
...Rejeki, Jodoh dan maut sudah ditentukan sejak 5000 tahun sebelum kelahirannya. Tidak perlu merisaukan semua, karena sudah tertulis di lauhulmahfudz...
...Happy Reading...
...******************...
Semut di lubang pohon pun tau, jika Tahu Acar yang digandrungi Sarah itu memiliki aroma yang sangat menyengat. Bagi hidung yang baru menciumnya pasti akan merasakan sensasi itu, sefikit menj***kkan. Makanan ini terbuat dari tahu yang sengaja dibusukkan dengan cara direndam air selama beberapa hari, sehingga menimbulkan aroma khas, baru kemudian di goreng.
Aroma tajam sudah tercium bahkan mungkin beberapa puluh meter jauhnya. Tahu yang sudah digotreng akan disajikan dengan acar pedas khas masyarakat China.
Satrio heran, bagaimana mungkin istrinya begitu menggilai makanan ini. Di awal-awal Satrio tinggal di Taipei, dia merasa mual saat Sarah membawa pulang makanan tersebut. Tapi karena seringnya Sarah jajan makanan itu, Satrio jadi terbiasa.
Serasa cacing kremi di dalam perut Satrio meronta, bergejolak minta dikasih makan melihat betapa lahapnya Sarah menikmati tahu acar kesukaannya.
Aroma menyengat tidak mengurangi nafsu makannya.
Aneh... biasanya wanita hamil tidak suka makanan berbau. ini malah suka bau busuk.
Satrio menelan ludahnya berkali-kali, tapi tidak sedetikpun Sarah meliriknya atau menawarinya makan. Apakah aku yang keterlalyan..? pikir Satrio.
.
.
🖤🖤🖤
" Mama tidak usah begitu khawatirkan aku, pasti akan ada waktunya jodohku datang Mah.." Kata Jimmy pada wanita yang masih terlihat cantik di usianya yang tidak muda lagi.
"Jika sampai bulan drpan kamu masih belum membawa wanita yang kau cintai, maka kamu harus mau mrlakukan kencan yang Mamah siapkan Jimmy." Kata mamahnya lembut.
" Mamah tahu, hati tidak bisa dipaksa. mungkin Jimmy pernah mencintai satu wanita, tapi ternyata takdir berkata lain, wanita yang kucintai tidak m engginginkanku, dia memiliki hati yang selalu dia jaga. Dan kini mereka sudah kembali bersatu dalam satu keluarga." kata Jimmy.
Dia selalu jujur dengancara perasaannya. Tidak ada rahasia antara dia dan mamahnya. Meskipun dia adalah anak laki-laki, namun sikap lembut dan terbuka mamahnya membuatnya nyaman untuk menceritakan apapun yang menjadi keluh kesahnya.
" Yang kamu maksud Momminya Summer. Dari dulu hatimu belum berpaling..?" tanya mamah Jimmy.
" Jimmy sedang mencoba Mah. Ada gadis baik yang sedang Jimmy dekati. " kata Jimmy.
" Apakah dia juga orang Indonesia?" Tanya Mamahnya Jimmy.
__ADS_1
" Iya, ternyata ada satu perawat jompo di lantai 9 rumah sakit kita, Dia terangganya mommynya Summer. "
" Mamah beri kami waktu, Semoga hati kami bisa saling setuju, tidak perlu cinta, jika dia setuju menikah aku akan langsung membawanya manemui mamah." kata Jimmy, dia menundukkan kepala memandang ujung kakinya.
" Asal dia wanita baik, cinta akan datang setelah menikah." Mamah Jimmy memandang putranya penuh arti.
" mamah setuju aku menjalin hubungan dengan gadis Indonesia?" tanya Jimmy
" Mamah tidak pernah mempermasalahkan warga negara, asal kamu bahagia putraku. sudah waktunya kau hidup berumah tangga, biar ada yang mengurusmu." kata Mamah Jimmy.
" Mah, kita makan dulu. Jimmy membawa niu ro dari pasar Simenting."
" Hao.. biar mamah siapkan makanannya. Papahmu juga sebentar lagi pulang." kata Ma mah Jimmy.
Kemudian dia pergi ke dapur untuk menyiapkan da ging sapi yang sudah diiris tipis dan ditaburu daun bawang dan kecap asin plus cuka. Mamah Jimmy juga menghangatkan beberapa makanan sisa dari kulkas, sementara menunggu microwave, beliau menyentong tiga mangkok kecil nasi putih untuk disiapkan di meja makan., tidak lupa sumpit dan cendok sayur. Tak lama kemudian bel pintu berbunyi.
