
Di rumah sakit...
Orang tua Leon akhir nya sampai di rumah sakit,mereka langsung berlari ke ruang ICU setelah mendapat kabar dari Rian bahwa anak nya di tempatkan di ruang tersebut ..
Terlihat 2 R tengah duduk di depan ruang ICU tersebut sambil entah membicarakan apa..
"Rian...Ridho...gimana kondisi Leon?" tanya papa Leon dengan nafas ngos ngosan nya di ikuti mama Monica dari belakang
Rian dan Ridho pun menyalami kedua orang tua Leon...
"Leon kecelakaan om,tante sekarang ia dalam keadaan koma..." jelas Ridho
"Ceritakan apa yang sebenarnya terjadi?!"
"Awalnya tuan muda melihat pesan singkat di ponsel nona Miranda,di sana tertulis seseorang mengajak nona bertemu di apartemen nya,tuan muda pun menghubungi saya meminta saya meminjam mobil salah satu karyawan di kantor untuk membuntuti nona. Singkat cerita sampai lah kami di tempat itu,kebetulan pintu apartemen nya tidak dikunci. Tuan dan saya mendengarkan pembicaraan nona dengan seorang pria bernama Dimas,mereka membahas bahwa anak yang di kandung nona adalah anak nya dengan si Dimas itu. Nona hanya ingin menguasai warisan yang nyonya Monica janjikan akan dilimpahkan pada cucu pertama kalian itu..Sampai di situ yang saya tau tuan,nyonya.." Jelas Rian
"Karean frustasi seperti nya Leon melampiaskan dengan cara minum minuman keras di klub saya tan,om!!! Ketika saya tau Leon di sana,saya pun menghampiri untuk sekedar menanyakan ada masalah apa sampai kejadian dulu terulang kembali,bahkan saya mengingatkan jangan sampai dia masuk rumah sakit gegara kebanyakan minum sampai ginjalnya rusak seperti dulu lagi dan maafkan saya om,tante saya keceplosan bicara soal,,,,,,"ucapan Ridho menggantung membuat mereka penasaran
"Soal apa nak Ridho,lanjutkan!!!" pinta papa Albert..
"Soal ... identitas pendonor waktu itu..."
"Apa???? Jadi kamu tau siapa pendonor waktu itu dan kenapa Leon sampai kecelakaan? apa ada hubungan nya dengan si pendonor tersebut?" cecar mama Monica
Ridho pun celingukan antara takut dan takut ia menoleh ke arah Rian,namun Rian malah menundukkan kepala nya..
"Jawab Ridho!!!" bentak papa Albert
"Naura,om tante..."
"APA?????" jawab mereka kompak
Mereka berdua pun mau tidak mau menceritakan kronologi kisah pendonor misterius waktu dulu... Terlihat kedua orang tua Leon menghela nafas panjang,entah merasa menyesal atau kah apa...
__ADS_1
"Jadi setelah mengetahui semua itu Leon bergegas pergi hendak menyusul Naura,ia berniat untuk membatalkan pernikahan Naura om tante.."
"Pah,,ternyata dia gadis baik sudah kali kedua dia berkorban untuk putra kesayangan kita,mama menyesal pah" Monica menangis dibpelukan suami nya..
"iya mah,papa juga..kita harus meminta maaf pada anak malang itu dan kita harus menyatukan Leon dengan Naura,mungkin memang Naura wanita yang paling tepat untuk Leon putra kita dari pada Miranda si ular busuk itu..." marah papa Albert,mama Monica pun mengangguk
"Tapi kita terlambat tuan,nyonya.. karena pagi tadi ijab qobul telah di laksanakan" Ucap Rian sendu
"Pah,bagaimana nasib anak kita pah..."
"sudahlah mah,mungkin ini sudah takdir Leon..lebih baik kita berdoa agar Tuhan memberikan mukjijat nya"
"tapi setidak nya Naura harus tau pa,mama yakin dengan kehadiran Naura Leon akan bangun lagi pah"
"Iya om tante,dokter pun berkata demikian katanya semua tindakan bahkan obat telah di tolak oleh tubuh Leon,seakan ia tak punya keinginan untuk hidup. Tapi dalam alam bawah sadar nya Leon terus saja memanggil nama Naura,mungkin dia satu satu nya harapan kita" Jelas Ridho
"iya pah benar,ayo kita temui dan minta maaf pada Naura, mama yakin ia akan bersedia menemui Leon lagi..."
