My Sweet Ghost Dreanda

My Sweet Ghost Dreanda
Dreanda Bab 13


__ADS_3

Sebuah sulur api datang dari jauh dan langsung menghampiri Dreanda. Sulur emas itu terlihat berputar-putar menciptakan pusaran angin kuat di sekeliling halaman. Lama-kelamaan Udara di sekitar mulai terasa panas karena benda pusaka itu mulai mengeluarkan api.


Dreanda terus memerhatikan pusaran angin api yang ada di depannya, senyum bangga terlukis dari wajah pucat itu. Dia merasa senang karena kekuatan dari sulur mulai kembali kuat dan semakin meningkat pesat dari sebelumnya.


Ayo kita pergi


Ucap Dreanda, kemudian beralih menatap gadis di sampingnya. Dia terlihat sangat gugup. Ingin rasanya Dre mendekap gadis itu kepelukannya dengan erat, namun bagaimana mungkin itu akan terjadi jika dia hanya akan terasa sebagai sepuan angin saja.


Pemuda berbadan tegap itu terdiam, dan mulai melayang. Setelah sebelumnya dia berusaha menapakkan pijakannya di tanah. Menyesuaikan wujudnya agar sejajar dengan gadis idamannya. Namun semua tetaplah sama, dia dan Sandra berbeda. Mereka adalah wujud dari dua perbedaan yang sempurna.


Sandra masih terus mununduk sambil menutup mata. Tanpa sadar sebuah tali melilitnya dengan erat, dia sedikit sesak karena benda itu terasa menekan pernapasannya.


Beberapa menit kemudian benda itu terlepas dan memberinya rasa lega karena bisa kembali bernafas dengan mudah. Hampir saja dia pingsan karena benda itu melilit tubuhnya dengan sangat kuat.


Sandra masih terus menunduk sambil merapatkan sweater yang dipakainya. Udara semakin terasa dingin, angin malam berhembus sesekali menciptakan udara yang begitu sejuk. Dirapatkannya lagi bajunya lebih erat agar bisa menghalau rasa dingin yang terus mengganggu.


''Dre, kita di mana''


Tanya Sandra sedikit keheranan.


Lihatlah Sandra


Indah bukan...

__ADS_1


Sandra mengangkat kepalanya dan mulai melihat ke depan. Namun ternyata apa yang dilihatnya tidak begitu menarik, semuanya terlihat gelap dan pekat karena cahaya bulan tidak cukup terang untuk menyinari tempat ini.


"apa? Tidak ada apa-apa. Memangnya apa yang....."


Sandra terpana ketika cahaya tiba-tiba bersinar dari benda pusaka milik Dreanda. Cahaya itu begitu terang sehingga mampu menyinari tempat gelap yang ada di sana.


Begitu cahaya mulai menerobos kegelapan. Terlihatlah sebuah aliran air yang tidak begitu deras berada di depan mereka. Tempat itu ternyata begitu indah Karena ditumbuhi bunga-bunga kecil berwarna kuning di sekeliling pinggiran air. Sandra semakin terpana dan langsung berjalan menuju air di depannya.


" ini danau itukan? Aku belum pernah kesini"


Di celupkan pelan tangannya ke dalam air sambil sedikit bersenandung ria.


"dinginn"


Di belakangnya, seorang Pemuda terus saja menatapnya sedari tadi. Kemudian tersenyum ketika melihat Sandra tertawa lepas sambil bermain dengan bunga dan air yang begitu segar. Dibiarkannya gadis itu sendiri dulu, untuk menikmati kebahagiaan yang belakangan ini tidak dia dapatkan.


" hei sini, lihat ini.."


Ucap Sandra ketika melihat Dre hanya berdiam diri di tempat sebelumnya sejak tadi.


"lihatlah, begitu indah bukan"


Tanya Sandra ketika memperlihatkan sebuah mahkota dari bunga yang berhasil dibuatnya.

__ADS_1


Langsung saja dia memakai mahkota itu di kepalanya dengan hati-hati.


"bagaimana?"


Tanya Sandra sambil berputar-putar layaknya seorang putri.


Sangat cantik


Ujar Dreanda sambil menatap gadis di depannya. Dia begitu terpana dengan apa yang sedang dilihatnya. Begitu menawan sehingga membuatnya hampir lupa jika itu tidak boleh membuatnya terlena. Jelas bukan mahkota bunga, namun pemilik yang sedang memakainya.


Sandra


Aku... Sukaa


-


-


-


-


Hai semua, dukung terus karya ini ya.

__ADS_1


Bantu like, vote, comment, and rate 5 nya yaa..


__ADS_2