My Sweet Ghost Dreanda

My Sweet Ghost Dreanda
Dreanda Bab 32


__ADS_3

Sandra waspada ketika menyadari pintu ruangan pak Tono mulai terbuka perlahan. Pintu yang terbuat dari kaca itu sedikit terdorong ke arah samping. Semakin lama semakin lebar. Sandra yang bersembunyi di belakang dinding persimpangan lorong mulai merasa curiga, ada siapa di dalam sana?


Beberapa saat kemuadian, pintu ruangan berhenti terdorong. Namun sesuatu yang mengejutkan terjadi beberapa saat kemudian. Pintu kaca itu bergoyang dengan sangat keras dan langsung tertutup rapat hingga menimbulkan suara bising yang memenuhi ruangan.


Sandra terkejut bukan main, hampir saja dia berteriak dan berlari pergi, namun hal itu tidak akan pernah terjadi karena Sandra berhasil mengendalikan emosinya saat ini. Pandangan matanya kembali mengarah ke ruangan pak Tono, tepatnya melihat apa yang ada di balik pintu kaca itu.


Dari kejauhan, terlihat ada seseorang yang berlalu lalang di dalam ruangan. Dia bisa saja ada di balik pintu, namun sesaat kemudian kembali menghilang. Hal itu terus saja terjadi sampai tiga kali. Sosok itu seperti sedang mencari sesuatu di dalam sana. Dia terus saja mondar-mandir tidak tentu arah tanpa kejelasan.


"apa itu?"


Bisik Sandra lirih.


*******

__ADS_1


Di dunia lain, sesuatu yang membingungkan sedang terjadi. Dreanda, pemuda tegap pemilik aroma melati sedang mengalami kesusahan karena terjebak dalam labirin. Ini semua murni kesalahannya, harusnya dia tidak berusaha menerobos aura hitam yang begitu besar. Aura pekat yang memenuhi tempat dimana dia berada saat ini.


Semua yang dimiliki olehnya telah habis terkuras oleh sesuatu yang berada di balik kegelapan itu. Dia lemah, aura tubuhnya menipis, warnanya memudar, bahkan tidak lagi tercium aroma melati seperti dulu. Sungguh semua makhluk akan tertipu jika terus saja berada di tempat ini.


"ekkkk.. Si-siapa kau?". Tanya Dreanda terbata-bata, bahkan untuk berkomunikasi saja di sudah sangat kesulitan. Sesuatu di dalam kegelapan hanya terdiam, tidak menjawab apapun pertanyaan dari pemuda itu. Sesekali terdengar suara nafas berat disertai erangan dari dalam kegelapan.


Dreanda, sudah tidak bisa menahan dirinya lagi, dia ingin sesegera mungkin untuk keluar dari labirin ini. Namun, apapun usaha yang dilakukannya akan sia-sia. Sulur yang biasa diandalkan untuk segala sesuatu sudah tak mampu lagi untuk dipakai. Andai saja sesuatu dapat menolongnya saat ini, entah kekuatan dari luar, atau bahkan keajaiban dari dirinya sendiri.


Di batas kelemahannya, tanpa sengaja sesuatu yang terang tampak menyinari dari arah samping. Sinar putih itu berasal dari sebuah benda bernuansa perak yang berbentuk seperti koin. Merasa jika itu penolongnya, langsung saja Dreanda bergerak mendatangi sumber cahaya.


Tanpa disangka, bayangan tentang dirinya tampak begitu jelas di depan mata, bayangan dimana dia sebelumnya pernah berada dan hingga akhirnya dia bisa masuk ke dalam ruangan yang hampa ini. Bayangan tentang dirinya terus saja berputar di depan dengan keadaan yang mengerikan.


"aapa?"

__ADS_1


Tanya Dreanda tak percaya, dia ternyata telah di jebak oleh makhluk mengerikan ini. Seharusnya dia sadar jika ini semua dibuat hanya untuk menipu dirinya. Dia yang awalnya menyadari jika ada sesuatu yang tidak beres di sekitarnya, mencoba mencari tau sumber masalah itu dan ternyata berasal dari sebuah gedung tinggi yang berpenghuni.


Dengan segala kekuatan dia berusaha masuk untuk melihat apa yang sebenarnya ada di dalam, namun yang di dapatkan hanyalah kegelapan yang pekat, dan ini semua ternyata adalah sebuah tipuan yang dibuat untuknya.


-


-


-


-


-

__ADS_1


Tinggalkan kesan manisnya ya say 😍 👍


__ADS_2