
" Rebecca bangun!!" Teriak tuan Richard.
Tuan Richard berusaha turun dari ranjang untuk berdiri tapi gagal tapi tuan Richard tidak menyerah dirinya tetap berusaha hingga beberapa kali tuan Richard tidak juga berhasil untuk berdiri.
Bruk
Tuan Richard terjatuh dari ranjang rasa sakit pada tubuhnya tidak dipedulikan dan akhirnya dirinya berhasil berdiri kemudian berjalan keluar dari kamarnya untuk memanggil asisten Rey mengingat kamarnya dan kamar dokter Rebecca kedap suara.
Satu hal yang di lupa oleh tuan Richard adalah di kamarnya dan juga kamar dokter Rebecca ada remote untuk mengatur kedap suara atau tidak tapi karena panik tuan Richard melupakan hal itu.
brak
" Rey!!!" Teriak tuan Richard sambil membuka pintu kamar dokter Rebecca dengan kasar.
Selesai memanggil tuan Richard membalikkan badannya dan berjalan menuju ke arah ranjang kemudian mengangkat tubuh dokter Rebecca ala bridal style dan berjalan keluar dari kamar dokter Rebecca.
" Iya tu..." Ucap asisten Rey menggantungkan kalimatnya karena dirinya sangat terkejut melihat tuan Richard bisa berjalan kembali di tambah perut dokter Rebecca mengeluarkan darah segar.
" Kita ke rumah sakit cepat!!!" Teriak tuan Richard.
" Baik tuan, maaf tuan biar saya angkat saja nona Rebecca?" pinta asisten Rey karena melihat tuan Richard berjalan dengan terhuyung - huyung karena ke dua kakinya tidak begitu kuat menahan beban tubuhnya.
" Tidak, lebih baik kita pergi, cepat!!!" Teriak tuan Richard kembali
" Baik tuan." Jawab asisten Rey patuh.
Tuan Richard menatap wajah pucat calon istrinya tapi masih terlihat cantik dan tubuhnya mulai dingin membuat dirinya sangat kuatir.
Singkat cerita kini mereka sudah sampai di rumah sakit. Asisten Rey memperhatikan dari perjalanan menuju ke rumah sakit sampai di tempat tujuan wajah tuan Richard sangat cemas dan takut akan kehilangan seseorang.
" Tuan sudah bisa berjalan?" Tanya asisten Rey karena melihat dari tadi tuan Richard berjalan seperti setrikaan membuat dirinya pusing.
Tuan muda Richard menghentikan langkahnya kemudian menatap ke dua kakinya tiba - tiba merasa kram.
" Rey, kakiku sakit!!" Teriak tuan Richard sambil memegangi ke dua kakinya.
Tanpa banyak bicara asisten Rey menahan tubuh tuan Richard sambil memanggil dokter. Singkat cerita kini tuan Richard berada di ruangan dokter spesialis tulang untuk mengecek kondisi ke dua tulang tuan Richard sedangkan Asisten Rey berdiri di samping tuan Richard.
Dokter itu melihat perban di kaki tuan Richard.
" Maaf tuan Richard kakinya terluka? Tanya dokter tersebut.
" Iya terkena pecahan keramik." Jawab tuan Richard dengan nada dingin.
" Boleh saya cek lukanya?" tanya dokter tersebut.
" Silahkan." Jawab tuan Richard
__ADS_1
Dokter itu membuka perban perban tersebut setelah beberapa lama dokter tersebut mengganti dengan perban baru.
" Maaf tuan, kalau boleh tahu siapa yang mengobati tuan?" Tanya dokter tersebut.
" Calon istriku memangnya kenapa?" Tanya tuan Richard.
" Lukanya sudah mulai menutup sempurna dan balutan perbannya juga rapi, apakah calon istri tuan adalah seorang dokter atau seorang perawat?" tanya dokter tersebut.
" Memangnya kenapa?" tanya tuan Richard yang enggan menjawabnya karena dirinya tidak ingin dokter Rebecca dimiliki oleh orang lain.
" Karena kalau tuan muda atau asisten Rey tidak mungkin bisa melakukannya karena..." ucap dokter itu menggantungkan kalimatnya.
" Stop!!... aku tahu maksudmu. Bagaimana dengan ke dua kakiku apakah aku bisa berjalan kembali?" tanya tuan Richard yang enggan membahas tentang calon istrinya.
Dokter itupun mulai memeriksa setelah lima belas menit pemeriksaan selesai.
" Tulang pada kaki tuan sudah mulai kuat, kalau sering berlatih berjalan tuan bisa berjalan dengan lancar." Ucap dokter tersebut menjelaskan.
Tuan Richard tersenyum dirinya tidak menyangka sebentar dirinya bisa berjalan dan tinggal operasi wajahnya.
" Maat tuan boleh saya bertanya?" tanya dokter tersebut karena dirinya penasaran.
" Tanya apa?" tanya tuan Richard sambil menatap dokter tersebut dengan tatapan tajam.
" Apakah selama ini tuan berobat?" tanya dokter tersebut.
" Karena secepat itu tulang kaki tuan bisa kuat mengangkat beban,'' ucap dokter tersebut.
