
Bia yang mendengar obrolan beberapa orang tersebut langsung menghentikan langkah kakinya sebentar sambil menoleh ke arah beberapa orang tersebut. Dia cukup kaget dan bingung saat mendengar namanya disebut-sebut. Namun, Bia memilih untuk kembali melanjutkan langkah kakinya menuju tempat yang sudah disiapkan olehnya.
Bia mendudukkan diri di meja bundar yang berisi empat kursi tersebut. Belum ada yang terisi di antara keempat kursi tersebut. Jadi, Bia adalah orang pertama yang datang di nomor meja tersebut.
Setelah duduk, Bia langsung mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi Lukman. Dia mengetikkan beberapa pesan untuk memastikan lokasi rekannya tersebut.
Belum selesai mengetik pesan, serentetan pesan muncul pada notifikasi ponselnya. Pesan dari Jihan, sang sahabat, memang memiliki nada notifikasi berbeda dengan yang lainnya. Namun, bukan karena banyaknya pesan yang masuk itu yang menjadi perhatian Bia setelahnya.
Bia segera memeriksa pesan-pesan yang baru saja dikirim oleh Jihan tersebut. Dan, Bia cukup terkejut saat melihat gambar dirinya memenuhi sampul sebuah majalah gosip. Dan, yang lebih mencengangkan lagi, dirinya disandingkan dengan seorang laki-laki yang cukup terkenal di dunia bisnis.
Belum cukup keterkejutan Bia setelah melihat wajahnya, Bia semakin membolakan kedua matanya saat membaca judul berita yang terpampang di sampul majalah tersebut.
INILAH KEKASIH KAILASH SKY YANG SELAMA INI DISEMBUNYIKAN. SIAPA SANGKA JIKA GADIS INI ADALAH KEKASIH PUTRA TUNGGAL DAMIAN VINSON.
Bia benar-benar terkejut setelah membaca judul berita tersebut. Belum selesai keterkejutan Bia, tiba-tiba Lukman sudah mendudukkan diri di samping Bia. Tampak sekali jika dia baru saja berlari karena napasnya sudah ngos-ngosan.
"Bi, lo harus jelasin berita ini. Ini serius beneran lo?" tanya Lukman sambil menunjukkan wajah Bia di layar ponselnya yang juga menampilkan berita yang sama seperti yang sedang dibaca oleh Bia.
"Eh, lo juga dapet berita itu, Lux?" tanya Bia bingung.
"Berita ini sudah ada dimana-mana, Bi. Ntar dulu, deh. Ini seriusan lo?" Lukman masih tampak penasaran.
Bia bingung harus menjawab apa.
__ADS_1
"Kalau dilihat dari fotonya sih emang gue, Lux. Tapi, gue nggak ngerti kok bisa foto gue ada di sana? Dan, ini bagaimana ceritanya bisa ada gambar seorang Kailash Sky disandingkan sama gue?" bisik Bia sambil masih menggulir berita yang menghebohkan tersebut.
Lukman yang memang sudah cukup lama mengenal Bia, memang tidak langsung mempercayai berita tersebut. Namun, dia juga tidak bisa menemukan bagaimana bisa berita itu muncul dengan sendirinya.
Belum sempat Lukman dan Bia kembali bersuara, tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri mereka.
"Oh, jadi lo ngaku-ngaku jadi pacarnya pak Sky hanya untuk menutupi lo gagal move on, ya?" ucap sebuah suara.
Bia dan Lukman sama-sama menoleh ke arah sumber suara. Lukman mengerutkan keningnya bingung karena dia merasa tidak mengenal siapa perempuan yang menghampiri mereka tersebut.
Hal berbeda justru dilakukan oleh Bia. Dia langsung mendengus kesal. Niat hati ingin meluruskan berita tidak benar tersebut, namun kini niatnya berubah. Dia sudah cukup kesal dengan tingkah geng gong dan beberapa antek-anteknya yang selalu mengusik ketenangan Bia.
Karena Bia sudah merasa emosi hingga terasa ubun-ubunnya berasap, Bia langsung berdiri sambil menatap tajam ke arah Mia. Ya, orang yang baru saja menghampiri Bia adalah Mia. Salah satu anggota geng gong yang suka sekali mengusik ketenangan Bia sejak jaman putih abu-abu.
