Menikahi CEO Cacat Dan Lumpuh

Menikahi CEO Cacat Dan Lumpuh
Daddy mau makan apa?


__ADS_3

" Mommy harus bisa memuaskan daddy." Bisik tuan Richard.


" Daddy kenapa jadi mesum?" Tanya dokter Rebecca dengan wajah memerah.


" Tidak tahu yang pasti sejak pertama kali melakukan itu bersamamu aku ketagihan dengan tubuhmu." Bisik tuan Richard sambil menjilati telinga Dokter Rebecca.


" Daddy geli." Ucap Dokter Rebecca


" Bagaimana mau tidak?" Tanya tuan Richard


" Iya asalkan daddy mau menuruti permintaan mommy" Ucap Dokter Rebecca


" Ok, daddy akan turuti untuk tidak menghukum asisten Rey dan bodyguard," ucap tuan Richard.


Cup


" Terima kasih dad dan mommy janji akan puaskan daddy tapi setelah mommy sembuh ya." Pinta dokter Rebecca kemudian mengecup pipi suaminya tanpa merasakan jijik sedikitpun.


" Kenapa mommy tidak ingin mereka di hukum?" Tanya tuan Richard penasaran


" Karena mereka tidak salah karena itulah tidak perlu di hukum." jawab dokter Rebecca


" Tapi gara - gara mereka kamu terluka." Ucap tuan Richard.


" Mommy mohon berikan kesempatan ke dua untuk kak Rey dan bodyguard." Mohon dokter Rebecca.


" Baiklah, tapi ingat janji mommy." Ucap tuan Richard.


" Iya mommy janji." Ucap dokter Rebecca


" Selain itu apakah kamu ada meminta yang lainnya? Seperti misalnya uang atau rumah atau mobil?"" tanya tuan Richard


"  Mommy tidak membutuhkan itu semua." jawab Dokter Rebecca


" Lalu mommy mau meminta apa?" Tanya tuan Richard

__ADS_1


" Memang boleh nambah lagi?" tanya dokter Rebecca


" Kan daddy sudah bilang, mommy mau minta apa?" Tanya tuan Richard


" Mommy hanya minta jika suatu saat daddy sudah merasa bosan dan menemukan wanita lain, mommy minta tolong katakan sejujurnya agar mommy bersiap untuk pergi dari kehidupan daddy," jawab dokter Rebecca


" Daddy tidak mungkin melakukan itu, apa jangan - jangan mommy ingin melakukan itu?" tanya tuan Richard dengan wajah mendadak berubah menggelap.


" Mommy sangat mencintai daddy dan mommy bersedia melakukan apapun asalkan daddy bahagia," jawab dokter Rebecca


Cup


" Kita saling mencintai jadi daddy minta jangan pernah mengatakan apa yang tadi mommy katakan karena daddy tidak mungkin mencari wanita lain," jawab tuan Richard kemudian mengecup bibir istrinya yang sudah menjadi candunya.


" Oh ya, mulai besok jangan bekerja biarkan saja Rey yang kerja sendiri." Ucap tuan Richard mengalihkan perhatian.


" Tapi pekerjaan kantor belum selesai." jawab dokter Rebecca.


" Kalau begitu lusa saja dan daddy akan memberikan bodyguard wanita untuk menjaga mommy." jawab tuan Richard yang tidak ingin kejadian tadi terulang kembali.


" Tidak ada penolakan," ucap tuan Richard


" Terserah daddy saja." jawab dokter Rebecca pasrah.


" Bagus, tujuh hari lagi daddy akan operasi wajah karena  mendadak dokter yang mengoperasi wajah daddy neneknya sakit dan jika wajah daddy kembali mommy di rumah saja tidak perlu bekerja." perintah tuan Richard.


" Mommy bosan kalau di rumah." jawab dokter Rebecca dengan wajah di tekuk.


" Kamu kan bisa jalan - jalan dan belanja, bukankah kamu sudah kuberikan dua kartu?" Tanya tuan Richard


" Sudah, tapi aku tidak suka belanja, bagaimana kalau mommy bekerja sebagai sekretaris daddy dan kalau mommy hamil mommy berhenti berkerja." Usul dokter Rebecca


Tuan Richard hanya menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menatap wajah cantik istrinya dengan tatapan penuh harap membuat tuan Richard tidak tega untuk menolaknya.


( " Seandainya mommy tahu kalau mommy sangat sulit untuk hamil, " ucap tuan Richard dalam hati )

__ADS_1


" Baiklah." Jawab tuan Richard pasrah.


cup


" Terima kasih daddy yang sangat tampan." jawab dokter Rebecca kemudian mengecup bibir suaminya.


" Jatahnya dobel." Bisik tuan Richard.


" Tenang saja mommy akan puaskan daddy." Bisik dokter Rebecca tidak mau kalah


" Kamu belajar dari mana?" Tanya tuan Richard dengan nada cemburu


" Siapa lagi kalau bukan dari suamiku yang sangat tampan." jawab dokter Rebecca sambil tersenyum dengan wajah merona.


cup


" Kamu sudah mulai nakal ya." Ucap tuan Richard


Dokter Rebecca hanya tersenyum menatap wajah suaminya membuat tuan Richard membalas senyuman dokter Rebecca.


" Sayang sekali mommy lagi sakit kalau tidak daddy sudah memakan mommy." Ucap tuan Richard


" Hehehehe... Sabar ya dad." jawab dokter Rebecca sambil terkekeh-kekeh.


Tuan Richard membelai rambut istrinya dengan lembut dan ada perasaan nyaman bersama istri yang sangat dicintainya.


xxxxxxx


Dua Hari Kemudian


Tidak terasa hari berlalu dengan cepatnya, luka yang di alami dokter Rebecca sudah mulai sembuh dan hari ini dokter Rebecca diijinkan pulang oleh pihak rumah sakit karena dokter Rebecca tidak betah tinggal di rumah sakit terlalu lama.


Asisten Rey mendorong tuan Richard yang masih menggunakan topeng sedangkan dokter Rebecca berjalan di samping suaminya tanpa memperdulikan ketika orang - orang membicarakan tentang suaminya.


Karena bagi dokter Rebecca suaminya adalah pria yang sangat tampan dan baik padanya hal itu membuat tuan Richard  semakin mencintai istrinya.

__ADS_1


" Daddy mau makan apa?" Tanya dokter Rebecca mengalihkan pembicaraan agar suaminya tidak bersedih sambil berjalan di samping suaminya dan menggenggam tangan suaminya dengan erat seakan memberikan kekuatan.


__ADS_2