa Naura pergi dari rumah itu malam ini juga..
"*Om,tante karena sebentar lagi kami akan menikah,jadi saya mohon izin untuk mengajak Naura pindah ke apartemen milik saya malam ini juga dan ya kalian tidak usah khawatir setelah tanggal ditentukan kami pasti kembali untung mengundang kalian secara resmi...
"Baiklah nak Jimmy,silakan kami mengizinkan Naura pergi bersama mu,,tolong jaga dia dengan baik ya.. dan untuk kamu nak,,maafkan bapak yang sempat meragukan kebaikanmu...
"Tidak pak,bu justru Nau yang harus minta maaf telah banyak merepotkan kalian terutama kak Leon terima kasih telah memberi Nau keluarga baru dengan menjadikanku adik angkat mu...
"Ayo Nau,kemasi barang mu kakak tunggu di depan* ..
Naura pun berlalu ke atas,,mau tidak mau akhirnya ia hanya bisa mengikuti saran Jimmy mungkin ini saatnya ia bisa lepas dari Leon dan melupakan perasaan terlarangnya itu ..
Leon yang merasa tidak terima atas keputusan Naura pun berusaha mengikuti Naura ke atas hendak meminta penjelasan ..
Di dalam kamar Naura tengah memasukkan barangnya kedalam koper,sejenak ia pun terdiam memandangi setiap sudut kamar yang menyimpan banyak kenangan indah bersama Leon...
Sudahlah Nau,,ini yang terbaik buat kalian,lupakan Leon dan mulailah menata hidupmu yang baru,,,gumam Naura menyemangati diri sendiri,setalah merasa puas mengenang kamar itu,ia pun membuka pintu berjalan menuju tangga...
Namun sebelum kakinya menapaki anak tangga,tiba-tiba ada sebuah tangan kekar mencekal lengannya...
"*Nau,,katakan semua ini tidak benar? katakan kalau kamu dan Jimmy hanya bersandiwara untuk menutupi hubungan kita,katakan kamu hanya sedang menggertak ku,,katakan Nau pernikahan itu tidak akan pernah terjadi..!!!!
"Lepasin aku kak,,,semua pertanyaan kakak akan terjawab kelak di hari pernikahan ku,aku sudah melupakanmu dan membuang jauh-jauh perasaan terlarang ini dan satu hal yang pasti aku mencintai Jimmy*...
Pernyataan Naura membuat Leon diam terpaku,pegangan tangannya pun mulai melonggar memberikan celah untuk Naura segera pergi dari hadapan Leon...
Naura pun berlalu segera berpamitan pada orang tua Leon karena bagaimana pun sekarang mereka adalah orang tua angkatnya,,setelah menyalami kedua orang tua itu Naura pun menghampiri Jimmy..
"*Ayo kak kita pergi...
"Baiklah...tapi kamu punya hutang penjelasan untukku*...
Mereka pun benar-benar pergi meninggalkan rumah Leon,rumah yang penuh dengan kenangan buat Naura...
__ADS_1
Selamat tinggal cinta,semoga kau selalu bahagia... batin Naura sebelum mobil Jimmy benar-benar hilang menjauh...