Mencintamu Dengan Caraku

Mencintamu Dengan Caraku
Keputusan yang sulit


__ADS_3

Semenjak kejadian malam itu,Leon berusaha menerima kehamilan Miranda guna menepati janjinya pada Naura...


Pagi itu Naura tengah berjalan menuruni tangga,ia kembali melihat kemesraan mereka,Miranda berusaha sekuat tenaga untuk merebut kembali kepercayaan juga perhatian Leon untuknya..


Deg...kenapa begitu sesak dada ini melihat kemesraan mereka,ikhlaskan hati ini Tuhan,bagaimana pun keputusan ku ini adalah yang terbaik untuk semuanya,,tersenyumlah Nau,,bukankah kebahagiaannya prioritas utamamu sejak awal,,come on Naura semangat... Dalam hati Naura hanya bisa menyemangati dirinya sendiri


Dengan tersenyum hangat ia pun mulai menghampiri mereka di meja makan...


"*Pagi kak Leon,mbak Mir...


"Pagi...ayo Nau gabung sarapan bareng..


"gak usah mbak,,Naura udah telat masih banyak kerjaan di kantor,duluan ya assalamualaikum*...


Ia hanya meminum segelas susu lalu bergegas pergi meninggalkan meja makan,bahkan Leon sedari tadi hanya mampu manatapnya dalam diam..


"*Dasar anak itu,,lucu sekali kan mas...


"Em..yah .. Kalau gitu aku pun pamit sepertinya sekertaris Rian sudah sampai.. Kamu baik-baik ya di rumah,istirahat yang cukup jaga kandunganmu..


"Siap bos hehe,,aku pasti menjaga buah cinta kita dengan sepenuh hati


Leon* pun berlalu meninggalkan Miranda karena benar saja begitu dia keluar rumah,Rian sudah menyenderkan bahu nya di dekat mobil... Saat melihat tuannya keluar rumah,ia pun segera membukakan pintu untuknya..


"*Selamat pagi tuan,,


"Pagi... apa saja jadwalku hari ini?


"Pagi ini akan di adakan rapat dengan kepala bagian admin maupun pemasaran tuan,,


"Baiklah lanjutkan...


"pada jam makan siang ada meeting dengan kolega kolega kita yang baru datang dari inggris tuan.


"Oke cukup Rian aku mengerti,,kamu atur saja tempatnya di mana*




***di kediaman Leon***...



*Huh bosan sekali rasanya setiap hari hanya,makan tidur nonton tv di rumah bukan gue banget apalagi harus selalu bersandiwara di depan keluarga ini huft .. apa gue diam\-diam keluar aja ya biar gak setres,, gumam Miranda*...



Ia pun mengirim pesan singkat pada grup sahabat\-sahabatnya,termasuk Romie sahabat terdekatnya bahkan saking dekatnya mereka selalu di sebut sepasang kekasih...



***Miranda**..


Guys ngemall yuk,suntuk banget gue seharian di rumah mulu



**Sandra**...


Cusss honey kemana kita?



**Niken**..


Gue mah ikut aja yang penting happy haha



**Romie**..


Off course darling,, gue jemput ya?



**Reihan**...


Kemana*?



***Miranda**...


Tempat biasa aja,,eh San jemput gue ya?



**Romie**..


gue aja yang jemput darling..



**Miranda**...


No,,gue bareng Sandra aja say



**Sandra**...


Gue otw Mir..tunggu di depan rumah loe ya



**Miranda**..

__ADS_1


Siap* ...



Senyum Miranda pun mengembang saat hendak bersiap ke kamar... Ya itulah Miranda,meskipun tengah hamil muda,ia belum bisa merubah kebiasaan buruknya berkumpul bersama mereka serasa masih single..



Tak lama mobil Sandra pun menghampiri Miranda yang tengah menunggunya di depan gerbang,,,tak lupa ia berpesan pada bi Nani dan semua yang kerja di rumahnya itu supaya tutup mulut,Miranda tau jelas apa konsekuensinya bila Leon tau ia pergi dengan teman\-temannya dalam kondisi tengah hamil muda seperti itu...



Jelas saja kalau sampai Leon marah,,gagal sudah rencana yang sudah Miranda buat secara matang untuk merebut kembali perhatian suaminya dari Naura...



......................,.................



***sementara di ruangan Leon***..



Ia mulai memencet tombol pada telpon di atas meja kerja nya...



"*sekertaris Rian,tolong panggilkan Naura kesini,sekarang!!!



"Sekarang tuan?



"Yes,Now!!! you understant?!



"Yes sir*...



*Ada apa ya tuan menyuruhku memanggil Naura,apa ada masalah di bagian administrasi*? Gumam Rian ia pun kemudian menyambungkan panggilannya ke bagian admin..