"Maaf tuan,nyonya jika saya lancang... tapi apa tidak terlalu egois kita mendatangi Naura di hari bahagia nya,mengingat betapa Naura sangat peduli terhadap tuan muda pastinya ia akan langsung kemari meninggalkan acara resepsi nya demi tuan muda dan apa yang selanjutnya akan terjadi?? ia akan di permalukan di depan seluruh tamu dan kolega keluarga besar dokter Jims,apa kalin setega itu??? Maafkan bila saya lancang,tuan nyonya..." ucap Rian sambil menunduk
"Baiklah,,lantas apa saran kamu Rian?"
"Biarkan ini menjadi tanggung jawab saya tuan,nyonya saya janji saya sendiri yang akan memberi tahu Naura,tapi bukan hari ini,biarkan ia menikmati acara spesial nya dulu...Setelah ini saya sendiri yang akan membawa nya kemari,percaya lah tuan,nyonya..." jelas Rian sambil membungkuk kan badan nya...
Mereka pun mengangguk serempak...
***
Naura dan Jims kini tengah berdiri di pelaminan menyambut para tamu yang tiada henti memberikan selamat...
"Sayang,kalau pegal duduk dulu aja ga apa ko" Ucap Jims melihat istri nya seperti mulai kelelahan
"Gak ko mas,aku masih kuat" jawab Naura
__ADS_1
"Wah bro dokter,selamat ya akhirnya sold out juga,dapet nya yang wow lagi..." Goda salah satu teman dokter Jims
Satu persatu tamu mengucapkan selamat,kebanyakan dari mereka hanya teman bisnis papa Jims dan juga para dokter teman dekat Jims...
Hingga satu pasangan yang datang membuat Naura begitu pun Jims terkejut...
"Jims,Naura perkenalkan ini tuan Dimas salah satu investor kita dari Jepang,beliau menyempatkan diri hadir di sela jadwalny yang sangat pada,benar kan tuan Dimas?" Jelas papa Jims terkekeh
"Selamat ya buat kalian,semoga menjadi keluarga bahagia sampai maut memisahkan dan jangan mendengarkan pujian papa mu berlebihan" Goda Dimas pada Jims,sedangkan Naura menatap heran pada wanita yang di gandeng oleh Dimas
"Mba Miranda? " Gumam Naura,namun Miranda diam seakan tak peduli sama sekali
Pasangan fenomenal itu pun meninggalkan pelaminan untuk menikmati hidangan yang tersedia,,
"Selamat menempuh hidup baru dok,,semoga kalian selalu bahagia dan saya titip sahabat saya yang bawel ini.." Goda Rian menyalami Jims sambil menatap Naura
"Thanks Yan,,kamu datang sendiri? mana Leon,dan tadi saya lihat Miranda,,,,," sebelum Jims melanjutkan perkataan nya telpon dia berbunyi,ia pun meminta izin istri nya untuk kebelakang sebentar mengangkat telpon..
Rian menghampiri Naura yang tengah menatap tajam ke arah nya...
"Selamat sahabat bawel ku,gue harap lo bahagia selalu...uuuuh peluk peluk" Ucap Rian manja sambil memeluk Naura yang sedang geram
"Lepas,,loe hutang banyak penjelasan buat gue!!!" Sindir Naura
"Tenang saja,nikmati hari bahagia lo dulu Ra,gue janji bakalan jelasin semua nya ketika waktu nya udah tepat...gue tunggu di panti kalau loe udah ada waktu senggang..bye" Ucap Rian sambil lalu,membuat Naura makin penasaran..
Sebenarnya apa yang terjadi antara kak Leon dengan Miranda??? hati gue makin gak tenang,apa ini pertanda firasat gue kemarin ya...batin Naura
.
.
.
__ADS_1
Bersambung........