
Tidak terasa waktu berjalan dengan cepatnya dan usia pernikahan mereka tidak terasa sudah tiga hari dan dokter Rebecca di minta tolong suaminya untuk membantu asisten Rey di perusahaan miliknya.
Dokter Rebecca perlahan membuka matanya dan melihat wajah suaminya yang masih setia memejamkan matanya. Perlahan dokter Rebecca melepaskan pelukan suaminya tapi suaminya memeluknya dengan erat membuat dokter Rebecca menyentuh wajah suaminya.
" Honey aku sudah tidak tahan." Ucap dokter Rebecca sambil membelai wajah suaminya tanpa ada rasa takut sedikitpun.
Tuan Richard yang merasakan sentuhan pipinya memaksakan untuk membuka matanya dan menatap istrinya dengan tatapan bingung.
" Ada apa sayang?" tanya tuan Richard,
" Aku sudah tidak tahan ingin ke toilet." Ucap dokter Rebecca menjelaskan.
Suaminya melepaskan pelukannya dan membiarkan istrinya pergi ke kamar mandi sedangkan dirinya masih berbaring di ranjang.
" Kenapa pikiranku selalu mesum begini ya? mendengar Rebecca berbicara tidak tahan membuatku berfikir tidak tahan karena ingin melakukan kegiatan suami istri tapi ternyata pergi ke kamar mandi. Aduh Richard kalau Rebecca tahu yang ada kamu malu." Ucap tuan Richard sambil memijat keningnya.
ceklek
__ADS_1
" Honey mau makan apa?" Tanya dokter Rebecca.
" Hmm... aku ingin sarapan nasi goreng seafood apakah kamu bisa membuatnya?" Tanya tuan Richard.
" Bisa honey, aku buatkan sarapan dulu." Ucap dokter Rebecca sambil berjalan ke arah pintu kamarnya.
" Oh iya honey hampir lupa, honey mau sarapan di kamar atau di meja makan?" Tanya dokter Rebecca sambil menghentikan langkahnya kemudian membalikkan badannya.
" Di kamar saja, bolehkah aku meminta ciuman selamat pagi?" Tanya tuan Richard penuh harap.
" Boleh honey." Jawab dokter Rebecca sambil tersenyum dan berjalan ke arah ranjang mendekati suaminya.
cup
" Selamat pagi honey." Ucap Karen sambil tersenyum manis.
" Boleh nambah lagi?" Tanya tuan Richard sambil tersenyum menyeringai.
__ADS_1
Dokter Rebecca menganggukkan kepalanya tanda setuju, dokter Rebecca kembali mendekati wajahnya ke wajah suaminya.
cup
Ciuman singkat namun tuan Richard ingin merasakan lagi membuat tuan Richard menahan tengkuk dokter Rebecca dan ********** hingga beberapa saat dokter Rebecca memukul bahu suaminya.
Tuan Richard melepaskan ciumannya membuat dokter Rebecca. menghirup udara banyak - banyaknya dan menghembuskan nafasnya karena dirinya hampir kehabisan oksigen,
Tuan Richard hanya tersenyum melihat wajah cantik istrinya kemudian memeluk istrinya kemudian menaiki tubuhnya. Tuan Richard mencium kembali bibir dokter Rebecca dan semakin lama semakin turun ke leher dokter Rebecca hingga meninggalkan tanda kepemilikan di leher dokter Rebecca.
" Honey.... ahhh.." Ucap dokter Rebecca mendesah ketika tuan Richard memasukkan tangannya ke dalam pakaian dokter Rebecca.
" Aku ingin lagi sayang," pinta tuan Richard dengan suara semakin berat.
Dokter Rebecca menganggukkan kepalanya membuat tuan Richard tersenyum bahagia dan mereka pun melakukan hubungan suami istri di pagi hari hingga setengah jam tombak sakti milik tuan Richard mengeluarkan semburannya dan sengaja dimasukkan ke dalam rahim istrinya dan berharap istrinya segera hamil.
" Terima kasih sayang." Ucap suaminya sambil memeluk tubuh polos istrinya.
__ADS_1
Dokter Rebecca hanya tersenyum manis menatap wajah suaminya dan menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya hingga lima belas menit kemudian dokter Rebecca melepaskan pelukannya.
" Mau kemana?" tanya tuan Richard sambil menatap wajah cantik istrinya.