Mendadak Selir

Mendadak Selir
41 : Kebahagiaan.


__ADS_3

Pada malam harinya..


An Ling Hua memakai hanfu polos putih yang di bantu oleh pelayan Fu..


"Bibi, yang benar saja aku memakai bikinian.." ucapnya dengan nada sewot..


Pelayan Fu terkekeh..


"Yang Mulia, ini adalah malam pertama Yang Mulia.."


"Tapi tidak harus memakai hanfu begini lah.." ucap An Ling Hua.


"Ekhem..."


Merekapun menoleh ke arah pintu, An Ling Hua langsung menundukkan pandangannya, ia tak mampu menatap sang Suami..


Pelayan Fu segera memberi hormat kemudian berlalu pergi..


Perlahan lahan Kaisar Xiowen mendekati An Ling Hua..


Ia mengangkat dagunya dengan jari telunjuknya, memandang An Ling Hua begitu lekat..


"Kau sungguh cantik Permaisuri.." ucap Kaisar Xiowen, ia mencium An Ling Hua begitu lembut..


Kaisar Xiowen langsung menggendong An Ling Hua ke ranjangnya..


Dengan hati hati Kaisar Xiowen membaringkan tubuh An Ling Hua secara perlahan lahan..


"Ling'er aki sungguh mencintai mu, maaf, maafkan aku yang selalu mengecewakan mu.." lirih Kaisar Xiowen, ia mengingat begitu jelas tindakannya yang mampu membuat An Ling Hua meninggalkannya..


"Hamba sudah memaafkan Yang Mulia, maaf jika hamba masih belum bisa menjadi istri yang sempurna untuk Yang Mulia.." ucap An Ling Hua..


Kaisar Xiowen tersenyum, ia mencium An Ling Hua begitu lembut, sementara tangannya telah melepas hanfu Ling Hua..


"Ling'er mungkin ini terasa sakit, apa kau yakin ?"


"Aku akan menyerahkannya pada Yang Mulia.."


"Cukup panggil nama ku sana Ling'er.."


"Xiowen.." ucap An Ling Hua tersenyum..


Kaisar Xiowen tersenyum, ia mencium kening An Ling Hua, turun kedua matanya, kemudian menciumnya bibir seksinya..


Kaisar Xiowen terus memberikan jejak setiap jengkal tubuh An Ling Hua.


Karna sudah dikuasai nafsu birahi,

__ADS_1


Kaisar Xiowen, ******* gundukan An Ling Hua..


"Ah, Yang Mulia.." lirih An Ling Hua memejamkan matanya. Kaisar Xiowen yang mendengarkan desahan An Ling Hua. Dengan lembut ia menancapkan miliknya secara perlahan lahan, hingga An Ling Hua merasakan kesakitan dan kenikmatan yang tiada dunianya.


Desahan demi desahan keluar dari mulut An Ling Hua dan Kaisar Xiowen, entah berapa kali mereka melakukannya dengan bermacam gaya. Surga dunia yang mereka lakukan hingga pagi..


9 Bulan kemudian...


Terlihat para pelayan keluar masuk di kediaman phoenix, mereka membawa darah segar dan kembali lagi membawa air..


"Yang Mulia tenanglah, jangan khawatir.." ucap Nyonya Chu..


Karna setiap harinya, Selir Chu sering menemui An Ling Hua yang sudah dianggap Adik..


hoek hoek ..


Tabib istana keluar membawa seorang bayi..


"Selamat Yang Mulia. Bayinya seorang Pangeran.."


Kaisar Xiowen tanpa sadari, ia meneteskan air matanya. Lalu mengambil bayi tersebut. Mencium keningnya..


"Yang Mulia selamat." ucap Nyonya Chu.


"Tabib, Permaisuri akan melahirkan lagi.." ucap seorang pelayan.


Selang beberapa saat..


hoek..hoek..


Tabib itupun keluar kembali, Kaisar Xiowen menyerahkan bayinya pada Nyonya Chu kemudian ia mengambil bayinya yang ada di tangan Tabib istana..


"Selamat Yang Mulia. Bayinya Yang Mulia kembar.." ucap Tabib istana tersenyum di ikuti oleh Nyonya Chu..


"Bagaiman keadaan Permaisuri ?" tanya Kaisar Xiowen khawatir.


"Permaisuri baik baik saja Yang Mulia, hanya kelelahan setelah selesai melahirkan. Hamba akan membuatkan obat untuk Permaisuri.." ucap Tabib istana.


Kaisar Xiowen mengangguk kemudian ia masuk kedalam.


Kaisar Xiowen menghampiri An Ling Hua, ia mengecup keningnya sambil menggenggam tangan An Ling Hua..


"Terimakasih Ling'er, terimakasih.." ucap Kaisar Xiowen tak henti hentinya mengucapkannya dan mencium kening An Ling Hua..


"Aku bahagia memiliki mu dan kini kau menambah ke bahagiaan itu. Aku berjanji akan membahagiakan mu dan Anak kita.." ucap Kaisar Xiowen sambil meneteskan air mata..


An Ling Hua tersenyum, ia menangis terharu mendengarkan ucapan Kaisar Xiowen..

__ADS_1


"Ling'er terimakasih, kehadiran membuat aku tau apa itu kehilangan dan kebahagian.." ucap Kaisar Xiowen dengan membenamkan kepalanya di leher An Ling Hua...


Selesai..☺️


An Ling Hua dan Kaisar Xiowen



Asslamualaikum,,


Semangat beraktivitas, semoga di paringi lancar rezekinya..


Jika berkenan, baca novel ku yang lainnya ya..


1 Permaisuri Sang Penguasa


2 Permainan **Sang Permaisuri


3 Selir Yang Terbuang


4 Air Mata Sang Selir


5 Permaisuri Jahat !


6 Oh, Kaisar Ku🤗


7 Istri Kontrak Kaisar Kejam


Jangan lupa sedekah jempolnya ya kakak


Assalamualaikum Wr. Wb.


Alhamdulillah ya kak, terima kasih atas dukungan kalian. Tanpa kalian aku mah author rengginang ini bisa apa. Terima kasih banyak, like dan komentarnya. Masih setia mengikuti cerita novel author yang lainnya.


Dan untuk hari ini, author mau promosi, mungkin ada yang minat dengan salah satu novel author, yang jelas beda ya sama aplikasinya. Di sana author sudah buat bonus chapter dan akan berbeda hasilnya di aplikasi ama Penerbitnya.


Ini novel author yang pertama sudah terbit tinggal novel satunya yang semoga saja cepat menyusul. Yang mau beli semoga bertambah rezekinya, yang belum punya uang semoga di lancarkan rezekinya.


"Yuk kak, Dukung author dengan beli karyanya. Cinta ama novel author, harus punya donk😊"




#Yang Mau pesen pakai COD bisa di lihat di Shopee


__ADS_1


__ADS_2