Mengejar Cinta Om Suami Orang

Mengejar Cinta Om Suami Orang
Di Luar Nalar


__ADS_3

"Ray, sepertinya dia benar benar cemburu padaku" ucap laki laki tampan yang sedang merangkul pundak Rayya


"benarkah?"


"apa kau tidak lihat bagaimana ekspresi om tua mu itu? dia seperti mau menelanku hidup hidup"


"ih.. kau itu, jangan katain om tua dong kak.. om Alam itu laki laki tertampan yang pernah aku lihat"


Lelaki yang bernama Bara itu hanya memutar bola matanya malas. Ia tak habis pikir, bagaimana bisa sepupu cantiknya itu malah tertarik dengan om om tua yang sudah punya istri? Sedangkan di belakangnya saja sangat banyak laki laki tampan, muda, dan kaya yang rela mengantri untuknya.


"oh ya kak Bara, kenapa kakak pulang? bukankah harusnya masih satu bulan lagi?"


"kalau saja adikmu itu tak cerewet dan memintaku untuk menjadi kekasih pura puramu, aku juga tak akan pulang"


"Jadi Ryana yang menyuruh kakak pulang?"


"hmm"


"wah.. ternyata adikku itu peduli juga padaku"


"tidak juga"


"maksut kakak?


"dia sengaja menyuruhku pulang agar dia bisa bebas berkencan dengan pacar bulenya itu tanpa larangan dariku"


"waow.. ternyata adikku benar benar pintar. Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui"


What? Benar benar tidak waras kedua adik perempuanku.


Bara adalah anak pertama dari pasangan Riko dan Bianca yang tak lain adalah paman dan bibi dari Rayya.


Bara bekerja di perusahaan ayahnya yang berada di negara Italia. Dan adik Rayya yang bernama Ryana juga melanjutkan studynya di Italia. Jadi Dengan sengaja, Ryana harus ikut tinggal di mansion Bara yang ada di negara yang terkenal dengan sebutan menara Pisa atau menara miring tersebut.


*

__ADS_1


Sementara di sudut ruang yang berbeda, Alam yang baru saja sampai di rumahnya langsung di sambut oleh pelukan hangat sang putra.


Entah mengapa saat memeluk putranya, tiba tuba Alam terpikirkan suatu rencana.


"sayang, apa kau mau jalan jalan?"


"mau ayah"


"apa kau mau bertemu dengan tante cantik?"


"mau ayah"


"apa kau mau makan ice cream bersama tante cantik?"


"mau ayah, atu mau"


"baiklah, kalau begitu ayo ikut ayah ke kamar. Alfaro harus ganti baju. Ayah akan mendandanimu menjadi sangat tampan hari ini"


"ayo ayah.." Alfaro begitu bersemangat. Ia bahkan terlihat berlompatan sembari menyanyi lirih yang entah lirik lagu apa yang sedang ia nyanyikan


Karena kegiatan tangan yang di lakukan oleh Alam begitu sigap dan gesit. Akhirnya hanya dalam hitungan detik, Alam mampu merubah penampilan putranya dalam sekejap saja.


"Selesai, ayo"


Alam membawa Alfaro kedepan. Namun saat sampai di ujung tangga, Sang susterpun begitu syok dan terkejut dengan penampilan Alfaro saat ini.


"astaghfirullah"


"ada apa sus?"


"tuan, kenapa tuan Alfaro di dandani seperti itu?"


Seketika Alam menghentikan langkahnya. Ia menatap pada sang putra.


"Naudzubillah!! Astaghfirullohal adzim!! Audzubilla himinasyaito nirrojim. bismillahirrohma nirrohim. Allohumma bariqlana fima rozaqtana waqiina adza bannar"

__ADS_1


Alam pun begitu syok dan hampir lemas serta pingsan kala melihat penampilan sang putra. Ia begitu tercengang dengan putranya yang kini malah terlihat begitu cantik.


Bahkan ia pun tak sadar jila doa yang baru saja keluar dari bibirnya adalah doa sebelum makan.


Bagaimana tidak, pada saat mendandani sang putra, pikiran Alam malah hanya terfokus pada sang nona muda. Entah mengapa semenjak nona mudanya pergi bersama pria asing itu, hati dan pikirannya mendadak tak tenang.


Alam terus membayangkan bibir Rayya yang begitu indah, merah merekah bak buah delima. Hingga tanpa sadar, ia malah meraih lipstik dan mengaplikasikannya ke bibir Alfaro.


Alam tak hentinya membayangkan rambut Rayya yang begitu indah tergerai. Hingga ia tanpa sadar malah memberikan beberapa jepit kupu ke rambut Alfaro.


Dan Alam yang begitu menyukai penampilan Rayya yang terlihat feminim dengan memakai rok pendek seperti tadi, Ia tanpa sengaja malah membuka gaun indah yang akan akan ia berikan sebagai kado ulang tahun untuk putri Boy minghu depan. Dan Alam malah memakaikan gaun itu kepada Alfaro.


Jelas saja hal itu mampu membuat siapapun menjadi tertawa dengan penampilan Alfaro yang cantik dengan gaun kekecilan.


Karena wajahnya yang sangat tampan, Alfaro nampak anggun bak princess dengan balutan gaun indah yang kekurangan bahan.


Sungguh menggelikan bukan?


"tuan, kenapa anda mendandani tuan Alfaro seperti perempuan? bukankah anda ingin mengajaknya pergi bertemu dengan nona Rayya?" tanya sang babysiter


"iya sus, aku lupa"


"tuan, bagaimana anda bisa lupa kalau anak anda adalah laki laki?"


"bukan seperti itu. Aku bukan melupakan anakku adalah laki laki, tapi aku hanya terlalu membayangkan Rayya hingga__" "ah sudahlah, lupakan saja sus! aku akan mengganti penampilan Alfaro kembali.


Alam bergegas membawa putranya masuk ke dalam kamar. Ia kembali mendandani Alfaro dengan benar. Mendandani putranya itu dengan sangat tampan dan mempesona.


Sang baby sitter hanya menggeleng menahan tawa. Ia tak habis pikir bahwa tuan Alam yang terkenal cuek mampu melakukan hal di luar nalar hanya karena membayangkan seorang wanita.


aku yakin kalau tuan Alam pasti mulai menyukai nona Rayya. pikir sang babysiter


.


.

__ADS_1


__ADS_2