Mendadak Selir

Mendadak Selir
24 : Pertengkaran ke Dua


__ADS_3

"Diam !!" bentak Kaisar Xiowen..


"Kenapa kalian selalu bertengkar hanya masalah kecil.." teriak Kaisar Xiowen, menatap tajam Xia Ming Yue dan Permaisuri Lan Ning..


"Permaisuri, aku akan mendidik Selir Xia dengan caraku sendiri, jadi kau tidak usah ikut campur dan kau Selir Xia, sampai kapan kau mau berubah.." ucap Kaisar Xiowen dengan penuh penekanan..


"Sampai aku muaak.." teriak Xia Ming Yue..


Kaisar Xiowen tidak bisa mengontrol emosinya,, ia mengayunkan tangannya menampar Xia Ming Yue, namun ia menghentikannya dan meninggalkan Xia Ming Yue serta Permaisurinya..


Permaisuri Lan Ning menatap tajam Xia Ming Yue. "Dengar Selir Xia kamu tidak berhak bersama dengan Yang Mulia, hanya aku yang pantas dengannya. Aku bukan Lan Ning yang dulu, yang hanya menangis ketika ada masalah.."


"Kau sama saja, wajah mu tidak ada yang berubah.."


"Daripada wajah mu sangat jelek dan murahan, Lagi pula Kekaisaran Xio tidak butuh istri buruk rupa.."


"Oh benarkah," Xia Ming Yue melepaskan cadarnya..


Permaisuri Lan Ning terkejut, beberapa detik ia terpesona akan kecantikan Xia Ming Yue, namun ia sadar, ia tidak harus mengagumi kecantikan musuhnya..


"Jadi kau berbohong pada Yang Mulia.."


"Ya, aku berbohong ! jadi mau mengadu silahkan saja, dasar Ulet Ketek.." cemoh Xia Ming Yue..


Permaisuri Lan Ning yang mendengarkannya, ia langsung beranjak pergi menuju kediaman Naga..


"Yang Mulia.." sapa Permaisuri Lan Ning ia menghampiri Kaisar Xiowen yang menatap ke luar lewat jendela, ia merasa pusing dengan masalah yang tadi..


"Ada apa lagi ?" tanya Kaisar Xiowen datar..


"Yang Mulia, apa Yang Mulia tau ? tadi hamba melihat wajah Selir Xia, wajahnyax sungguh cantik tapi dia membohongi Yang Mulia.." tutur Permaisuri Xia..

__ADS_1


"Aku sudah tau Permaisuri, hanya saja itu urusan Selir Xia mau melepaskan cadarnya atau tidak.." ucap Kaisar Xiowen ia bahkan tetap saja tidak menatap Permaisuri Lan Ning..


"Yang Mulia, ceraikan dia.."


Permaisuri Lan Ning memeluk Kaisar Xiwoen dari arah belakang..


"Apaa Yang Mulia lupa dengan janji kita, hamba mohon ceraikan dia.."


Kaisar Xiowen melepaskan pelukan Permaisuri Lan Ning..


"Itu urusan ku, mau menceraikannya apa tidak.." balas Kaisar Xiowen ia menatap Permaisuri Lan Ning yang mengeluarkan air matanya..


"Yang Mulia, kenapa seperti ini, Yang Mulia sudah mengingkari janji kita.."


Permaisuri Lan Ning menangis, ia menggenggam tangan Kaisar Xiowen..


Kaisar Xiowen melepaskan genggaman tangan Permaisurinya..


"Aku seorang Kaisar, jadi aku berhak menjaganya ataupun mencintainya.." balas Kaisar Xiowen datar, ia langsung pergi meninggalkan Permaisurinya...


Disisi lain..


Xia Ming Yue tidak berhenti makan, setelah perdebatan tadi, ia melampiaskan kemarahannya dengan menyantap semua hidangan di depannya..


"Yang Mulia, jangan terlalu banyak makan. Tidak baik untuk kesehatan Yang Mulia.." ucap pelayan Fu menasehatinya agar tetap tenang..


"Huh, lalu aku harus melampiaskannya pada siapa Bibi.." Xia Ming Yue kembali memakan makanannya dengan lahap..


"Hemm,, sepertinya aku harus bertemu dengan Selir Chu.."


Xia Ming Yue menghentikan makannya, ia langsung bergegas pergi menuju istana dingin. Di ikuti para pelayannya..

__ADS_1


Sampai di istana dingin..


"Aku ingin bertemu dengan Selir Chu.." perintah Xia Ming Yue ke penjaga..


"Maaf Yang Mulia,, tapi...." ucap sang penjaga dengan menunduk..


"Hem,, cepat bilang padanya.."


Xia Ming Yue menatap dua penjaga dengan tatapan tajam..


Salah satu penjaga masuk, ia melaporkan pada Selir Chu..


"Untuk apa dia datang kesini ? apa dia ingin mengejek ku ?"


Selir Chu langsung keluar, ia menatap tajam Xia Ming Yue.


"Untuk apa kamu datang kesini? ingin menertawakan ku.."


"Tidak ! siapa juga yang ingin mengejek mu ? tidak ada gunanya, aku tau kau tidak sengaja mendorong Permaisuri, aku bisa saja membantu mu, untuk keluar.."


Xia Ming Yue tersenyum sinis..


"Cih, kau Selir yang terbuang mana mungkin bisa membantu ku.." balas Selir Chu..


"Ya sudah kalau kau tidak mau,, aku juga tidak repot.."


Xia Ming Yue berlalu pergi, ia menghentikan langkahnya.. "Besok Liu akan datang, pikirkan baik baik.."


Xia Ming Yue melanjutkan langkah kakinya.


Sampai dikediamannya..

__ADS_1


"Xia'er, apa yang kau lakukan ? bisa saja Selir Chu mencelakai mu ?"


"Biarkan saja, aku harus membuat tontonan yang menarik sebelum pergi." jawab Xia Ming Yue ia langsung merebahkan dirinya...


__ADS_2