Next Journey With My Sistem

Next Journey With My Sistem
Penculikan


__ADS_3

Disaat Velskud sedang memakan benda ditanganya, ia mengeluarkan jarum beracun milik wanita sebelumnya dan meletakan diatas meja.


"Setahuku didalam sekte tidak ada yang memakai jarum beracun seperti itu guru..." Ucap Velskud kepada Yun San yang tengah meminum beer miliknya.


Yun San meletakan gelas miliknya dan mengambil jarum beracun tersebut kemudian melihatnya dengan seksama untuk mengetahui jarum itu berasal dari kelompok mana.


Saat Yun San sedang mengamati jarum tersebut, Velskud mengeluarkan gulungan yang ia ambil sebelumnya dari balik pakaian pria tadi dan meletakan dimeja kembali.


Yun San yang melihat gulungan tersebut lalu mengambil dan membacanya. Setelah membaca isi gulungan tersebut, Yun San terlihat tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.


"Aku tidak menyangka jika perkiraanku ternyata benar, mereka berasal dari Sekte Tengkorak dan akan mendapatkan misi untuk mengacaukan perayaan malam ini." Ucap Yun San seraya menggelengkan kepalanya.


"Berapa orang? Tidak mungkin hanya mereka berdua saja." Tanya Velskud yang terlihat sedang membersihkan sisa darah ditangan dan juga bibirnya.


Yun San lalu menjelaskan jika sebenarnya orang yang Velskud bunuh, memiliki sepuluh anggota dan menjalankan misi yang berbeda.


Sebagai contoh merupakan dua orang sebelumnya, yang terlihat hanya sebagai pengalihan untuk menjalankan suatu misi dan Yun San tidak mengetahui misi yang sebenarnya akan dilakukan oleh kelompok tersebut.


Setelah mengatakan hal itu, Yun San mengeluarkan sebuah batu pencipta dan juga sebilah pedang. "Ambilah, guru tahu kamu pasti membutuhkanya." Ucap Yun San seraya meletakan kedua benda tersebut diatas meja.


Velskud menggelengkan kepala dan menyodorkan kembali kedua benda yang Yun San ingin berikan kepadanya seraya berkata, "Aku tidak membutuhkanya sekarang, lebih baik berikan kepada Hongli atau Jingyi saja..."


Mendengar penolakan dari Velskud, Yun San menghela nafanya dan mengangguk kemudian menyimpan kembali kedua benda tersebut kedalam cincin spatial miliknya.


Yun San mengeluarakan pakaian serta perlengkapan milik Velskud yang selama ini ia simpanserta sebuah kunci penginapan dan meletakan semuanya di atas meja.


"Aku tidak tahu sebenarnya siapa kamu dan juga tujuanmu, namun yang aku tahu kamu akan selalu menjadi muridku..." Kata Yun San yang sudah tahu jika Velskud menyembunyikan sesuatu darinya.


Menyadari jika kebohonganya kini sudah terbongkar, Velskud tidak panik sama sekali melainkan merasa sedikit tenang saat mendengar perkataan dari Yun San.

__ADS_1


Velskud lalu mengambil semua perlengkapan yang ia kenakan dulu dan beranjak menuju kamar miliknya yang sudah dipesan oleh Yun San.


"Terimakasih..." Ucap Velskud seraya beranjak berjalan menuju lantai dua tempat dimana kamarnya berada.


Yun San menggelengkan kepala dan menenggak beer miliknya seraya bergumam, "Sepertinya aku mengangkat orang paling dicari menjadi seorang murid."


Perkataan dari Yun San bukan hanya bualan saja, ia menyadari tato naga dipunggung Velskud yang sama persis dengan gambar digerbang penyimpanan salah satu artefak milik keluarga kuno Long, yang belum bisa dibuka sampai sekarang.


Informasi tentang gerbang penyimpanan milik keluarga kuno Long, hanya diketahui oleh segelintir orang penting saja yaitu, Leluhur dari Long Jingyi, Yun San, dan Kakek dari Liu Hongli.


Ketiga pemimpin Klan kuno tersebut menutupinya dari dua Klan kuno yang lain sebab masih meragukan kedua Klan tersebut dan memilih untuk merahasiakan tentang hal ini.


