
"Apa Yang Mulia sadar dengan ucapan Yang Mulia, bahkan Yang Mulia sangat tau dengan jelas. jika Permaisuri Lan Ning tidak pernah ingin mendua.." ejek Xia Ming Yue..
"Aku akan membahasnya.." balas Kaisar Xiowen..
"Yang Mulia, Yang Mulia. Aku tidak akan pernah membagi hatiku.." ucap Xia Ming Yue..
"Aku ingin bercerai.."
"Jaga ucapan mu Selir Xia, aku sudah memberikan jabatan padamu, apa kau masih belum puas.." bentak Kaisar Xiowen..
"Apa Yang Mulia pikir aku wanita murahan yang gila harta.." teriak Xia Ming Yue..
"Jaga ucapan mu Selir Xia, dimana tata krama ?" bentak Kaisar Xiowen..
Xia Ming Yue diam, ia memalingkan wajahnya..
"Jangan keluar kediaman mu selama sebulan.." tegas Kaisar Xiowen berlalu pergi..
"Tunggu.."
Kaisar Xiowen menghentikan langkahnya, tanpa membalikkan badannya..
"Hem,, aku akan menurut diam di kediamanku, asalkan kau mau mengirimkan makanan ter enak di istana ini ke kediaman ku, bisa bisa aku mati kurus disini.." tutur Xia Ming Yue..
Dia sungguh menggemaskan saat cemberut seperti itu..
"Hem, baiklah.." balas Kaisar Xiowen datar.
"Cih, memangnya dia pikir siapa ? mengurungku se enaknya saja.."
Xia Ming Yue langsung merebahkan dirinya, ia tidak ambil pusing masalah Kaisar Xiowen.
Karna mulai hari esok ia akan memulai masakan yang menggugah selera..
Ke esokan paginya..
Setelah melakukan aktivitasnya,, Xia Ming Yue duduk santai sambil menyantap camilan di depannya.
Disisi lain..
__ADS_1
Dikediaman Naga..
"Pelayan cepat hidangkan masakan ter enak di istana ini,, mulai hari ini kirimkan ke kediaman Selir Xia, setiap harinya aku akan makan disana.." perintah Kaisar Xiowen..
Para pelayan pun mengangguk hormat, Kaisar Xiowen keluar dari kediamannya, ia menuju kediaman Selirnya..
Di tengah jalan ia berpapasan dengan Permaisuri Lan Ning..
"Hormat hamba, Yang Mulia.. Yang Mulia mau kemana ?" tanya Permaisuri Lan Ning..
"Ah, iya aku ingin ke kediaman Selir Xia.." jawab Kaisar Xiowen..
"Hem, begitukah. Untuk apa Yang Mulia ? apa Yang Mulia lupa dengan hamba ?" tanya Permaisuri Lan Ning menunduk..
Kaisar Xiowen tidak tega, ia memeluk Permaisuri Lan Ning.
"Baiklah, bagaimana mulai saat ini ? kau makan bermasa ku dengan Selir Xia ?" tanya Kaisar Xiowen..
"Benarkah Yang Mulia.." tanya balik Permaisuri Lan Ning, ia meremas hanfunya..
Si ****** itu
"Ayoo.."
Teriakan sang Kasim membuat Xia Ming Yue menatap ke arah pintu..
Astagah, untuk apa mereka datang kesini
Para pelayan pun memberi hormat, Permaisuri Lan Ning tersenyum dengan membanggakan diri, ia menatap sinis Xia Ming Yue..
"Selir Xia, dimana tata krama mu ? kenapa tidak memberikan hormat pada Yang Mulia ?" bentak Permaisuri Lan Ning..
Xia Ming Yue mengambil camilan kue bulannya, ia melirik Kaisar Xiowen..
Kaisar Xiowen menghela nafas, melihat lirikan Selirnya..
"Permaisuri sudahlah, kita datang kesini untuk makan bersama.." tegas Kaisar Xiowen.
"Tapi Yang Mulia.."
__ADS_1
Permaisuri Lan Ning menatap Kaisar Xiowen.
"Sudahlah.."
Beberapa saat kemudian..
Datanglah para pelayan membawa hidangan yang menggugah selera, Xia Ming Yue berdiri ia menghampiri makanan yang sudah tersaji di meja..
Kaisar Xiowen dan Permaisuri Lan Ning duduk berhadapan dengan Xia Ming Yue.
Hening hanya ada kata itu di kediaman Xia Ming Yue, yang terdengar hanyalah suara sendok.
"Yang Mulia, bolehkah aku keluar.."
Xia Ming Yue memecahkan keheningan tersebut..
"Tidak boleh, kau sedang di hukum.." balas Kaisar Xiowen..
"Dihukum, maksud Yang Mulia.."
Permaisuri Lan Ning keheranan..
"Selir Xia mengurangi tata kramanya.." jelas Kaisar Xiowen singkat..
"Syukurlah Selir Xia harus dihukum, Yang Mulia, karna Selir Xia tida sopan terhadap Yang Mulia.."
"Tapi setidaknya aku harus makan yang enak." timpal Xia Ming Yue tersenyum sinis.
"Maksud mu.."
"Permaisuri, dia akan menurut jika aku menuruti permintaannya.."
"Tapi Yang Mulia, jangan memanjakan Selir Xia, dia akan mengurangi harga dirinya.."
Brakk...
Xia Ming Yue yang mendengarkannya, ia memukul mejanya, ia menatap tajam Permaisuri Lan Ning..
"Permaisuri tarik ucapan Permaisuri,, jelas jelas dulu bukan aku yang menaiki ranjang Kaisar Xiowen, Permaisuri bisa lihat sendiri pakaian ku masih utuh, Siapa yang ingin masuk ke istana ini ? apa Permaisuri kira aku mencintai seorang laki laki yang sudah mencampakan ku, sama sekali tidak !!"
__ADS_1
Deg..
Kaisar Xiowen yang mendengarkan perkataan Selirnya, ia meremas sendoknya hingga sendok itu melengkung...