
Xia Ming Yue mengekori Tetua Xue..
"Kesatria bayangan ini adalah Kesatria terhebat di seluruh Kekaisaran, masing masing Kultivasinya adalah tahap menengah.."
"Kesatria bayangan yang berhanfu kuning berasal dari Kekaisaran Long, Kesatria yang berhanfu ungu berasal dari Kekaisaran Cun dan yang terkahir berasal dari Kekaisaran Xiowen.."
"Baguslah,, tunggu apa lagi malam ini kita akan menyerangnya, tapi sebelum itu lumuri pedang kalian dengan racun.." perintah Xia Ming Yue..
"Tenang saja nona pedang kami telah di lumuri racun.." jawab salah satu Kesatria pengawal hanfu berwarna ungu.
"Baguslah jika begitu, aku tidak perlu repot repot membuat racun.."
Selang beberapa saat, terdengarlah sebuah suara yang membuat semuanya keheranan.
Hahaha...
"Apa kalian menunggu kedatanagan ku ?" ucap seorang laki laki paruh baya..
"Klan Hitam.." ucap Tetua Xue terkejut..
"Sial ! mereka datang lebih dulu, apa kalian siap musuh mengincar kita, maka kita tidak boleh mundur.."
Laki laki paruh baya yang mengunakan hanfu hitam itupun mengeluarkan sebuah pedang..
"Aku akan mengahadapinya.."
Xia Ming Yue meleset pergi menghampiri laki laki paruh baya tersebut..
"Cih, gadis ingusan seperti mu ingin melawan ku, tidak akan mudah.."
"Jangan meremehkan ku.." ucap Xia Ming Yue ia mengeluarkan Leo..
"Haha, ternyata musuh ku juga sudah bangkit tapi sayangnya di seorang wanita.."
__ADS_1
"Cih, jangan meremehkan seorang wanita.."
Merekapun saling beradu pedang..
Xia Ming Yue menyerangnya dengan membabi buta, laki laki paruh baya itupun mundur sambil menangkis serangan Xia Ming Yue, Laki laki paruh baya itupun sadar jika di belakangnya ada pohon, saat pedang Xia Ming Yue ingin menebasnya, laki laki paruh baya itu mundur kesamping sehingga pedang Xia Ming Yue menebas pohon tersebut hingga tumbang..
Tetua Klan Hitam terbang, Xia Ming Yue mengikutinya, jadilah mereka beradu pedang di udara..
"Aku penasaran dengan wajah mu garis cilik.." ejek Tetua Klan Hitam..
"Dasar orang tua bau tanah.." ejek Xia Ming Yue..
"Bagaimana jika kau menjadi istriku saja."
"Cih, jangan bermimpi.."
trang....
Disisi lain..
"Hormat hamba, Yang Mulia. Hamba sudah menemukan bukti jika Selir Xia tidak bersalah.." jelas Jendral Yen..
"Yang Mulia, ini adalah pelayan yang menemukan pelayan Lu menyelinap masuk ke kediaman Selir Xia.."
Kaisar Xiowen menatap tajam pelayan tersebut.
"Benar Yang Mulia, hamba melihat dengan mata kepala hamba sendiri, pada waktu itu hamba sedang keluar mencari sayur. Tanpa sengaja hamba menemukan pelayan Lu mengendap ngendap masuk ke kediaman Selir Xia, hamba juga melihat jika Selir Xia berada di atas dahan bunga sakura, sebenarnya hamba yakin jika Selir Xia sudah tau jika ada seseorang pelayan yang menyelinap masuk.."
Deg..
"Hormat hamba, Yang Mulia.." ucap Selir Chu..
"Hamba sudah menaruh curiga jika itu permainan Permaisuri dan hamba juga curiga jika Adik membiarkannya begitu saja.." timpal Selir Chu..
__ADS_1
"Dasar wanita bodoh, kenapa dia mau saja di fitnah, aku kurang apa padanya.." Kaisar Xiowen berlari menuju istana dingin...
Brakk...
Kaisar Xiowen menendang pintu dengan kasar..
pelayan Fu yang melihatnya sangat terkejut sekaligus ketakutan..
"Yue'er.."teriak Kaisar Xiowen, ia melihat di ranjang namun tidak ada Xia Ming Yue..
"Hormat hamba, Yang Mulia.." ucap pelayan Fu.
"Dimana dia?"
"Maaf Yang Mulia, Selir Xia tadi ke,, ke,, keluar." jawab pelayan Fu..
"Cepat cari Selir Xia.." teriak Kaisar Xiowen..
"Yang Mulia, bagaimana dengan ledakan tadi bahkan Klan Xue sudah memberikan sinyal, mungkinkah sudah terjadi pertempuran ?"
"Baiklah, jangan berhenti sebelum menemukan Selir Xia, ayo Jendral.." ucap Kaisar Xiowen..
Merekapun menuju ke pegunungan Klan Xue..
Sampai di Klan Xue, Kaisar Xiowen dan Jendral Yen terkejut, mereka melihat Klan Xue di genangan darah dimana mana, bahkan mayat berserakah..
Mereka menoleh ke atas..
"Tetua Klan Hitam dan itu adalah master.." ucap Kaisar Xiowen..
Bammm...
Pusaran awan hitam mengelilingi perguruan Xue,,
__ADS_1
Kekuatan Xia Ming Yue dan Tetua Klan Hitam terkuras habis, mereka sama sama memiliki kekuatan yang setara..Tanpa sadar Topeng Xia Ming Yue terlepas.
"Yue'er.." ucap Kaisar Xiowen terkejut.