
"Hai Ra,sorry lama gue mampir ke minimarket bentar." Ucap Rian menghampiri Naura sambil mengacak rambut Naura
"Ah elah rambut gue ****,,,"
"hehe sorry,,wah lo tau aja gue kelaperan pas nyampe udah di pesenin makan segala"
"iya lah gue gitu,emang nya loe!!"
"lah gue kenapa gitu? eh btw laki loe mana ko gak ikut? gak apa apa nih kita ketemuan berdua,laki lo kalau cemburu gimana?"
"loe tuh ya mulut nya kek cewek bawel bener deh,,gue udah izin ko jadi santuy aja,cepetan makan keburu dingin. Abis ini ada hal serius yang harus loe jelasin sedetail mungkin ke gue!!!"
"Asyiap nyonya..."
Mereka pun makan dalam diam,hanya terdengar suara sendok dan garpu yang mereka gunakan...
"Ahhhh kenyang nya gue,,,makasih nyonya Jimmy atas kemurahan hati anda terhadap saya yang bukan siapa siapa ini" canda Rian
"haha lebay loe...cepetan cerita!!!"
"Apa???"
"Gak usah pura pura bego deh lo atau mau gue sumpahin biar bego beneran?!"
"ya gue juga serius ege,maksud gue apa yang mau lo tau?"
"huft... Kak Leon dengan Miranda,mereka kenapa? "
"huh gue bingung mau cerita dari mana dulu,terlalu rumit".
"ayolah Yan,gue pengen tau selengkap lengkap nya."
"Jadi gini singkat cerita nya,suatu hari tuan gak ke kantor karena beliau ingin seharian menemani istri nya yang mulai buncit tuh perutnya,namun tetap tuan mengerjakan pekerjaan nya di rumah di ruang kerja nya lo tau kan? Nah entah gimana cerita lengkapnya setau gue tuan lihat satu pesan di hp si Miranda brengsek itu yang isi nya adalah seorang pria meminta bertemu dengan Miranda dan anak yang ia kandung... karena tuan curiga beliau pun menghubungi gue,minta di pinjamkan mobil salah satu orang kanto,setelah itu tuan minta gue anterin beliau ke apartemen tempat si Miranda janjian. Nah di situlah tuan dan bahkan gue denger sendiri kalau pria tersebut menyebutkan bahwa anak yang di kandung Miranda adalah anak hasil hubungan mereka bukan anak tuan Leon,,,"
"lah kalau bukan anak kak Leon lantas kenapa Miranda mengakui sebagai anak kak Leon kalau memang ia mempunyai kekasih lain?"
"Eh maka nya diem dulu kalau orang belum selesai bicara jangan asal main potong aja,gak seru lo!!!"
"hehe sorry lanjutin deh jangan marah entar ganteng lo ilang di gondol kucing!!!"
__ADS_1
"huh dasar cewek!!! Jadi yang gue denger si Miranda itu menggunakan anak nya buat menguasai harta warisan yang nyonya besar janjikan akan beliau berikan kepada cucu pertama nya begitu ia lahir kedunia,maka dari itu Miranda membuat sandiwara seakan anak itu adalah anaknya tuan Leon..dah puas lo dengan cerita gue hah?!"
Mendengar akhir dari cerita itu membuat Naura tak kuasa menahan air matanya,,ia pun menangis di hadapan sahabat nya itu...
"Udah lah Ra,gue ngerti ko pasti lo kasihan sama tuan Leon karena gue pun sama.Tapi lo tenang aja gue udah urus surat perceraian bahkan gue udah pastikan si Miranda gila itu gak dapat apa apa dari tuan."
"Gue ngebayangin gimana hancurnya hati kak Leon Yan,,"
"Bukan cuma hancur bahkan beliau tengah berbaring koma di rumah sakit Ra?"
"hah sejak kapan? kenapa lo gak kabarin gue Rian?!!!!"
"Maaf tapi saat itu keadaan benar benar genting Ra,"
"CERITAKAN!!!"
Rian pun menceritakan secara detail dari awal Leon banyak minum di klub sampai saat Leon tau mengenai pendonoran ginjal itu hingga kecelakaan yang membuat Leon koma sampai sekarang,mendengar cerita Leon membuat Naura benar benar kacau ia menangis tersedu sedu di hadapan Rian ...
Setelah di rasa cukup lelah ia menangis,ia pun mengambil hp nya untuk mengirim pesan singkat pada seseorang ..
My istri
My suami
Iya dek ga apa,hati hati di jalan..mas juga sedang di jalan mau pulang .. nanti kabari supir saja kalau adek sudah mau pulang,miss you 😘
My istri
Miss you too mas*...
