
Malam hari Naura terbangun karena merasa lapar,ia pun teringat akan Leon yang pastinya belum makan malam karena tidak ada yang memasak untuknya..
Saat memasuki rumah utama yang terlihat sepi.. Naura pun berpikir mungkin Leon sedang keluar..
Ah mungkin dia makan di luar dengan Rian,
Naura pun bergegas menuju dapur hendak memasak untuknya makan malam,namun langkahnya terhenti kala melihat seorang pria memakai celemek tengah memotong sayuran..
Apa aku gak salah lihat,tuan Leon akan memasak??
Leon sadar ada seseorang yang memperhatikannya pun mulai menghentikan kegiatannya dan mengangkat pandangannya pada Naura..
"*meng**apa kau berdiri di sana,cepatlah duduk sini,dokter bilang kondisi mu masih belum stabil jadi jangan kelamaan berdiri bahaya..
"Aku*??? Heran Naura karena sejak kemarin Leon terus berbicara dengan Naura menggunakan Aku kamu yang biasanya selalu formal
"*Kenapa,ada yang salahkah??
Naura* pun hanya menggelengkan kepala
"*Baiklah tunggu apa lagi,duduk dan diamlah malam ini aku yang akan memasak untukmu,ralat untuk kita makan malam
"Tapi tuan,saya tidak mau merepotkan anda biar saya saja yang melanjutkan*...
Naura hendak berdiri namun di hentikan oleh Leon..
"*Pertama jangan terlalu formal saat berbicara denganku,tidak ada tuan atau pun bawahan,karena semenjak kamu berani mempertaruhkan nyawa untukku,sejak itu pula aku putuskan hubungan antara atasan maupun bawahan,,sebagai bentuk rasa terima kasihku juga balas budi ku,,izinkan aku mengangkat mu menjadi saudara ku... jadi adakah sesama saudara yang memanggil tuan pada saudara yang lain??
Naura* tercengang dengan penuturan Leon,,
"*Apa ini ada kaitannya denganmu yang mulai mengetahui perasaanku,jika benar maka berhentilah memperlakukan ku secara berlebihan karena itu buatku tak nyaman,tuan em maksudku Leon..
"Tidak sama sekali,seperti yang kamu katakan rasa itu milikmu,biarlah selamanya menjadi milikmu tanpa meminta balasan dariku,namun izinkan aku membalas perasaan mu sebagai seorang kakak yang menyayangi adiknya*
"*Tapi apakah aku pantas dianggap adik oleh seseorang sepertimu,bahkan kita sangat berbeda Leon...
"apa kamu lebih memilih melihat aku hidup dalam penyesalan seumur hidupku,karena tak mampu membalas pengorbanan mu hah*
Leon sedikit meninggikan suaranya membuat Naura menunduk hampir meneteskan air mata,menyadari hal itu Leon pun segera menghampiri Naura dengan berjongkok di depan Naura sambil memegang tangan Naura..
Mendapat perlakuan seperti itu sontak membuat Naura sangat terharu meskipun ia tahu Leon melakukan semua itu semata-mata hanya sebagai bentuk balas budi terhadapnya...
"Sudahlah Naura,sekarang ini kita adalah saudara jadi izinkan aku merawatmu sampai benar-benar pulih..
Naura pun mengangguk patuh..
"*Gadis baik,,sekarang duduk yang manis tunggulah kakakmu ini akan memasak makanan spesial untuk merayakan hari jadi persaudaraan kita..
Maafkan aku Naura,hanya ini yang mampu aku berikan pada mu sebagai bentuk balasan atas perasaanmu karena sejujurnya aku tak pernah ingin menghianati pernikahanku meskipun aku mulai menyayangimu*...Batin Leon
Dalam diam Naura terus mantap Leon yang sedang memasak di dapur,ada rasa takjub melihat seorang CEO sukses sepertinya bisa memasak bahkan dengan begitu lihai nya
Sukses,ganteng jago masak pula PERFECT bagaimana aku tidak terpesona... gumam Naura
__ADS_1
Leon hanya tersenyum sambil menggelengkan kepala saat melihat Naura menatapnya tanpa berkedip..
Leon menghampiri Naura sambil melambai lambaikan tangannya .
"*Hei mau sampai kapan menatapku seperti itu,,
"Eh,maaf apa sudah selesai memasaknya*..
"*hem..lihatlah di depanmu..
Naura* tercengang sambil membulatkan matanya saat mendapati berbagai menu makanan telah tersaji dengan cantik di hadapannya...
"*kalo di pelototin doang gak bakalan kenyang kali,buruan di makan? Apa mau aku ambilkan...
"oh iya maaf... mungkin aku masih belum terbiasa,apalagi harus makan satu meja berdua denganmu..
"takut makin baper ya*... goda Leon berhasil membuat rona wajah Naura terpancar..
"Sudah ah berhenti menggoda ku..
Mereka pun tertawa bersama dan mulai bersantap sambil berbincang kecil...
Tiba-tiba dari arah pintu terlihat Monica bersama Albert hendak menghampiri mereka ke meja makan,,Naura yang terkejut pun langsung berdiri sedikit membungkuk kan badan memberi hormat..
Kedua orang tua Leon tercengang saat melihat anaknya tengah makan malam berdua dengan asistennya itu...