"Mulut lo sepertinya gatal ya kalau nggak ngomentarin hidup gue?!" ucap Bia sambil menatap tajam ke arah Mia. "Sepertinya, lo dan teman-teman lo kudu periksa kejiwaan, deh. Heran gue lihat kalian bertiga ngusik hidup gue mulu dari jaman SMA. Emang seberpengaruh itu hidup gue di hidup kalian hingga kalian harus ikut campur terus urusan gue, hah?!" Lanjut Bia yang sudah tampak emosi.
Mia yang merasa malu dipermalukan oleh Bia, langsung kembali menyerang Bia.
"Cckkk. Lo ngaca dong siapa lo, heh! Kurang kerjaan banget gue ngurusin hidup lo. Gue cuma minta lo nggak usah banyak halu dengan ngaku-ngaku sebagai pacar seorang Kailash Sky. Nggak usah ngarep si upik abu akan berubah jadi serbuk berlian," ucap Mia sambil mendorong bahu Bia.
Karena tindakan Mia yang tiba-tiba, Bia menjadi kehilangan keseimbangan hingga hampir terjengkang. Namun, beruntung saat itu ada Lukman yang berdiri tepat di belakang Bia hingga bisa menangkap tubuh Bia yang sempat oleng tadi.
Meski Bia tidak sampai terjatuh, namun tangannya sudah terlanjur menyenggol gelas yang berisi air putih. Alhasil, gelas tersebut langsung tumpah dan airnya tepat mengenai baju bagian perut hingga bawah Bia.
__ADS_1
Sontak saja Bia langsung memekik kesal. Belum sempat Bia mengomeli Mia, perempuan tersebut sudah pergi menjauh. Alhasil, Bia hanya bisa misuh-misuh kesal.
"Baju kamu basah Bi," ucap Lukman saat menyadari baju Bia sudah basah hingga ujung rok selutut tersebut.
"Cckkk, benar. Gara-gara si kutu kupret baju gue jadi seperti ini. Gue ke toilet dulu, Lux." Bia buru-buru ke toilet untuk mencoba membersihkan pakaiannya sebelum acara dimulai.
Bia masih menggerutu kesal dengan kejadian-kejadian tidak terduga hari ini. Apalagi, berita yang melibatkan dirinya juga belum sepenuhnya bisa diterima.
Ada dua orang wanita paruh baya saat Bia memasuki toilet. Bia segera membersihkan bajunya yang basah dengan tisu agar sedikit lebih kering. Dua orang wanita paruh baya tersebut sudah selesai dengan urusannya dan langsung bergegas keluar dari toilet.
Beberapa saat kemudian, setelah dirasa bajunya cukup kering, Bia langaung membereskan tisu-tisu yang tadi audah digunakannya. Setelahnya, Bia segera mencuci tangan dan bergegas keluar dari toilet wanita tersebut. Tak lupa juga Bia sempat merapikan rambut hitam panjangnya yang kali ini sengaja dibuat sedikit ikal dan di gerai. Hal itu membuat rambut Bia menjadi sedikit bervolume.
Setelah menyelesaikan urusannya, Bia langsung melangkahkan kaki menuju pintu toilet. Dia berjalan dengan sedikit tergesa-gesa. Sebenarnya, Bia memang terbiasa menggunakan sepatu dengan hak tujuh sampai sepuluh sentimeter. Namun, entah mengapa hari ini Bia sempat beberapa kali hampir terjatuh meski hanya menggunakan sepatu dengan hak tujuh sentimeter.
Saat hendak berbelok dari arah toilet, Bia berjalan sambil menunduk untuk membenahi lipatan bagian bawah bajunya. Setelah dirasa benar, Bia kembali mendongakkan wajahnya sambil mengibaskan rambutnya dengan tangan kanan. Namun, hal tidak terduga terjadi.
Disaat bersamaan, dari arah berlawanan datanglah seorang laki-laki yang berjalan hendak menuju ke toilet. Dia juga tidak terlalu memperhatikan jalan karena sibuk fokus membenahi kancing lengan bajunya. Alhasil, Bia dan laki-laki tersebut bertabrakan.
Bughh.
"Aduh!"
"Eh,"
__ADS_1
🌹
Tbc