Musuhku Berubah Menjadi Suami SAH Ku

Musuhku Berubah Menjadi Suami SAH Ku
17. Aku sudah kembali!


__ADS_3

saat hendak keluar dari toko tersebut Nathan dan Dandy dicegat oleh beberapa orang bersenjata tajam, beberapa orang tersebut adalah salah satu anak buah dari orang yang berada di balik Adit . menjadi otak utama dari semua permasalahan yang telah terjadi di antara mereka semua.


"siapa kalian! aku dapat membayar kalian lebih tinggi dari majikan kalian tersebut, bergabunglah dengan kami!" ucap Nathan dengan sedikit santai.


"tangkap mereka! habisi! " ucap salah seorang yang menjadi pemimpin di antara kelompoknya.


"tuan! tidak akan berhasil mereka adalah bawahan yang setia orang dibalik Adit dan Mika! "


"Adit dan.... Mika? apa hubungan orang tersebut? jelaskan! aagghhh!!! " belum selesai Nathan berbicara namun sudah ada beberapa orang yang berusaha memukulnya menggunakan sebuah balok kayu. salah satu diantaranya mengenai bahu, Nathan pun meringis karena sakit yang ia rasakan.


"tuan, anda baik baik saja? " Dandy pun membalas pukulan itu dengan satu kepalan saja dan berhasil menjatuhkan satu orang diantaranya.


"tidak apa apa tenang saja, hanya pukulan seperti itu tidak akan membuatku mati! " jawab Nathan sembari mengangkat sudut bibirnya.


mendengar suara kesakitan dari Nathan tadi tak jauh dari tempat mereka beberapa anak buahnya pun mendatanginya, membantu mereka mengalahkan orang orang suruhan Adit.


"ayo cepat kita pergi sebelum mereka membawa lebih banyak orang lagi kesini!" jawab Nathan memerintah.


mereka pun bergegas pergi meninggalkan toko tersebut dan kembali pulang, sepanjang perjalanan Dandy terlihat tegang. raut wajahnya pun tak dapat menutupi kepanikan nya. mengetahui itu Nathan pun berusaha mengorek informasi apa pun itu dari Dandy.


"ada apa Dandy tidak biasanya kamu panik seperti ini, ceritakanlah!"


"tuan... sebenarnya.... sepertinya.... kita sangat mengenal orang tersebut. "


"maksudmu siapa?" tanya Nathan sembari mengangkat alisnya sebelah.


"aku tak sengaja tadi mengintip dari balik hordeng toko, Adit sedang berbicara dengan orang itu. usianya kira kira 40 tahun lebih memakai pakaian formal dengan dasi kupu kupu di lehernya. tetapi aku lupa tuan siapa nama dari orang tersebut seharusnya dia rekan bisnis tuan karena wajahnya tak asing lagi."


Deg!


"apa katamu? memakai dasi kupu kupu? "


"ya... dasi kupu kupu tuan. sepertinya ciri khas orang itu adalah memakai dasi kupu kupu. "


Nathan pun berusaha untuk mengingat tentang ciri ciri orang yang disebutkan Dandy tadi. memikirkan setiap orang yang pernah ditemuinya. selang beberapa saat akhirnya Nathan mengingat wajah nama yang memang sudah tak asing lagi di kupingnya. dia adalah salah satu pengusaha club malam yang cukup terkenal namanya Albert laki laki yang berusia 45 tahun itu di awal kariernya memiliki segudang misteri. mulai dari latar belakangnya yang biasa saja sampai akhirnya bisa meroket seperti saat ini.

__ADS_1


dengan masa lalu yang pernah mendekam di salah satu tahanan selama beberapa tahun karena beberapa kasus yang sengaja di rahasiakan olehnya. dengan wajah nama dan dengan penampilan yang 100% berbeda ia menampakan kembali dirinya yang sebenarnya kepada dunia yang menjadi saksi kekejamannya.


*


*


di tempat lain


plak!


bugghh!!


"uhuk.. uhuk... sampai kapan kau akan bersembunyi! " Adit meringis menahan sakit karena pukulan yang menghantam wajahnya.


"berani sekali kau memerintah ku! dasar anak tidak tahu diri! akan ku buat kau menyesali perbuatanmu hari itu! "


"apa salahku berengsek! tua bangka kurang ajar!"


bugghh!!


pukulan demi pukulan menghantam hampir seluruh tubuhnya Adit. untung saja Adit masih sadar betul dan berusaha melindungi bagian bagian vitalnya dengan tangan. sampai akhirnya Adit terjatuh tersungkur di lantai dengan luka lebam di di beberapa bagian tubuhnya.


