
" Maaf tuan, apakah tuan sudah jatuh cinta dengan nona Rebecca?" Tanya asisten Rey.
" Aku tidak mungkin jatuh cinta padanya, bukankah dia budak ku jadi sebagai budak sudah sepantasnya menuruti semua keinginanku." Ucap tuan Richard yang bertentangan dengan kata hatinya.
" Nona Rebecca sangat cantik dan saya merasakan kalau nona Rebecca berbeda dengan wanita lain. Maaf tuan muda kalau tuan muda tidak suka lagi biarlah saya yang akan menikah dengan nona Rebecca." Ucap asisten Rey yang ingin mengetes tuan Richard.
Tuan Richard menatap tajam ke arah asistennya sedangkan asistennya sebenarnya tidak ada keinginan untuk merebut nona Rebecca hanya saja asisten Rey ingin agar tuan Richard mengakui perasaannya.
" Apakah kamu sudah bosan hidup?" Tanya tuan Richard sambil menatap tajam ke arah asisten Rey.
" Maaf tuan tentu saja saya tidak mau, saya kan hanya bilang kalau tuan tidak suka saya bersedia menikah dengan nona Rebecca." Ucap asisten Rey.
" Apakah kamu tidak tahu dua hari lagi aku akan menikah dengan Rebecca?" Tanya tuan Richard.
__ADS_1
" Saya tahu tuan dan saya juga tahu setelah nona Rebecca melahirkan tuan akan menceraikan nona Rebecca.
" Iya memang benar setelah Rebecca melahirkan aku akan menceraikan Rebecca. Apakah kamu mau dengan barang bekas ku?" Tanya tuan Richard sambil tersenyum sinis.
" Saya tidak mempersalahkan hal itu karena buat saya nona Rebecca wanita yang berbeda dengan wanita yang lain di luaran sana. Walau sudah kehilangan mahkota berharganya saya akan tetap menikahinya karena sangat susah menemukan wanita yang sebaik nona Rebecca. Apakah tuan merestui hubungan kami untuk menikah dengan nona Rebecca setelah tuan menceraikan nona Rebecca?" Tanya asisten Rey sambil menatap mata tuan Richard.
" Jangan sekali - kali kamu berpikiran seperti itu untuk menikah dengan Rebecca." Ucap tuan Richard sambil menatap tajam ke arah asisten Rey.
" Maaf tuan, sebenarnya saya hanya mengetes tuan apakah tuan menyukai nona Rebecca atau tidak? tanpa disadari oleh tuan sebenarnya tuan sudah jatuh cinta dengan nona Rebecca." Jawab asisten Rey.
" Baik tuan." Jawab asisten Rey patuh.
Asisten Rey menundukkan kepalanya kemudian pergi meninggalkan tuan muda Richard sendirian di kamarnya.
__ADS_1
( " Aku tahu tuan muda sudah mulai mencintai nona Rebecca tapi tuan belum menyadari hal itu." Ucap asisten Rey dalam hati ).
Tanpa sepengetahuan mereka berdua dokter Rebecca mendengar percakapan mereka berdua. Sebenarnya dokter Rebecca tadi ingin memberitahukan ke tuan Richard kalau makanannya sudah siap tetapi ketika mendorong pintu yang tidak tertutup dengan rapat dan tanpa sengaja dokter Rebecca mendengar percakapan mereka berdua.
Dokter Rebecca hanya tersenyum hambar dan tidak berapa lama air matanya keluar namun dengan cepat dokter Rebecca segera menghapusnya dengan kasar dan berjalan dengan cepat menuju ke kamarnya.
Dokter Rebecca masuk ke dalam kamar mandi kemudian menyalakan air shower yang masih menggunakan pakaian lengkap sambil duduk memeluk lututnya.
" Kenapa hatiku sesakit ini ketika mendengar ucapan tuan Richard? kamu sangat bodoh Rebecca, sangat bodoh!!! kamu menyukai pria yang tidak menyukai dirimu." Maki dokter Rebecca pada dirinya sendiri.
Setelah menghilangkan rasa sesak nya dokter Rebecca melepaskan pakaiannya hingga polos tanpa sehelai benang pun kemudian mandi lagi. Kini dokter Rebecca sudah mandi dan memakai dress warna putih serta memoles wajahnya dengan tipis dan memakai lipstik warna merah muda.
" Semangat Rebecca tuan Richard sudah membelimu dan sudah sepantasnya tuan Richard memperlakukanmu sebagai seorang budak, jika suatu saat tuan Richard tidak membutuhkan dirimu dan sudah menemukan wanita yang lebih baik darimu maka kamu harus mundur dan pergi dari kehidupannya karena kamu tidak pantas mendapatkan pria seperti tuan Richard. Ingat tugasmu sekarang adalah mengumpulkan uang yang sangat banyak untuk menggantikan uang yang telah diberikan orang tuaku untuk membeli diriku agar aku bebas dari budaknya tuan Richard. Tuan Richard berhak hidup bahagia sedangkan kamu hidup dengan kesedihanmu. Kesedihan dari kecil hingga sekarang dan selamanya kamu mengalami kesedihan. Jangan berharap kamu memperoleh kebahagiaan." Ucap dokter Rebecca pada dirinya sendiri.
__ADS_1
Setelah puas berkata dengan dirinya sendiri dokter Rebecca keluar dari kamarnya bertepatan tuan Richard juga keluar dari kamarnya dengan di dorong kursi roda oleh asisten Rey.
" Selamat sore tuan Richard, selamat sore tuan Rey." Sapa dokter Rebecca sambil tersenyum kemudian menundukkan kepalanya ).