![Negeri Para Pahlawan [Novel ini pindah ke wattpad dengan judul The Liberator]](https://asset.asean.biz.id/negeri-para-pahlawan--novel-ini-pindah-ke-wattpad-dengan-judul-the-liberator-.webp)
Mishel membisu tidak bisa berkata banyak begitupun dengan Weis yang melotot memandangi Eter. Mereka berdua tidak percaya Eter bisa mengambil sebuah kesimpulan yang sangat tidak mereka duga sebelumnya.
Bagaimana tidak, seorang yang memiliki dua kemampuan aldefos merupakan bakat langka. Dalam 1000 kelahiran hanya bisa ditemukan 1 orang pengguna dua elemen. Kebanyakan para aefis tingkat spesial ke atas juga merupakan pengguna dua elemen.
“Ba- Itu tidak benar. Aku hanya memiliki satu kemampuan. Di keluargaku sendiri tidak ada yang mewarisi kemampuan besi” Mishel masih tidak ingin mengaku.
“itulah mengapa aku harus memastikan nama keluargamu. Miothal dalam bahasa Irlandia itu artinya logam. Dan mengapa bisa demikian hah”
“itu hanya sebuah nama. Tidak ada makna di baliknya” Mishel masih bersikeras menolak kesimpulan Eter. Sementara itu Weis masih terus memerhatikan dengan takzim arah pembicaraan mereka.
“kamu salah Mishel. Aku pernah membaca sebuah cerita dari para pahlawan. Yah, kalian pasti sering mendengar cerita dari para pahlawan kan. di salah satu cerita yang aku baca ada sebuah kisah tentang seorang pahlawan yang melawan para manusia dari langit. Dia memimpin ratusan ribu pasukan melawan para manusia langit itu.
“Pahlawan itu berada di garis depan bersama beberapa pahlawan lain. Pahlawan tersebut kemudian membuat sebuah tembok besi kokoh dan membentuk ribuan proyektil dari tembaga yang melesat tajam menghancurkan barisan musuh.
“Pasukannya memanggil pahlawan itu dengan sebutan raja dari segala logam. Hal itu berdasar dari kemampuannya untuk mengendalikan berbagai jenis logam. Membuatnya menjadi manusia istimewa. Nama dari pahlawan ini adalah Marsel Miothal” Eter berhenti berkata melihat reaksi kaget dari Mishel.
“Aku paham apa maksudmu” Weis tiba-tiba masuk ke pembicaraan. “Jika cerita itu benar maka tidak menutup kemungkinan Mishel memiliki kemampaun mengendalikan besi. Hal ini karena leluhurnya ada yang memiliki kemampuan ini”.
Pandangan Eter dan Weis kali ini terfokus ke Mishel yang tertunduk lesu. Tubuhnya tidak berhenti gemetar, tangannya yang mengenggam kursi semakin kuat.
“hahhh” Mishel menghela nafas panjang. “baiklah aku menyerah. Memang benar aku bisa mengendalikan logam”
Eter tersenyum puas. Wajahnya berseri-seri mendengar jawaban Mishel.
“ada berapa jenis logam yang bisa kamu kendalikan?” kali ini Weis yang bertanya.
“Semua”
Eter tertegun tak percaya. “bisa kau ulangi jawabannya?”
“aku bisa mengendalikan semua jenis logam” Mishel menjawab singkat.
Eter dan Weis seketika berdiri mematung, mulut mereka terbuka lebar. Tidak pernah terpikirkan sedikitpun jawaban itu keluar dari Mishel.
“APA SEMUA” Eter tidak bisa menahan keterkejutannya.
“kau pasti bercanda” kali ini Weis yang tidak bisa percaya perkataan Mishel.
__ADS_1
Mishel memiringkan kepalanya, matanya menunjukan kepolosan.
“untuk apa aku bercanda”.
Eter dan Weis kembali duduk. Mereka saling bertatapan tak percaya akan pernyataan yang baru mereka dengar. Bagaimana tidak, elemen jenis logam merupakan elemen yang sulit untuk di kuasai. Biasanya seorang pengguna kemampuan aldefos logam hanya bisa menguasa satu jenis logam seperti besi ataupun tembaga.
Itupun kebanyakan dari mereka belum bisa sampai mengendalikan logam alam. Mereka hanya bisa menghasilkan logam dari perubahan energi aldefos ke wujud logam secara sementara.
Kemampuan mengendalikan unsur alami memang lebih susah, sehingga kebanyakan aefis lebih memilih mengubah energi aldefos mereka menjadi elemen alam. Yah, elemen alam yang di buat dari energi aldefos memang tidak tahan lama. Tapi, khusus untuk logam biasanya bisa bertahan lebih lama bahkan bisa bertahan
selama bertahun-tahun.
Beberapa orang bisa menguasai dua logam. Tapi, untuk seseorang yang menguasai semua jenis logam adalah sesuatu yang sangat teramat langka. Hanya ada 1 orang setiap seribu tahun yang memiliki kemampuan seperti itu.
Dan seseorang yang lahir 1000 tahun sekali ini sedang duduk di hadapan Eter dan Weis. Tidak ada yang menyangka manusia langka sedang duduk satu meja dengan mereka.