Setelah mengirim pesan pada suami nya,Naura pun meminta Rian menemani nya ke rumah sakit...
Jarak dari caffe ke rumah sakit tidak terlalu jauh,hanya memakan waktu sekitar 30 menit mereka sudah sampai...
Dengan langkah cepat Naura di temani Rian menuju ruang ICU di sana terlihat ada Ridho dengan papa Albert sedang menunggui Leon di depan ruang ICU sedangkan mama Monica tengah pulang untuk istirahat ...
"Om,kak Ridho...gimana kondisi kak Leon apa ada perkembangan?" cecar Naura setelah menyalami Albert dan Ridho...
"Nak,akhirnya kamu kemari juga maafkan om dan tante yang sempat menghina mu tempo hari,kami baru tau kalau kamu lah yang menjadi pendonor ginjal Leon,terima kasih nak terima kasih..." ucap papa Albert pada Naura sambil meneteskan air mata membuat Naura pun ikut menangis..
__ADS_1
"Sudah lah om yang lalu biar lah berlalu,Nau udah melupakan semuanya ..sekarang yang terpenting adalah kita fokus terhadap kesehatan kak Leon om..."
"iya nak dan selamat ya atas pernikahan mu,semoga kalian berjodoh hingga maut memisahkan... "
"aamiin makasih doa nya om,,oh iya kalau boleh Nau minta izin buat melihat kak Leon di dalam om?"
"Silakan nak,om harap kehadiran mu bisa memberi semangat hidup untuk Leon,karena dokter mengatakan bahwa tubuh Leon menolah semua obat yang diberikan,seakan tak ada semangat dalam hidup nya.."
"Baik om,Naura permisi ke dalam dulu,Yan dan kak Ridho Nau juga pamit kedalam duluan..."
Mereka bertiga pun menganggukkan kepalanya ... Sedangkan Naura yang sudah memakai pakaian yang di berikan suster jaga pun langsung masuk ke dalam melihat seseorang yang amat ia cintai tengah terbaring lemas dengan alat bantu di sekujur tubuhnya ..
Naura duduk di samping Leon,ia memegang tangan Leon sambil meneteskan air mata nya ..
"Assalamualaikum kak,,apa kakak bisa mendengar ku? kak kenapa jadi seperti ini,kakak lupa ya kalau kebahagiaan kakak adalah kebahagiaan Naura,maka sakitnya kakak pun akan menjadi kesakitan Naura,semua tetap sama kak tidak ada yang berubah. Kak,bangunlah jangan seperti ini apa kakak gak rindu pada Naura? Apa segitu kakak benci nya kah pada Naura sampai sampai kakak tak ingin lagi melihat wajah Naura? Jika kakak menyanyangi Naura,bangunlah banyak hal yang ingin Nau bagi dengan kakak,bangun kak bangun...."ucap Naura sambil menangis sejadi jadi nya...
Cukup lama Naura menangi,namun tidak ada respon sama sekali dari Leon membuat Naura semakin terluka tapi ia tetap tidak menyerah,ia bangun dari duduk nya namun tetap tangan nya menggenggam tangan Leon...
"Baiklah kalau kakak sudah gak peduli lagi sama Naura,bahkan kakak gak ingin melihat wajah Naura lagi,Naura janji setelah ini akan pergi sejauh mungkin meninggalkan kakak sampai kakak gak akan bisa menemui Naura lagi,Nau pastikan itu .. Nau pamit assalamualakum..."
Naura hendak melepaskan genggaman tangan nya pada Leon untuk pergi,namun alangkah terkejutnya ia saat merasakan tangan Leon semakin erat menggenggam tangan itu...
Ia pun melihat Leon perlahan membuka mata namun tidak ada sepatah kata pun yang terucap mengingat Leon sudah beberapa hari ini dalam keadaan koma...
"Kak..kamu sadar kak alhamdullillah,dok suster..." teriak Naura membuat papa Albert dan Ridho ikut masuk sedangkan Rian bergegas memanggil dokter...
Tak berselang lama dokter pun tiba dengan dua perawat,meminta semua orang untuk keluar karena Leon akan diperiksa...
"alhamdullillah akhirnya ada kemajuan ya om..." ucap Ridho
"Iya semua ini berkat kamu nak,terima kasih banyak kamu memang belahan jiwa anak om"
"tidak om,semua ini mukjijat dari Allah SWT jadi kita patut bersyukur pada Nya..."balas Naura
Alhamdullillahirabbil alaamiin...ucap mereka serempak...
***Bersambung...
Alhamdullillah yah,apalagi kalau kalian tinggalkan like komen dan vote nya,author akan sangat bersyukur dan berterima kasih 🙏😍😘(maafkan sedikit maksa)🤗***
__ADS_1