Terlihat Liu Hongli dan Long Jingyi yang sudah kembali dengan wajah pucat. Bahkan tubuh mereka terlihat sempoyongan setelah muntah akibat melihat kejadian sebelumnya.


"Guru, dimana saudara Velskud?" Tanya Liu Hongli yang merasa heran karena tidak melihat keberadaan Velskud disana.


"Dia sekarang ada dikamarnya, apa kamu ingin menemuinya?" Tanya Yun San yang menantang Liu Hongli untuk menemui Velskud setelah kejadian tadi.


Sedangkan Long Jingyi juga terlihat ragu untuk menemui Velskud walaupun dia menyukainya. Namun setelah melihat kejadian sebelumnya dia memilih mengurungkan niatnya untuk menemui Velskud saat ini.


※※※※※


Disisi lain kini Velskud sedang memandangi peralatanya dulu didalam kamar. Setelah merasa cukup melihat perlengkapanya tersebut, Velskud lalu menyimpanya diruangan jiwa sebab inventory saat ini tidak bisa digunakan.


Merasa hawa didalam kamar terasa panas, Velskud memutuskan untuk keluar dari jendela kemudian berbaring diatap penginapan seraya menatap langit malam yang dipenuhi bintang.


Velskud menutup matanya dengan lengan dan tersenyum tipis seraya bergumam, "Semua sandiwara ini tidak lama lagi akan berakhir. Pada dasarnya hanya sebuah batu pijakan..."


Ditengah menikmati angin malam yang berhembus, Velskud merasakan niat membunuh dan langsung tersenyum tipis mengetahui targetnya sudah muncul.

__ADS_1


Dari balik jubah yang ia kenakan, Velskud mengeluarkan topeng menyerupai wajah iblis dengan dua tanduk menjulang keatas dan terlihat menyeramkan.


Topeng tersebut Velskud dapat saat sedang melarikan diri sebelumnya dari kerumunan dialun-alun kota.


Velskud terlebih dulu menyimpan topi pemberian Yun San dan berlari melewati atap-atap rumah menuju lokasi targetnya berada.


Tidak butuh waktu lama Velskud melihat tiga orang memakai pakaian serba hitam sedang meloncat dari satu bangunan kebangunan yang lain.


Bisa Velskud lihat salah satu diantara mereka sedang membawa seorang wanita cantik yang tengah pingsan dengan tubuh terlihat terikat.


Tanpa berfikir panjang, Velskud langsung melesat dengan teknik meringankan tubuh dan seketika muncul dibelakang mereka.


Merasakan kehadiran orang asing dibelakang mereka, ketiga orang tersebut berhenti berlari dan berbalik untuk melihat siapa yang mengikuti mereka.


Jlebbbb!!! Jlebbbb!!!


Dua orang diantara mereka seketika tewas dengan sebuah tangan menembus dada saat baru berbalik kebelakang.


Salah satu diantara mereka yang masih hidup dan melihat kedua rekanya tewas seketika ditangan seorang pria bertopeng, langsung saja melesat untuk melarikan diri dengan tawanan yang ia bawa.


Melihat targetnya melarikan diri, Velskud tersenyum tipis dibalik topengnya lalu menjentikan jari dan muncul benang-benang Qi yang melilit kaki orang tersebut dan membuatnya jatuh kedalam gang yang minim pencahayaan.


Sebelum jatuh, Velskud menangkap wanita cantik yang diculik tersebut kemudian turun didekat orang mencurigakan sebelumnya.


"Sialan! Berani-beraninya kamu mengganggu rencana kami!" Kata orang berpakaian serba hitam tersebut seraya mencoba melepaskan benang yang melilit kakinya.


Velskud tersenyum dan menjentikan jarinya kembali kemudian memunculkan sehelai benang Qi yang melilit leher orang tersebut.


"Katakan, siapa yang mengirimu dan apa tujuan kamu menculik wanita ini, atau..." Ucap Velskud seraya mengencengkan benang Qi yang melilit leher orang tersebut hingga membuatnya sedikit berdarah.

__ADS_1


Bukanya takut, orang tersebut malah tertawa dan melihat kearah Velskud lalu berkata, "Hahaha! Aku tidak akan mengatakan hal itu kepadamu keparat!"


Dengan santai Velskud mengeratkan benang Qi miliknya hingga membuat kepala orang tersebut terpisah dari badanya dan menciptakan air mancur untuk sesaat.


__ADS_2