"aku sudah kembali!! AKU KEMBALI SILVIA!!! memberikan sebuah senyuman sinis sambil mengangkat wajahnya ke atas menatap langit langit dan berkata lagi. "aku akan datang menghampirimu Silviana Lee! tunggulah aku cantik akan ku buat kau mengingat semua kejadian di masa lalu. HAHAHA.......... HAHAHA....." Albert pun tertawa lepas setelah ia mengutarakan keinginannya dan telah selesai membuat Adit jatuh tersungkur di kakinya.


*


*


kembali ke masa lalu


setelah Dandy melepaskan Adit di jalanan, selang 10 menit Adit pun menelpon Dandy memintanya untuk mempertemukan dia dengan Nathan di tempat dan waktu yang berbeda untuk memberitahu semua informasi yang diketahuinya.


"dengarkan baik baik dan sampaikan pada tuanmu! aku Adit ingin membicarakan sesuatu yang penting dengannya. " dengan tangan yang masih memegangi bagian perut dan wajah perlahan namun pasti berusaha untuk menahan rasa sakit yang tersisa saat itu.


"siapa disana! untuk apa kau ingin bicara dengan tuanku! Apa yang ingin kau sampaikan? " tanyanya lagi ingin memastikan.

__ADS_1


"di toko roti dekat persimpangan jalan jam 08.30 aku tunggu kedatangan tuanmu besok pagi. aku Adit. informasi ini penting yang berkaitan dengan kalian di masa lalu Vivi, Mi....aagghh!" belum selesai Adit berbicara dari arah belakang sudah ada seseorang yang memukulnya, membuat Adit terjatuh kembali.


"bawa dia masuk ke dalam." Albert pun memerintahkan anak buahnya untuk membawa Adit masuk ke dalam mobil dan memberikan hadiah berupa beberapa pukulan ke arah wajah dan dadanya, membuat Adit tersentak kesakitan dibuatnya.


"ini adalah hukuman karena kau ingin menghianatiku Adit! orang yang telah menolongmu dan membuatmu seperti saat ini! "


bugghh!!


Albert pun memberikan sebuah pukulan lagi yang membuat Adit tak berdaya dan tak sadarkan diri setelah itu. dengan tangan yang masih mengepal Albert pun sedikit merasa kesal karena semua rahasianya hampir di bocorkan oleh Adit.


"apa saja yang sudah Adit bicarakan dengan mereka? "


"belum ada tuan sejauh ini mereka hanya membicarakan masalah waktu untuk saling bertemu dan membicarakan masalah. "


"ada saatnya kita bertemu nanti sebaiknya persiapkan diri kalian semua! kejutan untuk kalian sudah menanti" gumamnya dalam hati.


*


*


di tempat lain


matahari bersinar terang pagi itu burung burung berkicau setelah semalaman bersembunyi di balik awan, mereka bercerita tentang banyak hal termasuk membicarakan antara Artha dan Nathan yang sedikit membuat Dina penasaran.


"Vi... sejauh apa hubungan kalian? jawab pertanyaanku dengan jujur. katakan padaku yang sebenarnya terjadi belakangan ini? " tanya nya lagi penasaran.


"antara aku dengan Nathan tidak ada yang spesial! perlakuan Nathan waktu itu membuatku jijik muak melihatnya ada di sekitarku! aku sangat membenci laki laki itu! laki laki yang tidak memiliki otak hanya keegoisan saja yang bisa di tunjukan nya! "


"bagaiman abis alami berbicara seperti itu Vi? apa salahnya Nathan padamu? bagaimana dengan Artha? sudah berapa lama kalian dekat? "


"sejak awal Nathan membuatku tidak nyaman berada dekat dengannya dan yang terakhir saat berada di rumah sakit! membayangkannya saja sudah membuatku ingin muntah. apa lagi harus membayangkan yang lain dengannya. " dengan raut wajah yang malas Vivi pun menjawabnya dengan santai.


"Vi.. aku sudah memperingatkan mu ya soal Artha jangan sampai ada yang ingin melukaimu nantinya. menurutku Nathan jauh lebih baik dari Artha mungkin saja Nathan di depanmu seperti itu tetapi di belakangmu ia sangat melindungimu Vi! "


"mana mungkin laki laki seperti itu melindungi seorang wanita! yang ada melecehkannya! " pungkas Vivi dengan mengeratkan giginya sembari mengepalkan tangan.

__ADS_1


__ADS_2