My Crazy Client

My Crazy Client
BAB 41 End


__ADS_3

Selamat membaca . . .


Keesokan paginya ketika Mira terbangun, ia mendapati George tengah berdiri di samping ranjang dan menatap dirinya sambil tersenyum.


"Selamat pagi, sayang. Bagaimana kabarmu dan kabar anak kita?" tanya George.


"Menderita tanpa dirimu." kata Mira sambil memasang wajah cemberut. Senyuman George tentu saja sanggup mendamaikan hati Mira, tapi bukankah sudah seminggu ia tidak melihat senyum suaminya itu.


George terkekeh. "Benarkah? Maafkan aku sayang. Aku tidak bermaksud membuatmu menderita."


Senyum George menular kepada Mira. "Aku tahu sayang. Aku benar - benar merasa sepi tanpa dirimu. Tapi aku juga benar - benar sungguh - sungguh mendukungmu dalam setiap tanggung jawab pekerjaanmu." ucap Mira serius.


George berjalan ke arah Mira lalu mengecup lembut dahi, hidung dan bibir istrinya itu. "Aku juga tahu akan hal itu. Tapi tetap saja aku merasa bersalah terhadapmu karena aku sering meninggalkanmu dan anak kita. Karena itu, sebagai permintaan maaf aku menyiapkan sebuah kejutan sederhana untuk dirimu."


Mira menatap George dengan pandangan penasaran. Bagaimana mungkin suaminya berkata seperti itu. Selama ini kan kejutan darinya tidak pernah ada yang sederhana.


"Aku sangat penasaran. Kejutan apa lagi yang kau berikan kali ini ?" tanya Mira.


"Kalau kau memang begitu penasaran, ayo cepat bersiap agar kau segera tahu apa kejutannya."


***


Setelah makan siang, George mengantar Mira ke hotel dan membawanya ke sebuah kamar yang mewah. Disana sudah ada beberapa wanita menunggu. Wanita - wanita itu sudah siap dengan peralatan make up beserta sederet gaun yang indah.


Mira beberapa kali bertanya tentang kejutan dari George, tetapi suaminya itu hanya diam. Kalau sudah dikatakan, itu bukan lagi kejutan kan.


Meski perasaaannya campur aduk, namun ia tetap melakukan persis yang disuruh George. Setelah di make up dan mengenakan gaun berwarna peach yang indah dan sangat pas ditubuhnya, Mira berubah menjadi wanita cantik bak seorang putri. Rambut hitamnya di tata bergelombang dan dibiarkan terurai serta anting dan kalung berlian yang ia kenakan seakan menambah nilai kecantikannya. Wajah Mira tidak hanya terlihat cantik, tapi juga berkilau karena senyuman manisnya yang memunculkan lesung pipi seperti bulan sabit. Sungguh cantik dan menawan!


***

__ADS_1


George ingin mengadakan pesta yang luar biasa meriah untuk pernikahan mereka dan juga untuk syukuran kehamilan Mira. Semuanya terasa masih perlu dan memang harus dilakukan agar supaya semua orang dapat mengetahui tentang kebahagiaan mereka.


Dan itulah yang terjadi malam ini, persis seperti apa yang George inginkan. Ia kini tengah berdiri bergandengan tangan dengan Mira istrinya sambil mengobrol dengan para tamu yang datang. kebahagiaan nampak jelas diwajah keduanya, terutama Mira.


Beberapa bulan lalu, suaminya itu membenci tentang pesta pernikahan yang meriah. Malah ia menginginkan pernikahan yang terkesan sembunyi - sembunyi. Tapi setelah cinta hadir dalam kehidupan mereka, kesadaran untuk menunjukan cinta itu kepada banyak orang pun muncul.


Mira juga merasa sangat bahagia karena pada pesta kali ini bukan hanya keluarganya yang hadir, tetapi juga karena ada Lisa sahabatnya dan Arifin suaminya. Sudah cukup lama ia tidak bertemu dengan mereka. Tentu saja rasa rindu sudah membuncah dalam hati Mira. Lisa bukan hanya sekedar sahabat, tetapi sudah seperti saudara perempuan baginya.