"Kalian...? Sambil menatap bergantian menatap Leon maupun Naura
"Maafkan saya tuan juga nyonya besar,maaf atas kelancangan saya
Kini Monica menatap tajam anaknya yang sedari tadi bersikap sangat santai samb tetap mengunyah makanannya..
"Leon,bisa kamu jelaskan?!
Leon menghela nafas panjang..
"*Jadi gini ma,pa sebelumnya Leon minta maaf karena telah berani mengambil keputusan besar tanpa bertanya pada mama maupun papa terlebih dahulu,tapi bukannya kalian yang selalu mengajarkan Leon untuk tau cara berbalas budi...
"Jadi*...Monica dan Albert penasaran keputusan apa yang anaknya ambil
"Leon sudah memutuskan akan mengangkat Naura sebagai saudara lebih tepatnya adik sebagai bentuk balas budi dan rasa penyesalan Leon,,Semoga papa mama bisa menerima keputusan Leon ini..
Ungkapnya membuat kedua orang tua itu terpaku cukup lama,namun akhirnya Albert mengeluarkan pendapatnya...
"*Baiklah nak,jika menurutmu itu adalah cara terbaik untuk membalas budi terhadap pengorbanan Naura,papa dan mama akan berusaha menerima nya,iya kan ma..?
"iya nak,mama yakin setiap keputusan yang kamu ambil pasti sudah kamu pikirkan segala pro dan kontra nya..
"Tapi apakah kamu sudah bicara pada istrimu tentang hal besar ini*...Lanjut Monica
"*Nanti akan Leon bicarakan saat Miranda pulang ma..
"Naura...sini nak,duduk dan lanjutkan makan mu*... Pinta Monica pada Naura yang sedari tadi hanya menjadi pendengar
__ADS_1
"Tak apa nyonya,biar saya makan di belakang saja permisi..
Saat Naura hendak meninggalkan meja makan,langkahnya terhenti karena Leon mencekal tangannya..
"Duduk... Tegas Leon namun Naura tetap diam terpaku
"sekali lagi aku bilang,DUDUK..!!
Kali ini Leon sedikit membentak Naura..
"benar kata Leon,sekarang duduklah bersama kami nak Naura dan jangan panggil tuan dan nyonya lagi tapi kamu boleh panggil mama papa seperti Leon,atau apa pun senyaman nya kamu aja asal jangan tuan maupun nyonya,mengerti ...
Tegas Albert diangguki istrinya Monica...
"Em baik tu,eh maksud saya pak buk... gak apa kan saya panggil bapak dan juga ibu??
"ya kalau kamu merasa nyaman dengan senang hati kami terima...
Makan malam pun terasa hangat,,Naura menceritakan kisah hidupnya yang membuat kedua orang tua Leon iba sehingga mereka memutuskan untuk membiayai kuliahnya Naura yang tertinggal karena keterbatasan ekonomi..
"*Tidak usah pak,buk.. Naura ingin kuliah dari hasil jerih payah Naura sendiri tanpa merepotkan orang lain..
"Tapi kami ini bukan orang lain,sekarang kita adalah keluarga,anggaplah ini sebagai rasa terimakasih bapak dan ibu karena kamu rela mengorbankan nyawa demi anak kami..
"Maaf bu,pak Naura tetap tidak bisa menerima,Naura akan bekerja keras untuk bisa membiayai kuliah Naura sendiri*..
Mereka takjub dengan keputusan Naura yang tidak ingin memanfaatkan kekayaan mereka,,
"*Kami bangga padamu nak,,semoga kelak kau akan menjadi orang yang sukses
"Terima kasih bu,pak sudah mau menerima Naura menjadi bagian keluarga ini*
Kedua orang tua Leon pun tersenyum menganggukan kepala...
"Kalau kamu keberatan dengan tawaran papa mama untuk masalah biaya kuliah,bagai mana dengan kamu bekerja di perusahaan ku saja dengan begitu kamu bisa mulai mengumpulkan uang untuk biaya kuliahmu,gimana Nau..? Tawar Leon...
"*Tapi saya hanya lulusan SMA...
"tenang...itu kan perusahaan kita sendiri ya kan pah,,jadi kamu tak perlu khawatir,jabatan apa yang kamu inginkan Nau biar aku bicarakan pada Rian untuk mengatur semuanya..
"tidak tuan,eh Leon maksudnya.. Aku gak mau mendapatkan jabatan tinggi hanya karena aku telah menjadi saudaramu,aku ingin memulai semuanya dari nol berdasarkan kemampuanku sendiri...
"Lalu posisi apa yang pantas menurutmu,
"jadi OG pun aku bersedia....
"Tidak..tidak jangan Leon,lebih baik kamu tempatkan Naura di bagian administrasi papa rasa posisi itu cukup layak untuknya...
"Baiklah pah dan untuk kamu Naura,tidak ada lagi penolakan,titik*!!!
Akhirnya Naura pun hanya mampu menerima keputusan Leon dan mulai malam ini dia harus tinggal di rumah utama bersama Leon,juga menempati kamar di atas berdampingan dengan ruang kerja Leon....
Orang tua Leon pun menginap di sana,mengingat Miranda yang belum juga kembali...
__ADS_1