“aku tidak percaya ini. Kita harus mengujinya” Weis yang pertama buka suara tentang ini.
“baiklah jika kalian ingin menguji kemampuanku”
Kedua tangan Mishel bergerak perlahan memutar. Dan dalam sekejap sebuah bola besi terbentuk dari pancaran energi yang di keluarkan Mishel. Weis masih mengamati dia tidak berkedip sedikitpun mengamati proses itu.
Setelah bola besi terbentuk Eter berpikir hal lain. “Bagaiman kalo membuat alumunium?”
“untuk apa aku mebuat. Aku juga sudah bisa mengendalikan unsur alaminya” Mishel menimpali permintaan Eter.
“bisa kau ulangi!!” Weis meminta penekanan.
“Aku bisa mengendalikan unsur alami dari logam”
Eter dan Weis kembali berdiri kali ini kursi mereka terjatuh. Eter mematung, matanya tajam ke Mishel yang masih duduk tenang. Weis lebih parah, seluruh tubuhnya bergetar hebat, ada sebuah senyuman di wajahnya.
“ini gila, sangat-sangat gila” Weis berkata dengan wajah yang menghadap langit-langit ruangan.
Mishel hanya memandangi dengan senyum manis. Dia sudah tahu akan jadi begini jika mengatakan rahasia miliknya. Tapi apadaya, Eter sudah membongkar rahasianya jadi sudah tidak perlu menutup-nutupi.
“Bisa coba tunjukan kemampuanmu Mishel!!” Eter masih penasaran dengan perkataan Mishel.
__ADS_1
Tanpa diperintah dua kali, Mishel sudah mengarahkan tangannya ke arah peralatan masak yang ada di ruangan dapur tepat di samping ruang makan. Beberapa saat kemudian piring-piring logam, sendok, garpu, teko dari alumunium, wajan, panci, dan berbagai peralatan masak lainnya terbang menuju meja mereka.
Mata Eter melebar, mulutnya kembali terbuka lebih lebar, seluruh tubuhnya lemas. Begitu juga dengan Weis tubuhnya bergetar lebih hebat disanggah tangannya di atas meja.
“Bagaimana? Apa kalian percaya?” Mishel bertanya tanpa beban.
“Weis, apa aku masih tidur?” Eter bertanya dengan kepala menghadap lantai ruangan.
“Aku juga berpikir demikian” Weis juga sama, matanya tertutup menengadah ke langit-langit ruangan.
Keterkejutan kedua anak itu sangat berdasar. Seorang manusia yang bisa menggunakan kemampuan aldefos dengan mengendalikan unsur alami biasanya berada di tingkat rank A ke atas.
Jika pada usia 14 tahun seperti Mishel sudah bisa mengendalikan hal seperti ini maka dia sudah masuk ke manusia spesial. Seseorang yang kelak bisa menjadi pahlawan, seseorang yang kelak akan melindugi dunia.
“Aku tidak tahu lagi harus bagaimana. Mishel, kamu harus masuk akademi Milword” Eter kembali duduk sembari berkata, begitupun dengan Weis.
“hahh” Mishel kembali menghela nafas panjang. “Aku tahu itu, tapi aku tidak bisa menunjukan kemampuanku ke orang lain yang tidak aku percaya”.
“Kamu benar Mishel, kita tidak boleh gegabah. Jika kemampuannya di ketahui orang lain maka dia akan menjadi sasaran empuk para organisasi penjahat” Weis kembali membuka suara, dia sudah mendapatkan ketenangannya kembali.
“Oleh karena itu dia harus berada di akademi. Akademi merupakan tempat paling aman untuk mengembangkan bakatnya” Eter menimpali perkataan Weis.
“permasalahannya adalah bagaimana aku bisa menunjukan kekuatanku dan mendapatkan beasiswa agar dapat masuk akademi kan?”
“bagaimana kalau kamu menunjukannya langsung di depan para jendral. Aku bisa memberikan jalan jika seperti itu” Weis memberikan saran.
“Aku tidak setuju denganmu. Kita tidak boleh memberi tahu negara soal ini” Eter menolak saran Weis.
“apa alasanamu?”
“Aku tidak bisa memberitahukannya karena aku juga baru mendapatkan informasi ini kemarin malam. Yang jelas seluruh negara di planet ini adalah negara yang kotor” Eter memperjelas.
“bukankah ujungnya sama saja jika masuk ke akademi Milword. Sama saja akan masuk militer”
“tidak, manajemen akademi sedikit berbeda dengan militer Metis. Semua akademi kemiliteran di Metis di pegang oleh Organisasi Aefis Nasional yang bekerja sama dalam hal penyaluran tenaga militer dengan militer Metis.
“jadi organisasi ini bisa memilih mana yang akan dimasukan militer mana yang akan masuk ke organisasi mereka yang terhubung dengan Organisasi Aefis Internasional. Jadi jalan satu-satunya untuk Mishel adalah mempertemukannya dengan Organisasi Aefis Nasional atau OAN” Eter memberikan penjelasan.
__ADS_1