Setelah selesai mengobrol dengan beberapa tamu, Mira segera berjalan ke arah Lisa. Ia kemudian memeluk sahabatnya itu dengan erat. "Bagaimana kabarmu, Lis ?"


"Aku sangat baik. Aku senang akhirnya aku bisa kesini dan menghadiri pesta mu. Dan bagaimana kabarmu dan keponakanku ini ?" tanya Lisa sambil mengelus perut Mira.


"Kami pun baik. Jauh lebih baik."


Semua usaha dan kerja keras yang dibarengi dengan keyakinan dan kesabaran pasti akan membuahkan hasil yang baik. Terbukti, karena usaha dan keyakinan serta kesabaran Mira dalam menjalani kehidupannya bersama George bisa mengalami perubahan yang  jauh lebih baik. Sekarang mereka bahagia karena cinta yang tulus sudah tumbuh dan bersemayam dalam hati mereka.


"Ku harap kau akan mengikuti jejakku. Ku harap kau sudah melakukannya sehingga kau bisa segera hamil." ucap Mira lagi sambil tertawa.


Tawa lepas keluar dari mulut Mira dan Lisa. Akhirnya mereka bahagia.


George mendekati Mira dan dengan sopan meminta permisi kepada Lisa untuk mengajak istrinya ke tengah ruangan. George berhenti sebentar untuk mengambil segelas wine untuk dirinya dan segelas sirup strowberi untuk Mira dari nampan pelayan yang berdiri didekat mereka.


Setelah mengambil minuman, George berdeham bermaksud untuk mendapatkan perhatian dari semua undangan.


"Pesta malam hari ini adalah pesta kejutan  untuk istriku, Miranda Starlin yang cantik dan baik hati. Aku belum pernah menemukan wanita sebaik dirinya. Ia mampu menerima segala kekurangan dan kelemahanku. Bahkan sikap burukku juga mampu ia pahami. Aku sangat senang bertemu dengannya dan aku senang karena ia mencintaiku dengan sepenuh hati. Cinta nya jadi menular. Kini aku pun mencintai dirinya. Dan karena kami sudah sama - sama saling jatuh cinta, maka buah cinta kami pun sudah tercipta. Istriku sekarang tengah mengandung. Aku merasa menjadi pria paling bahagia di dunia." ucap George penuh kebahagiaan.


George mengangkat gelasnya lalu mengajak semuanya bersulam.


"Aku sangat mencintai, sayang dan aku sangat mencintai anak kita." ucap George sambil menatap Mira. Suara George begitu lembut dengan irama yang menenangkan sehingga sanggup memberi keyakinan pada Mira.

__ADS_1


Bibir Mira membentuk senyuman. "Aku juga sangat mencintaimu, sayang. Ini adalah kejutan yang terindah, yang terhebat dan terbaik. Aku sangat bahagia dengan kejutan ini."


George mencondongkan tubuhnya, lalu mendaratkan ciuman pada bibir Mira. Ciuman yang lembut dan penuh cinta. Ciuman itu pun berarti bahwa mereka akan saling mencintai dan akan saling setia dalam keadaan suka maupun duka.


Dan akhirnya selama 90 hari Mira dapat menuntaskan misinya yaitu membuat George jatuh cinta padanya.


.


.


.


.


.


.


.


Terima kasih sudah setia membaca novel ku ini.


Novel ini masih banyak kekurangan, tapi aku senang membaca komentar kalian yang selalu bisa memotivasi ku untuk melanjutkan novel ini sampai selesai.


Aku hanyalah penulis amatir yang mencoba menulis sebuah cerita.


Semoga kalian menyukai ceritaku.


Terus dukung aku ya teman - teman agar ke depan aku bisa membuat novel lagi.

__ADS_1


Salam sayang dan terima kasih banyak...


__ADS_2