***Tuuuut**...



"Halo dengan bagian administrasi di sini,ada yang bisa kami bantu?




"Sekarang???



"Gak,tahun depan! ya sekaranglah eh si bege..



"Biasa aja kali ya,,,gue ke sana sekarang*..



Tanpa berpikir panjang Naura pun bergegas kearah lift menuju ruangan Leon...



***Ting*** .. Pintu lift terbuka Naura pun berjalan menghampiri Rian yang tengah sibuk memeriksa berkas\-berkas karena memang meja kerja Rian ada di sebelah ruangan Leon...



"*Sekertaris Rian,,apakah saya sudah bisa masuk sekarang?



"Silakan nona,tuan sudah menunggu anda..



"terima kasih*...



Begitulah mereka saat sedang di kantor berusaha seformal mungkin...



Tok...tok... "Masuk"... duduklah Nau...Leon mempersilakan Naura duduk di sofa dalam ruangannya itu..



"Maaf tuan ada yang bisa saya bantu?



"Tidak perlu seformal itu,kita hanya berdua di sini



"Tapi tuan,tetap saja ini masih lingkungan kantor tidak etis rasanya kalau saya berbicara kurang sopan kepada anda..

__ADS_1



"Ckck.. bilang saja kamu memang sengaja mau menghindari aku kan Nau?



Naura tidak menanggapi,ia hanya diam tak bergeming sedikit pun,,melihat Naura terdiam membisu,Leon pun berjalan mendekati dan duduk persis di samping Naura..



"*Sayang,,aku merindukanmu*...



Naura kaget tiba\-tiba Leon menggenggam tangannya..



"*Lepaskan saya tuan,,



"shit Nau berhenti memanggilku tuan, aku benar\-benar merindukan kebersamaan kita seperti kemarin



"Lantas apa yang harus saya lakukan tuan Leonardo Prasetyo,,saya harus memeluk,tuan,bermanja\-manja pada tuan,atau kah saya harus mencium tuan hah?!



"mengapa kamu seperti ini Nau,,di rumah kamu selalu menghidari ku,bahkan di kantor pun kamu bersikap dingin padaku,,,apa mau mu sebenarnya Naura*..!!!



Untuk pertama kali nya Leon membentak Naura selama mereka saling mengenal,,saking terkejutnya Naura pun sampai meneteskan air matanya...



"*Kenapa kamu diam Nau,,,



"Maaf,,aku hanya lelah*



"*Lelah katamu,bagaimana denganku? apa kau tau aku pun sangat lelah harus terus bersandiwara di depan Miranda juga kedua orang tua ku,,tahukah kamu Nau aku pun tersiksa*..



Belum sempat Naura bicara,Leon pun melanjutkan kata\-kata nya...



"*Bukankah ini yang kamu mau Nau,kamu yang menyuruhku untuk tetap diam saat aku akan mengungkapkan hubungan kita hah?



"Karena aku memikirkan calon anakmu yang berada dalam kandungan Miranda kak,aku tak mau menyakiti anak yang tidak berdosa itu bahkan sebelum ia sempat lahir ke dunia ini...



"Sudah berapa kali ku tegaskan,Naura Putri Maulida,anak dalam kandungan Miranda itu bukan milikku,,aku mempertahankan dia hanya karena permintaan mu,puas kamu!!!



"Dia istrimu kak,bagaimana mungkin kamu tak mengakui buah cinta kalian...Aku sudah ikhlas kak,kehamilan Miranda membuka lebar\-lebar mata hati ku yang sempat buta karena cinta ku yang berlebihan terhadapmu



"Apa maksudmu Naura,bicaralah dengan jelas!!!



"Izinkan aku pergi kak,,,aku akan memulai hidup baru ku dan belajar melupakanmu



"Tidak!!! sampai kapan pun aku tak akan pernah mengizinkan mu pergi dari hidupku Nau,,jika kamu tetap memaksa kamu akan melihat mayat ku segera setelah kamu melangkahkan kaki keluar dari rumah ku..!!



"Egois... Sudahlah kak,aku harus kembali masih banyak kerjaan*



Tanpa mendengar jawaban Leon,ia pun meninggalkan ruangan itu sambil menghapus air matanya...



***Ceklek***... pintu terbuka... Rian pun menghampiri Naura,,



"*Hai kawan kenapa wajahmu kusut sekali,apa tuan memarahi mu? apakah ada masalah serius,,,



"Ah bawel loe,,,gue balik dulu bye...



"bye*...



*Apa yang terjadi di dalam ya ko gue jadi penasaran? batin Rian*

__ADS_1


__ADS_2