'' Calon istriku melakukan titik syaraf karena itulah tulang kakiku kuat,'' ucap tuan Richard terpaksa memberitahukan nya.
" Istri tuan sangat hebat, bolehkah berkerja di rumah sakit ini?" tanya dokter tersebut penuh harap.
" Tidak boleh," jawab tuan Richard dengan nada tegas.
" Baiklah, untuk saat ini jangan di paksakan untuk lama berdiri kalau lelah langsung istirahat." Ucap dokter tersebut akhirnya.
" Baik dok." jawab tuan.
" Ini resep obat silahkan di tebus." Ucap dokter tersebut sambil memberikan resep ke asisten Rey..
" Baik dok." Jawab asisten Rey sambil menerima resep obat tersebut.
Asisten Rey mengambil kursi roda dan tuan Richard duduk di kursi roda tersebut. Mereka berdua keluar dari ruangan tersebut menunggu dokter Rebecca yang masih berada di ruang operasi.
" Tuan sebenarnya apa yang terjadi?" tanya asisten Rey yang masih penasaran.
Tuan Richard pun menceritakan semuanya apa yang telah terjadi tanpa ada yang ditutup-tutupi.
__ADS_1
" Tuan, saya merasa kalau nona mendengarkan pembicaraan kita di kamar tuan waktu nona Rebecca memasak di dapur." Ucap asisten Rey.
" Dari mana kamu tahu?" Tanya tuan Richard
" Karena waktu saya ke kamar tuan Richard saya menutup pintunya tidak begitu rapat tapi pas saya keluar pintunya terbuka agak lebar." Ucap asisten Rey.
" Apakah tuan ingat, ketika tiba-tiba panggilan nona Rebecca berubah memanggil tuan dengan sebutan honey menjadi berubah tuan Richard dan juga memanggilku dengan sebutan kak Rey kembali ke awal tuan Rey," sambung asisten Rey.
" Selain itu saya juga melihat nona Rebecca makannya sangat sedikit dan tidak bersemangat untuk makan karena itulah ketika tuan Richard menanyakan hal itu membuat hatinya sangat terluka karena aku sangat yakin kalau nona Rebecca sangat mencintai tuan Richard." Sambung asisten Rey kembali
" Tidak mungkin dia mencintaiku? pasti karena harta ku sama seperti wanita ular itu." Jawab tuan Richard.
" Kalau memang benar-benar kenapa nona Rebecca melukai dirinya sendiri?" Tanya asisten Rey.
" Aku rasa itu hanya taktiknya agar aku percaya kalau Rebecca mencintaiku." Ucap tuan Richard.
" Itu hak tuan untuk percaya atau tidak dengan nona Rebecca. Saya harap tuan Richard tidak akan pernah menyesalinya jika suatu saat nanti nona Rebecca akan pergi meninggalkan tuan untuk selamanya." Ucap asisten Rey.
" Gadis itu akan pergi dari hidupku jika gadis itu sudah melahirkan anakku." jawab tuan Richard walau dalam hatinya sangat bertentangan.
Asisten Rey menghembuskan napasnya dengan perlahan.
" Kalau tuan tidak percaya padanya cobalah berikan nona Rebecca kartu kredit tanpa batas dan kartu debit. Jika memang nona Rebecca sama seperti wanita lain, tuan sudah antisipasi kalau nona Rebecca sama seperti wanita lain di luar sana." Ucap asisten Rey.
" Memberikan dua kartu?" tanya tuan Richard mengulangi perkataan asisten Rey.
" Ya dua kartu, bukankah wanita suka berbelanja jadi tuan bisa tahu nona Rebecca sama seperti wanita di luaran sana atau tidak." Ucap asisten Rey.
" Bagus juga idemu, besok akan aku berikan dua kartu itu karena aku sangat yakin kalau Rebecca sama seperti wanita lain." Ucap tuan Richard dengan nada kurang yakin.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
🌹
Terima kasih sudah mampir di ceritaku.
Sambil menunggu lanjutannya, ini ada karya teman ku di jamin pasti ok punya.... bisa mampir dan nikmati untuk para pembaca novel setiaku dengan judul :
Satu tahun setelah perceraiannya dengan, Julian. Airin banyak berubah. Dia sekarang menjadi seorang desainer muda dan memiliki sebuah butik sendiri.
Untuk hubungannya dengan Raka, wanita itu masih melakukannya walau hanya dari jarak jauh, karena laki-laki itu kembali ke tempat tinggalnya, yaitu, Amerika. Airin masih belum mengetahui niat sebenarnya dari Raka dan perasaan wanita itu pun masih sama. Dia hanya menganggap Raka teman.
Namun, Julian. Laki-laki itu ternyata sudah cukup bersabar selama satu tahun. Dia diam dan tidak melskukan pergerakan hanya untuk membiarkan Airin beristirahat sejenak dan setelah itu dia akan kembali bergerak untuk menyunting sang mantan istri menjadi istrinya lagi.
Disaat yang bersamaan dengan bergeraknya, Julian. Raka juga ikut kembali ke Indonesia dengan niatan akan membuat, Airin jatuh hati.
Bagaimana kisahnya?
__ADS_1