
Pelayan Fu memberikan mereka masing masing cangkir air, para pelayan saling melirik..
"Minumlah.." perintah Xia Ming Yue..
Para pelayan pun meminum air tersebut dalam sekali teguk..
"Bagus.." Xia Ming Yue mengeliling ke lima pelayan tersebut..
"Aku ingin bertanya pada kalian, kalian tentu tau tentang kejadian Selir Chu, bukan." ucap Xia Ming Yue dengan tegas..
"Hamba, tau Yang Mulia.."
Xia Ming Yue mendekati pelayan Selir Chu, ia mengangkat dagunya dengan satu jari telunjuknya..
Tatapan Xia Ming Yue dengan pelayan itu pun bertemu..
"Aku tidak suka dengan kebohongan.." Xia Ming Yue melirik para pelayan, ia mundur 2 langkah..
"Katakan dengan sejujurnya apa yang kalian ketahui tentang kejadian itu,, kalian pelayan Selir Chu juga tau, pada saat itu Selir Chu tersandung oleh batu kemudian tanpa sengaja tangannya mendorong Permaisuri, tapi kenapa kalian bersaksi kebohongan.." jelas Xia Ming Yue menatap mereka dengan tatapan tajam..
"Katakanlah dengan jujur, perlu kalian ketahui air yang kalian minum adalah racun, aku juga mempunyai bukti lainnya jika kalian berbohong di hadapan Yang Mulia.." Xia Ming Yue mengambil satu buah cery di mejanya. ia menatap kelima pelayan..
"Katakan !" bentak Xia Ming Yue...
"Ampun Yang Mulia, hamba tidak berani, benar pada waktu itu Selir Chu tersandung oleh batu.." jelas salah satu pelayan Selir Chu..
Para pelayan pun bersujud..
__ADS_1
Kaisar Xiowen geram, mendengarakan ucapan para pelayan, ia menatap tajam para pelayan..
"Lalu kenapa kalian berbohong ? jika kesaksian kalian tidak sesuai dengan kenyataan.." bentak Kaisar Xiowen..
"Hamba takut, sebelum kejadian Permaisuri mendatangi hamba, hamba disuruh memata matai Selir Chu, jika hamba tidak melakukannya, keluarga hamba yang akan menjadi sasarannya.." jelas kedua pelayan, menangis tersedu sedu...
"Jika Yang Mulia masih kurang puas, mari kita ke tempat kejadian, pasti ada batu yang membuat Selir Chu tersandung.."
Xia Ming Yue keluar dari kediamannya. Di ikuti Kaisar Xiowen, Pangeran Bai dan para pelayan..
Sampai di tempat kejadian..
Xia Ming Yue melihat batu yang ia lemparkan ke Selir Chu..
"Ini ada batu, apa ini batunya ?" tanya Xia Ming Yue..
Para pelayan menunduk, mereka saling melirik..
"Ampun Yang Mulia, jangan hukum hamba yang telah berbohong, suami hamba sakit dan hamba juga harus membiyai nya sekaligus kedua anak hamba.." ucap salah satu pelayan dengan membenturkan dahi di tanah..
Kaisar Xiowen mengepalkan tanganya, ia tidak pernah menyangka wanita yang pernah singgah di hatinya melakukan perbuatan yang tercela.
"Selir Xia aku ingin besok kau menghadiri rapat pertemuan.." perintah Kaisar Xiowen, sedangkan Xia Ming Yue hanya menjawab dengan santai. "Baiklah, tapi Yang Mulia harus membebaskan hamba dari hukuman dan untuk para pelayan keluarkan mereka dari istana, jangan menghukum mereka karna mereka juga terdesak.." ucap Xia Ming Yue menatap para pelayan yang menangis..
Kaisar Xiowen mengangguk, ia langsung pergi menuju kediaman Phoenix..
Xia Ming Yue tersenyum, menatap punggung Kaisar Xiowen yang telah menjauh..
__ADS_1
Pangeran Bai sangat kagum akan kebijakan Kakak iparnya..
"Waw, Kakak sungguh hebat. Bahkan Kakak ipar diperbolehkan masuk ke acara rapat besok, tentu mengenai pajak itu.." ucap Pangeran Bai menatap Xia Ming Yue tersenyum..
"Terimakasih Yang Mulia.." ucap para pelayan.
"Mulailah hidup baru kalian dan Bibi, kabarkan pada Selir Chu." ucap Xia Ming Yue tersenyum, kemudian berlalu pergi menuju kediamannya..
Di tempat lain..
Permaisuri Lan Ning tertawa dengan bahagia, ia berpesta atas kemenangannya menghancurkan Selir Chu,,
"Hah, ternyata mudah sekali, aku yakin Yang Mulia sangat mencintaiku,, haha.."
Braaakk..
Permaisuri Lan Ning terkejut, ia menoleh..
"Yang Mulia.."
Permaisuri Lan Ning ketakutan melihat tatapan tajam Kaisar Xiowen, ia langsung memberi hormat padanya.
"Permaisuri Lan Ning, aku tidak pernah menyangka, kau mengecewakan ku dan membuat kesaksian palsu atas Selir Chu.." ucap Kaisar Xiowen dengan suara dingin..
Permaisuri Lan Ning membulatkan matanya, ia menatap Kaisar Xiowen dengan tatapan memohon..
"Yang Mulia, hamba tidak berani berbohong, semua itu sudah jelas jika Selir Chu mendorong hamba dengan sengaja.." ucap Permaisuri Lan Ning, ia menghampiri Kaisar Xiowen kemudian memegang tangannya.
__ADS_1
"Jangan keluar kediaman mu selama tiga bulan.." ucap Kaisar Xiowen dengan tatapan tajamnya, ia meninggalkan Permaisuri Lan Ning yang berteriak memanggil namanya.