
" Apa saja aku suka." jawab tuan Richard
" Ok, sampai di mansion mommy akan masak khusus daddy," ucap dokter Rebecca.
" Benarkah?" tanya tuan Richard tersenyum bahagia.
" Benar," jawab dokter Rebecca sambil masih menggenggam tangan suaminya.
Singkat cerita kini mereka sudah sampai di mansion milik tuan Richard, dokter Rebecca menuju ke arah dapur sedangkan tuan Richard pergi ke ruangan kerja bersama asisten Rey hingga setengah jam kemudian dokter Rebecca sudah selesai memasak dan berjalan ke arah ruang kerja suaminya.
Tok Tok Tok
" Masuk," jawab tuan Richard
Ceklek
Dokter Rebecca membuka pintu dan melihat tuan Richard dan asisten sedang menatapnya membuat dokter Rebecca masuk ke dalam ruangan tersebut.
" Masakan sudah matang, kita makan bersama yuk," ajak dokter Rebecca sambil berjalan ke arah suaminya untuk mendorong kursi rodanya.
" Mommy, daddy tidak ingin memakai kursi roda lagi." Ucap tuan Richard
" Jangan dulu daddy, ke dua kaki daddy belum kuat, sabar ya mungkin sekitar kurang dari seminggu ke dua kaki daddy akan kuat." jawab dokter Rebecca
" Baiklah." Jawab tuan Richard patuh.
" Kak Rey, ayo kita makan bersama," ajak dokter Rebecca
" Maaf nona, saya belum lapar," jawab asisten Rey berbohong karena dirinya tidak enak numpang makan di rumah bosnya.
" Sayang sekali padahal aku masaknya banyak supaya kak Rey ikut makan," ucap dokter Rebecca dengan nada sedih
" Rey makan," perintah tuan Richard
__ADS_1
" Baik tuan," ucap asisten Rey patuh
Mereka pun berjalan ke arah ruang makan dan mereka pun makan bersama tanpa ada yang mengeluarkan suara hanya suara sendok dan piring. Selesai makan dan minum dokter Rebecca dan tuan Richard masuk ke dalam kamar untuk istirahat.
xxxxxxx
Malam berganti pagi, hari ini dokter Rebecca akan berangkat ke kantor untuk ke dua kalinya dengan di antar oleh asisten Rey dan di temani satu gadis yang bekerja sebagai bodyguard dokter Rebecca.
" Mommy, sesuai apa yang daddy katakan kemarin mulai sekarang dan seterusnya di manapun mommy berada maka mommy akan didampingi oleh bodyguard." Ucap tuan Richard.
Cup
" Terima kasih dad," ucap dokter Rebecca sambil mengecup pipi kiri suaminya tanpa ada rasa jijik sedikitpun.
" Tapi tidak gratis," ucap tuan Richard
" Tenang saja nanti malam mommy kasih sesuatu yang spesial," ucap dokter Rebecca
" Apa itu?" tanya tuan Richard
" Daddy jadi penasaran," ucap tuan Richard.
" Sabar ya dad," jawab dokter Rebecca.
Tuan Richard tersenyum kemudian dokter Rebecca mendorong kursi roda suaminya menuju ke ruang makan, singkat cerita kini mereka sudah makan dan minum kemudian mereka berdua berjalan ke arah ruang keluarga dan melihat asisten Rey sedang mengobrol dengan Ririn.
" Selamat pagi nyonya, kenalkan nama saya Ririn." Ucap Ririn memperkenalkan dirinya.
Ririn melirik ke arah tuan Richard yang wajahnya sangat menjijikkan namun ketika dirinya ingat akan pesan asisten Rey membuat Ririn langsung mengalihkan pandangan ke arah dokter Rebecca dan tanpa diketahui oleh Ririn kalau tuan Richard dan asisten Rey tahu akan perubahan wajah Ririn tapi mereka berdua hanya diam selama Ririn tidak menghina tuan Richard.
" Selamat pagi." Jawab dokter Rebecca.
" Selamat pagi tuan Richard," sapa Ririn
__ADS_1
" Pagi," jawab dokter Rebecca karena tuan Richard tidak mungkin menjawab sapaan Ririn
" Daddy sayang, mommy berangkat dulu ya." pamit dokter Rebecca
cup
Dokter Rebecca mengecup bibir suaminya kemudian pergi meninggalkan suaminya, kini dokter Rebecca duduk di kursi belakang pengemudi sedangkan asisten Rey duduk di kursi pengemudi dan bodyguard untuk dokter Rebecca yang bernama Ririn duduk di samping pengemudi.
Asisten Rey mengendarai mobil dengan kecepatan sedang menuju perusahaan milik tuan Richard hingga setengah jam kemudian mereka sudah sampai di perusahaan.
Seperti biasa semua orang menyapa kedatangan dokter Rebecca dan asisten Rey hanya saja sudah tidak ada lagi orang yang berani mengusik ataupun membicarakan tentang dokter Rebecca, mereka berjalan menuju ke arah lift khusus petinggi kemudian asisten menekan tombol lift.
Ting
Pintu lift terbuka, dokter Rebecca masuk ke dalam ruangan kerja milik suaminya dan asisten Rey masuk ke dalam ruangan miliknya sedangkan Ririn duduk di luar dekat ruangan dokter Rebecca. Dokter Rebecca membuka dokumen dan mengerjakan satu persatu dokumen tersebut hingga tidak terasa sudah waktunya makan siang.
tok
tok
tok
"Masuk" jawab dokter Rebecca
" Maaf nyonya sudah waktunya makan siang." Ucap asisten Rey
" Terima kasih kak sudah diingatkan." jawab dokter Rebecca sambil berpikir.
" Aku ingin masakan dan minuman dari Spanyol tolong pesankan masing - masing 3 porsi."pinta dokter Rebecca
Asisten Rey sangat terkejut karena dokter Rebecca memesan makanan banyak sekali.
" Apakah nyonya bisa menghabiskan semuanya?" Tanya asisten Rey
__ADS_1
" Satu porsi untukku, satu lagi untuk kak Rey dan satunya lagi untuk Ririn." Jawab dokter Rebecca sambil tersenyum