" Papah darimana malam-malam..?" Tanya Jimmy sambil mengambilkan sandal rumah untuk papanya.
" Papa cuo intong.. rasanya kaki sedikit kaku, jadi biar lemas tak pakai jalan-jalan di batu jerakal taman." kata Papanya. untung cuaca bagus, jadi papanya bisa olah raga meski sudah malam. Orabg tua ini begitu menjaga kesehatannya, dia sangat hati-hati dalam mengkonsumsi makanan dan mengolah gerak tubuh. Jadi meskipun usia berkepala enam tapi postur tubuh masih bagus. Papa Jimmy pasti sangat tampan di massa mudanya.
" Papa cuci tangan dulu, lalu kita makan bersama, ini sudah telat." kata mamah Jimmy.
Jimmy bersyukur papanya tidak menyinggung tentang jodoh.
" Kamu harus segera berjodoh dengan wanita baik-baik Hai-er.. Papa sudah menikahi mamahmu saat usia papa seusiamu." Hah.. yang ditakutkan Jimmy terjadi juga. Papanya juga angkat bicara tentang jodoh.
"Segera pah. Papah doakan saja Jimmy dapat jodoh terbaik." Katanya.
" Wanita baik adalah yang mau menerima kamu dengan paket penuh. termasuk orang-orang tua ini."
" Iya pah, Jimmy tahu, makanyacaampai sekarang Jimmy masih belum berjodoh. Karena Jimmy takut tidak bisa menghadirkan menantu yang baik untuk kalian." Katanya.
Jimmy mengelap mulutnya dengan tissue, lalu membawa mangkok kotor miliknya dan kedua orangtuanya kebelakang. Sudah jadi kebiasaan dari dulu, jika selesai makan cuci mangkok dan sumpit sendiri.
Selesai makan Jimmy mengambil tasnya.
" Mah.. Jimmy balik ke apart ya.. besok ada laporan yang harus disetor, jadi harus digarap malam ini." katanya pamit pada kedua orang tuanya.
" Makan buah dulu Jimmy.." Mamanya membawa sepiring penuh semangka yanh sudah dipotong.
__ADS_1
" Sudah malam Mah. Jimmy bungkus saja ya." katanya sambil menyuap sepotong semangka.
" Tidak boleh menhamburkan waktu dan uang di dunia malam ya!" kata papanya tegas.
" Jimmy kan anak papa, tidak bakal jauh dari sifat papa. Papa dan Mama harus percaya putramu tidak bakal membuatmu mendengar kelakuan buruk putramu." kata Jimmi sambil mencium pipi mamahnya.
" Harus itu.!"
Mamahnya menyerahkan bungkusan berisi buah semangka yang tadi sudah dipotong. Juga sekotak makanan lain.
" Ini ada Ciaoce, nanti sampai apartemen langsung masukkan freezer. bisa kamu rebus jika malas masak." kata mamahnya.
" Makanya cepat nikah biar Mamahmu tidak selalu menghawatirkanmu." kata papanya.
" Sadah Pah Mah, Jimmy pamit ya. Telpon jika ada sesutu." Kata Jimmy sambil mencium pipi Papa da Mamanya, kemudian segera keluar dari aPartemen masa kecilnya.
Menembus jalanan kota Taipei yang tidak pernah tidur. Lampu kota dan lampion warna-warni menghiasi taman di tengah jalan yang menjadi pembatas jalan antara jalur kanan dan jalur kiri. Sangat meriah. Tata kota yang sangat indah. Pemerintah kota memiliki imaginasi yang luar biasa , sehingga bisa menyajikan keindahan kota diwaktu malam. Tentu ini hasil kerja yang tidak biasa dan perlu diapresiasi.
Jimmy menghentikan mobilnya di pinggiran jalan komplek apartemennya. Tahun ini dia tidak menyewa lahan parkir karena sangat mahal, jadi mendingan parkir di pinggir jalan. Toh keamanan terjaga, ada asuransi yang menjamin jika ada kerusakan atau kehilangan mobil di area parkir.
Masih beberapa meter untuk sampai di unitnya. Jimmy menoleh ke arah jam yang melingkar di tangannya. Waktu menunjukkan jam 10. 42 malam.
Setengah berlari Jimmymunuju lift menaiki apartemennya yang berada di lantai dua belas.
...********...
...To Be Continue.....
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Hallo readers..
Mamak Author sedikit bingung. ini mau meneruskan kisah hidup Sarah dan Satrio di Taipei atau mereka balik ke Indonesia ya.
Boleh kasih saran di kolom komentar ya be_ loved readers semua...
*******
love you much much much..
__ADS_1
Boleh bantu mamak share cerita ini jika kalian suka ya...